Ad Placeholder Image

Urtikaria Kronis: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Urtikaria Kronis: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Urtikaria Kronis: Gejala, Penyebab, Cara MengatasiUrtikaria Kronis: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Urtikaria kronis atau biduran kronis adalah kondisi kulit yang menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bentol-bentol merah atau bengkak (angioedema) yang hilang timbul selama lebih dari enam minggu. Urtikaria kronis seringkali terjadi tanpa penyebab yang jelas, tetapi dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti alergi, stres, infeksi, obat-obatan, atau faktor fisik.

Apa Itu Urtikaria Kronis?

Urtikaria kronis adalah kondisi peradangan pada kulit yang ditandai dengan munculnya bentol (biduran) atau pembengkakan (angioedema) yang berlangsung lebih dari enam minggu. Kondisi ini bisa sangat mengganggu kualitas hidup seseorang karena rasa gatal yang intens dan penampilan kulit yang kurang baik. Meskipun penyebabnya seringkali tidak diketahui (idiopatik), penting untuk mencari tahu faktor-faktor yang mungkin memicu timbulnya urtikaria kronis.

Gejala Urtikaria Kronis

Gejala utama urtikaria kronis meliputi:

  • Bentol (bilur): Lesi berwarna merah, terasa tebal dan gatal, serta terasa panas. Bentol ini muncul secara tiba-tiba dan biasanya hilang dalam waktu 24 jam tanpa meninggalkan bekas. Namun, bentol baru dapat muncul di area kulit lainnya.
  • Angioedema: Pembengkakan yang terjadi di bawah kulit, terutama pada area wajah seperti mata dan bibir, atau pada area mukosa. Angioedema dapat terjadi bersamaan dengan urtikaria atau muncul sendiri.

Gejala-gejala ini dapat muncul setiap hari atau hilang timbul, dan intensitasnya dapat bervariasi dari ringan hingga berat.

Penyebab Urtikaria Kronis

Penyebab urtikaria kronis seringkali sulit untuk diidentifikasi. Namun, beberapa faktor yang dapat memicu atau memperburuk kondisi ini meliputi:

  • Autoimunitas: Beberapa kasus urtikaria kronis terkait dengan penyakit autoimun, seperti gangguan tiroid.
  • Infeksi: Infeksi virus (termasuk pasca-COVID), bakteri, atau parasit dapat memicu urtikaria.
  • Pencetus Fisik: Paparan panas, dingin, sinar matahari, tekanan (misalnya dari ikat pinggang yang ketat), getaran, atau olahraga dapat memicu gejala.
  • Alergen: Makanan tertentu (seperti susu dan telur), obat-obatan (seperti NSAID), serbuk sari, bulu hewan, dan gigitan serangga dapat menjadi pemicu.
  • Faktor Lain: Stres psikologis, perubahan hormonal, konsumsi alkohol, dan pengawet makanan juga dapat berperan.

Diagnosis Urtikaria Kronis

Diagnosis urtikaria kronis melibatkan beberapa langkah, termasuk:

  • Riwayat & Pemeriksaan Fisik: Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi kondisi kulit.
  • Tes Alergi, Darah, dan Urin: Tes ini dapat dilakukan untuk mencari penyebab yang mendasari urtikaria kronis.

Pengobatan dan Penanganan Urtikaria Kronis

Penanganan urtikaria kronis bertujuan untuk meredakan gejala dan mengidentifikasi serta menghindari pemicu. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Hindari Pemicu: Menghindari faktor-faktor yang dapat memicu urtikaria, seperti makanan tertentu, obat-obatan, atau paparan fisik. Gunakan pakaian yang longgar dan sabun yang lembut.
  • Antihistamin (Oral): Antihistamin adalah lini pertama pengobatan untuk urtikaria kronis. Obat ini membantu mengurangi rasa gatal dan bentol. Contohnya adalah cetirizine, loratadine, dan fexofenadine.
  • Obat Lain: Jika antihistamin tidak efektif, dokter mungkin meresepkan kortikosteroid atau imunosupresan. Penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan dokter.
  • Kompres Dingin: Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa gatal sementara.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter spesialis kulit atau alergi jika:

  • Biduran berlangsung lebih dari 6 minggu.
  • Gejala sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Muncul gejala serius seperti sesak napas, pembengkakan hebat pada mata atau bibir, pusing, atau detak jantung cepat (tanda anafilaksis).

Urtikaria kronis dapat dikelola dengan baik melalui identifikasi pemicu dan pengobatan yang tepat. Jika mengalami gejala urtikaria kronis, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.