Ad Placeholder Image

Vertigo Kambuh? Jangan Makan Ini agar Cepat Sembuh

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Awas! Vertigo Tidak Boleh Makan Ini Agar Tak Kambuh.

Vertigo Kambuh? Jangan Makan Ini agar Cepat SembuhVertigo Kambuh? Jangan Makan Ini agar Cepat Sembuh

DAFTAR ISI


Vertigo sering kali disalahartikan sebagai sakit kepala biasa atau pusing kliyengan. Padahal, vertigo adalah sensasi palsu di mana kamu merasa dirimu atau lingkungan di sekitarmu sedang berputar hebat. Kondisi ini bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala dari adanya gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, yang berpusat di telinga bagian dalam atau pada saraf pusat di otak.

Ketika serangan vertigo datang, aktivitas sehari-hari bisa lumpuh total. Sensasi berputar yang intens kerap disertai dengan mual, muntah, keringat dingin, hingga telinga berdenging (tinnitus) dan hilangnya keseimbangan. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjatuh yang tentu sangat berbahaya, terutama bagi kalangan lanjut usia.

Salah satu langkah krusial dalam mengelola dan mencegah serangan vertigo agar tidak sering kambuh adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi dan gaya hidup sehari-hari. Terdapat berbagai pantangan vertigo, mulai dari makanan, minuman, hingga aktivitas tertentu yang secara medis terbukti dapat mengganggu keseimbangan cairan di telinga dalam maupun memicu sensitivitas saraf pemicu pusing berputar.

Nah, mau tahu apa saja daftar pantangan vertigo yang sebaiknya kamu hindari agar cepat sembuh dan terhindar dari kekambuhan? Berikut ulasan lengkap dari sudut pandang medis dan farmakologi!

Pengertian Vertigo dan Pentingnya Menjaga Pola Hidup

Secara anatomis, keseimbangan tubuh manusia diatur oleh kerja sama tiga sistem utama: sistem visual (mata), sistem proprioseptif (sensor pada otot dan sendi), serta sistem vestibular (telinga bagian dalam). Telinga bagian dalam memiliki organ bernama labirin yang berisi cairan endolimfe. Pergerakan cairan inilah yang mengirimkan sinyal ke otak mengenai posisi tubuh dan pergerakan kepala.

Gangguan pada sistem vestibular ini adalah penyebab utama vertigo perifer. Beberapa kondisi medis yang memicu hal ini antara lain Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) di mana kristal kalsium karbonat terlepas dan masuk ke saluran telinga dalam, Penyakit Meniere yang disebabkan oleh penumpukan cairan endolimfe berlebih, serta Neuritis Vestibularis atau peradangan saraf keseimbangan akibat infeksi virus.

Penting untuk dipahami bahwa apa yang kamu konsumsi secara langsung memengaruhi komposisi dan volume cairan di dalam telinga. Kandungan zat tertentu dalam makanan atau minuman dapat menyebabkan retensi (penumpukan) air dalam tubuh, memicu penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi), atau merangsang saraf secara berlebihan. Inilah alasan utama mengapa mematuhi pantangan vertigo menjadi sama pentingnya dengan mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan.

Pantangan Makanan untuk Penderita Vertigo

Untuk menjaga kestabilan cairan di telinga dalam dan menghindari rangsangan berlebih pada sistem saraf pusat, berikut adalah beberapa makanan yang wajib dibatasi atau dihindari oleh penderita vertigo:

1. Makanan Tinggi Garam (Natrium)

Garam atau natrium adalah musuh utama bagi penderita vertigo, khususnya mereka yang mengidap Penyakit Meniere. Mengonsumsi makanan tinggi natrium—seperti makanan kaleng, mi instan, keripik, makanan cepat saji, dan daging olahan—akan memicu retensi cairan di seluruh tubuh. Retensi ini juga terjadi pada ruang endolimfatik di telinga bagian dalam, menyebabkan peningkatan tekanan yang dikenal sebagai endolymphatic hydrops. Tekanan tinggi inilah yang memicu sensasi berputar hebat, telinga terasa penuh, dan penurunan pendengaran.

2. Makanan Mengandung Asam Amino Tiramin (Tyramine)

Tiramin adalah asam amino alami yang sering terbentuk pada makanan yang difermentasi, diawetkan, atau disimpan dalam waktu lama. Beberapa contoh makanan tinggi tiramin adalah keju tua (seperti cheddar, parmesan, blue cheese), daging asap, sosis, anggur merah, serta yogurt. Di dalam tubuh, tiramin dapat memicu pelepasan norepinefrin yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak, yang kemudian diikuti oleh pelebaran pembuluh darah secara mendadak. Fluktuasi aliran darah ini merupakan pemicu utama dari migrain vestibular, yaitu jenis migrain yang gejala utamanya adalah vertigo berputar.

3. Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Olahan

Mengonsumsi gula berlebih atau makanan manis yang terbuat dari karbohidrat olahan (seperti roti putih, kue, dan sirup) dapat menyebabkan lonjakan tajam pada kadar gula darah (hiperglikemia), yang kemudian diikuti oleh penurunan drastis (hipoglikemia). Fluktuasi glukosa darah ini mengganggu homeostasis (keseimbangan) cairan di telinga dalam, karena telinga dalam tidak memiliki cadangan energi sendiri dan sangat bergantung pada suplai darah yang stabil. Perubahan drastis ini dapat memicu sensasi kliyengan atau berputar seketika.

4. Makanan yang Mengandung MSG Berlebih

Monosodium glutamat (MSG) adalah penguat rasa yang sangat umum digunakan di berbagai masakan. Glutamat adalah salah satu neurotransmiter eksitatori (perangsang) utama di otak. Asupan glutamat eksternal dalam jumlah besar dapat menstimulasi sistem saraf pusat dan jalur vestibular secara berlebihan, memicu sakit kepala atau migrain yang memicu kambuhnya serangan vertigo.

Pantangan Minuman yang Wajib Dihindari

Selain makanan, minuman yang kamu konsumsi setiap hari juga memegang peranan krusial. Beberapa jenis minuman memiliki efek farmakologis yang dapat merusak keseimbangan tubuh:

1. Minuman Berkafein

Kopi, teh kental, minuman bersoda, dan minuman berenergi mengandung kafein dalam kadar yang cukup tinggi. Kafein memiliki sifat diuretik, yaitu merangsang ginjal untuk membuang cairan melalui urine. Jika tidak diimbangi dengan asupan air putih yang cukup, hal ini bisa memicu dehidrasi. Dehidrasi menurunkan volume darah dan tekanan darah, yang mengurangi pasokan oksigen ke otak dan sistem vestibular. Selain itu, pada beberapa orang, kafein dapat menstimulasi saraf secara berlebih dan memperparah dengingan di telinga (tinnitus).

2. Minuman Beralkohol

Alkohol adalah salah satu pantangan vertigo yang paling mutlak. Telinga bagian dalam memiliki organ keseimbangan (kanalis semisirkularis) yang berisi cairan endolimfe dan organ sensorik bernama kupula. Konsumsi alkohol akan mengubah berat jenis atau kepadatan cairan endolimfe tersebut. Akibatnya, sistem vestibular mengirimkan sinyal palsu ke otak bahwa tubuh sedang bergerak padahal sebenarnya diam. Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai Positional Alcohol Nystagmus (PAN), yang menyebabkan rasa pusing berputar hebat bahkan saat kamu sedang berbaring.

Tips Pencegahan Vertigo Kambuh Secara Mendadak
  1. Terapkan diet rendah garam (maksimal 1.500 hingga 2.000 mg natrium per hari).
  2. Minum air putih minimal 8 gelas atau 2 liter sehari untuk menjaga hidrasi sirkulasi darah ke telinga bagian dalam.
  3. Makan dalam porsi kecil namun sering untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.
  4. Hindari berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring (hipotensi ortostatik).

Aktivitas Fisik dan Kebiasaan yang Menjadi Pantangan

Tak hanya asupan zat gizi, pergerakan biomekanik tubuh dan kebiasaan sehari-hari juga bisa memicu vertigo, terutama bagi pengidap jenis BPPV (kristal kalsium yang lepas). Berikut aktivitas yang harus dihindari:

1. Gerakan Kepala yang Terlalu Cepat dan Tiba-tiba

Menoleh dengan cepat, mendongak untuk melihat ke atas secara mendadak, atau membungkuk untuk mengambil barang dengan posisi kepala menunduk drastis dapat menyebabkan kristal otoconia (kristal kalsium) di telinga dalam bergerak liar di dalam saluran kanalis semisirkularis. Pergerakan liar inilah yang memicu serangan vertigo seketika.

2. Tidur dengan Bantal Terlalu Rendah

Bagi penderita vertigo, posisi tidur sangatlah penting. Berbaring sepenuhnya rata (flat) dapat memudahkan kristal kalsium di telinga berpindah ke saluran yang salah akibat gravitasi. Disarankan untuk menggunakan bantal tambahan agar posisi kepala sedikit lebih tinggi dari dada, kira-kira pada sudut 30 hingga 45 derajat saat tidur malam.

