Ad Placeholder Image

USG Whole Abdomen: Prosedur, Organ, & Biaya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

USG Whole Abdomen: Prosedur, Organ & Biaya

USG Whole Abdomen: Prosedur, Organ, & BiayaUSG Whole Abdomen: Prosedur, Organ, & Biaya

Apa Itu USG Whole Abdomen?

USG whole abdomen adalah prosedur pencitraan medis non-invasif yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar organ-organ di dalam perut. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk melihat kondisi hati, empedu, ginjal, pankreas, limpa, kandung kemih, serta organ reproduksi (rahim/ovarium pada wanita dan prostat pada pria).

USG whole abdomen aman karena tidak menggunakan radiasi. Prosedur ini membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan, seperti batu, tumor, peradangan, atau kelainan lainnya pada organ-organ tersebut.

Tujuan dan Manfaat USG Whole Abdomen

Pemeriksaan USG whole abdomen memiliki beberapa tujuan penting, di antaranya:

  • Mendeteksi kelainan pada organ hati dan kandung empedu, seperti hepatitis, perlemakan hati, tumor, atau batu empedu.
  • Mengidentifikasi masalah pada ginjal dan saluran kemih, termasuk batu ginjal, infeksi, atau kista.
  • Mengevaluasi kondisi pankreas dan limpa, seperti pankreatitis atau pembesaran limpa.
  • Memeriksa organ reproduksi (panggul) untuk mendeteksi kelainan pada rahim/ovarium pada wanita atau prostat pada pria.
  • Mengevaluasi pembuluh darah untuk mendeteksi aneurisma aorta abdominalis.

Dengan melakukan USG whole abdomen, dokter dapat memperoleh informasi visual yang detail tentang kondisi organ-organ dalam perut, sehingga membantu diagnosis dan penanganan yang lebih tepat.

Organ yang Diperiksa Saat USG Whole Abdomen

USG whole abdomen mencakup pemeriksaan beberapa organ penting di dalam perut, yaitu:

  • Hati dan Kandung Empedu: Untuk mendeteksi hepatitis, perlemakan hati, tumor, atau batu empedu.
  • Ginjal dan Saluran Kemih: Untuk mendeteksi batu ginjal, infeksi, atau kista.
  • Pankreas dan Limpa: Untuk mengevaluasi pankreatitis atau pembesaran limpa.
  • Organ Reproduksi (Panggul): Meliputi pemeriksaan rahim dan ovarium pada wanita, serta prostat pada pria.
  • Pembuluh Darah: Mengevaluasi adanya aneurisma aorta abdominalis.

Persiapan Sebelum Menjalani USG Whole Abdomen

Persiapan yang tepat sebelum menjalani USG whole abdomen dapat membantu memastikan hasil pemeriksaan yang akurat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Puasa: Biasanya, pasien diminta untuk berpuasa selama 6-8 jam sebelum pemeriksaan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi gas dalam usus dan mengosongkan kandung empedu.
  • Minum Air: Untuk pemeriksaan perut bagian bawah atau panggul, pasien mungkin perlu minum air putih sekitar 500 ml dan menahan buang air kecil agar kandung kemih penuh. Kandung kemih yang penuh akan memudahkan visualisasi organ-organ di sekitarnya.

Prosedur Pelaksanaan USG Whole Abdomen

Prosedur USG whole abdomen umumnya berlangsung cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pasien berbaring di tempat tidur pemeriksaan.
  2. Dokter atau radiografer mengoleskan gel berbahan dasar air pada area perut yang akan diperiksa.
  3. Transduser (alat pemindai USG) digerakkan di atas kulit perut untuk menghasilkan gambar real-time organ-organ di dalam perut.
  4. Gambar-gambar tersebut ditampilkan pada layar monitor dan direkam untuk dianalisis lebih lanjut.

Seluruh proses biasanya memakan waktu kurang dari 30 menit.

Kapan USG Whole Abdomen Diperlukan?

Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan USG whole abdomen jika terdapat indikasi sebagai berikut:

  • Nyeri perut yang tidak jelas penyebabnya.
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal.
  • Trauma pada perut.
  • Pemantauan rutin kondisi organ-organ dalam perut.

USG whole abdomen membantu dokter dalam menegakkan diagnosis dan menentukan rencana perawatan yang sesuai.

Biaya USG Whole Abdomen

Biaya USG whole abdomen bervariasi tergantung pada fasilitas kesehatan dan lokasi. Secara umum, biaya USG ini berkisar antara Rp50.000 hingga Rp750.000 atau lebih.

Kesimpulan dan Rekomendasi

USG whole abdomen adalah alat diagnostik yang penting dan aman untuk mengevaluasi kondisi organ-organ dalam perut. Jika mengalami keluhan atau memiliki indikasi yang memerlukan pemeriksaan ini, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat merekomendasikan USG whole abdomen jika diperlukan. Untuk kemudahan konsultasi dengan dokter, gunakan aplikasi Halodoc.