Ad Placeholder Image

Veruka: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Mencegah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Veruka: Penyebab, Gejala & Cara Mengobati Kutil

Veruka: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan MencegahVeruka: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Mencegah

Apa Itu Veruka (Kutil)?

Veruka, atau yang lebih dikenal dengan kutil, adalah pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Virus ini memicu pertumbuhan sel kulit yang berlebihan, menghasilkan benjolan kasar di permukaan kulit. Veruka umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau mengganggu penampilan.

Penyakit ini tergolong jinak dan seringkali sembuh dengan sendirinya. Namun, jika veruka menimbulkan nyeri, menyebar, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, penanganan medis mungkin diperlukan.

Gejala Veruka yang Perlu Diketahui

Gejala utama veruka adalah munculnya benjolan pada kulit dengan ciri-ciri:

  • Berbentuk papul atau nodul (benjolan kecil).
  • Permukaan kasar dan keras.
  • Berwarna seperti kulit atau sedikit lebih gelap.
  • Sering terdapat bintik hitam kecil di permukaan (akibat pembekuan darah di pembuluh kapiler).

Lokasi umum munculnya veruka antara lain jari, tangan, lutut, dan telapak kaki. Veruka pada telapak kaki disebut juga mata ikan atau plantar wart.

Penyebab dan Faktor Risiko Veruka

Veruka disebabkan oleh infeksi HPV tipe low-risk, seperti tipe 2, 4, 27, dan 29. Virus ini menular melalui:

  • Kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi.
  • Sentuhan dengan benda yang terkontaminasi virus (misalnya, handuk, lantai kolam renang).
  • Trauma kecil pada kulit, seperti luka atau goresan.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena veruka:

  • Usia anak-anak.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Sering terpapar air, misalnya pada atlet renang atau pekerja yang sering kontak dengan air (penjual ikan atau daging).
  • Memiliki riwayat veruka sebelumnya.

Pilihan Pengobatan untuk Menangani Veruka

Meskipun seringkali hilang dengan sendirinya, pengobatan veruka diperlukan jika menimbulkan rasa sakit, mengganggu aktivitas, atau menyebar. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

Terapi Destruktif/Bedah

  • Elektrokauter (bedah listrik): Menggunakan panas untuk menghancurkan jaringan veruka.
  • Cryotherapy (bedah beku): Membekukan veruka dengan nitrogen cair.
  • Laser: Menggunakan sinar laser untuk menghancurkan jaringan veruka.
  • Bedah Skapel: Mengangkat veruka dengan pisau bedah.

Obat Oles

  • Asam salisilat: Larutan keratolitik yang membantu mengelupas lapisan kulit yang terinfeksi.

Tips Pencegahan Veruka yang Efektif

Langkah-langkah berikut dapat membantu mencegah penularan dan penyebaran veruka:

  • Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan secara teratur.
  • Tidak berbagi barang pribadi, seperti handuk, sepatu, dan kaus kaki.
  • Menggunakan alas kaki saat berada di tempat umum, seperti kolam renang dan kamar mandi umum.
  • Menghindari menggaruk atau menyentuh veruka.
  • Menutup luka atau goresan pada kulit dengan perban.

Perlu diingat bahwa veruka memiliki risiko kekambuhan yang cukup tinggi meskipun telah diobati. Konsultasikan dengan dokter jika veruka tidak membaik atau muncul kembali setelah pengobatan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami gejala veruka dan merasa khawatir, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi. Jangan tunda untuk mendapatkan penanganan yang tepat agar veruka tidak menyebar dan menimbulkan komplikasi lebih lanjut.