3. Paparan Layar Gadget yang Berlebihan

Melihat layar handphone, komputer, atau televisi yang menampilkan visual bergerak cepat dapat memicu visually induced vertigo (vertigo yang dipicu oleh visual) atau digital motion sickness. Hal ini terjadi karena adanya ketidakcocokan sensorik (sensory conflict) antara mata yang melihat gerakan intens dengan telinga dalam dan tubuh yang diam tidak bergerak.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Vertigo pada umumnya dapat reda dengan sendirinya, istirahat cukup, dan menghindari pantangan di atas. Namun, ada kondisi tertentu di mana vertigo bukan lagi gejala gangguan telinga biasa, melainkan tanda bahaya (red flag) dari masalah saraf pusat seperti stroke atau tumor otak. Jika kamu sering mengalami pusing berputar, pastikan untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mengetahui penyebab pastinya.

Segera cari pertolongan medis jika vertigo disertai dengan gejala berikut:

  • Sakit kepala baru yang muncul tiba-tiba dengan intensitas yang sangat hebat dan tak tertahankan.
  • Kelemahan, mati rasa, atau kelumpuhan pada satu sisi wajah, lengan, atau kaki.
  • Kesulitan berbicara (bicara cadel atau pelo) maupun kesulitan memahami perkataan orang lain.
  • Penglihatan ganda (diplopia) atau kehilangan penglihatan seketika.
  • Kesulitan berjalan hingga sering terjatuh (ataksia).
  • Demam tinggi yang tidak kunjung turun.

Untuk berjaga-jaga saat vertigo menyerang secara tiba-tiba di rumah dan kamu butuh pertolongan pertama yang aman, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah. Tersedia berbagai obat anti-mual (antiemetik) yang aman dijual bebas serta suplemen saraf untuk membantu pemulihan tubuhmu.

Studi Terkait Vertigo dan Pola Makan

Journal of Neurology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa memodifikasi pola makan terbukti secara klinis efektif dalam mengurangi frekuensi serangan vertigo, khususnya pada penderita penyakit Meniere dan migrain vestibular.

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa pembatasan asupan natrium (garam), diiringi dengan penghindaran pemicu spesifik seperti kafein, alkohol, dan tiramin, mampu mencegah akumulasi cairan abnormal di labirin telinga. Pasien yang patuh terhadap “pantangan vertigo” ini melaporkan penurunan durasi dan keparahan sensasi berputar secara signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengatur pola makannya.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Vertigo – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Vertigo: Causes, Symptoms & Treatment.
Vestibular Disorders Association (VeDA). Diakses pada 2024. Dietary Considerations for Vestibular Disorders.
National Health Service (NHS) UK. Diakses pada 2024. Vertigo.
PubMed Central. Diakses pada 2024. The impact of diet on Meniere’s disease and vestibular migraine.

FAQ

1. Apakah penderita vertigo sama sekali tidak boleh makan garam?

Bukan berarti tidak boleh sama sekali, melainkan harus dibatasi dengan sangat ketat. Asupan natrium yang direkomendasikan untuk penderita vertigo biasanya tidak lebih dari 1.500 hingga 2.000 mg per hari. Kamu tetap butuh garam untuk fungsi sel tubuh, tapi hindarilah makanan kemasan tinggi natrium ekstra.

2. Apa buah yang menjadi pantangan bagi penderita vertigo?

Secara umum, buah-buahan segar sangat baik untuk penderita vertigo. Namun, jika vertigomu dipicu oleh migrain vestibular, sebaiknya batasi buah sitrus (jeruk, lemon, grapefruit) dan pisang yang terlalu matang, karena mengandung senyawa yang dapat memicu pelebaran pembuluh darah di kepala bagi sebagian orang yang sensitif.

3. Apakah boleh berolahraga saat memiliki riwayat vertigo?

Sangat boleh, asalkan vertigomu sedang tidak kambuh (dalam fase stabil). Olahraga justru dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan telinga. Namun, hindari olahraga yang membutuhkan gerakan melompat tinggi, perubahan arah kepala yang mendadak, atau gerakan membungkuk drastis seperti beberapa pose ekstrem dalam yoga.

4. Bagaimana cara tidur yang tepat jika sedang mengalami vertigo?

Saat serangan terjadi, usahakan tidur terlentang dengan posisi kepala diganjal 2-3 bantal agar posisinya lebih tinggi sekitar 45 derajat dari badan. Hindari tidur miring ke sisi telinga yang bermasalah (jika kamu mengetahui sisi telinga mana yang memicu vertigo), dan bangunlah dari tempat tidur secara perlahan saat pagi hari.