Ad Placeholder Image

Waduh! Kenapa Badan Susah Gemuk? Yuk, Cari Tahu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Makan Banyak Tapi Kurus? Kenapa Badan Susah Gemuk Ya?

Waduh! Kenapa Badan Susah Gemuk? Yuk, Cari Tahu!Waduh! Kenapa Badan Susah Gemuk? Yuk, Cari Tahu!

Menguak Alasan Kenapa Badan Susah Gemuk: Penjelasan Medis dan Cara Mengatasi

Sering merasa sudah makan banyak tapi berat badan tak kunjung naik? Kondisi ini dikenal sebagai badan susah gemuk atau berat badan sulit naik. Banyak individu menghadapi tantangan ini, yang bisa menimbulkan kekhawatiran terkait kesehatan dan penampilan. Pemahaman mendalam mengenai penyebabnya penting untuk menemukan solusi yang tepat.

Ringkasan: Mengapa Berat Badan Sulit Naik?

Badan susah gemuk umumnya disebabkan oleh kombinasi faktor. Metabolisme tubuh yang sangat cepat sering menjadi alasan utama, membuat kalori terbakar lebih efisien. Faktor genetik juga berperan signifikan dalam menentukan struktur tubuh. Selain itu, asupan kalori harian yang tidak mencukupi dibandingkan energi yang dikeluarkan adalah penyebab umum. Kondisi kesehatan tertentu seperti stres, aktivitas fisik berlebihan, gangguan pencernaan, hipertiroidisme, hingga penyakit kronis juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menaikkan berat badan.

Apa Itu Badan Susah Gemuk?

Badan susah gemuk atau berat badan sulit naik adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat, meskipun telah mengonsumsi makanan secara teratur. Secara medis, ini sering diidentifikasi pada individu dengan indeks massa tubuh (IMT) di bawah 18,5. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga masalah kesehatan yang mendasarinya. Berat badan yang terlalu rendah dapat berisiko terhadap kesehatan, seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kekurangan nutrisi.

Penyebab Utama Kenapa Badan Susah Gemuk

Memahami berbagai alasan mengapa berat badan sulit naik adalah langkah pertama untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah beberapa penyebab utama yang sering ditemukan:

Metabolisme Tinggi dan Faktor Genetik

Metabolisme basal atau laju metabolisme basal (BMR) yang tinggi berarti tubuh membakar kalori lebih cepat, bahkan saat sedang beristirahat. Individu dengan BMR tinggi mungkin membutuhkan asupan kalori yang jauh lebih banyak hanya untuk mempertahankan berat badan. Faktor genetik juga memainkan peran besar. Tipe tubuh ektomorf, yang secara genetik cenderung kurus dengan metabolisme cepat, sering kali diwariskan dalam keluarga.

Asupan Kalori Kurang

Terlepas dari seberapa sering seseorang makan, jika jumlah kalori yang masuk ke tubuh lebih rendah dari energi yang dikeluarkan, berat badan akan sulit bertambah. Banyak orang yang merasa makan banyak sebenarnya tidak mencapai surplus kalori yang diperlukan untuk menaikkan berat badan. Membutuhkan konsumsi kalori di atas kebutuhan energi harian untuk terjadi penambahan massa tubuh.

Tingkat Stres Tinggi

Stres kronis dapat memengaruhi tubuh dalam berbagai cara. Hormon stres seperti kortisol dapat mengganggu metabolisme dan nafsu makan. Beberapa orang mungkin kehilangan nafsu makan saat stres, sementara yang lain mungkin mengalami gangguan pencernaan, yang semuanya dapat menghambat penambahan berat badan.

Aktivitas Fisik Berlebih

Olahraga intensitas tinggi atau aktivitas fisik yang berlebihan tanpa asupan kalori yang cukup dapat membakar terlalu banyak energi. Jika kalori yang dikonsumsi tidak menutupi kalori yang dibakar, tubuh akan terus berada dalam defisit kalori, sehingga sulit menaikkan berat badan. Penting menyeimbangkan antara latihan dan nutrisi.

Gangguan Pencernaan dan Penyerapan Nutrisi

Kondisi tertentu seperti penyakit Celiac, penyakit Crohn, atau sindrom iritasi usus (IBS) dapat mengganggu kemampuan usus untuk menyerap nutrisi penting dari makanan. Meskipun asupan kalori mungkin cukup, tubuh tidak dapat memanfaatkannya secara efektif, sehingga berat badan sulit naik.

Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Hormon tiroid bertanggung jawab mengatur metabolisme tubuh. Kelebihan hormon ini dapat secara drastis meningkatkan laju metabolisme, menyebabkan pembakaran kalori yang sangat cepat dan penurunan berat badan yang tidak disengaja.

Penyakit Kronis

Beberapa penyakit kronis seperti diabetes yang tidak terkontrol, kanker, tuberkulosis, atau infeksi jangka panjang dapat menyebabkan penurunan berat badan. Penyakit ini sering kali meningkatkan kebutuhan energi tubuh, mengurangi nafsu makan, atau menyebabkan masalah penyerapan nutrisi.

Cara Mengatasi Berat Badan Sulit Naik

Menghadapi kesulitan menaikkan berat badan memerlukan pendekatan yang terstruktur dan konsisten. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:

  • Meningkatkan Asupan Kalori Secara Bertahap: Fokus pada makanan padat kalori dan bergizi seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, dan protein tanpa lemak.
  • Pilih Makanan Bergizi Seimbang: Utamakan protein untuk membangun otot (misalnya daging, ikan, telur, produk susu), karbohidrat kompleks (nasi merah, roti gandum), dan lemak sehat.
  • Makan Lebih Sering dengan Porsi Kecil: Daripada tiga kali makan besar, coba makan lima hingga enam kali porsi kecil sepanjang hari untuk memudahkan pencernaan dan penyerapan.
  • Minum Suplemen Penambah Berat Badan (jika diperlukan dan di bawah pengawasan): Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mempertimbangkan suplemen protein atau penambah massa yang aman.
  • Latihan Beban atau Angkat Besi: Latihan ini membantu membangun massa otot, yang lebih berat daripada lemak, sehingga berkontribusi pada penambahan berat badan yang sehat.
  • Kelola Stres: Terapkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau aktivitas yang menenangkan untuk mengurangi tingkat stres.
  • Tidur yang Cukup: Tidur berkualitas penting untuk pemulihan otot dan regulasi hormon yang mendukung penambahan berat badan.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika kesulitan menaikkan berat badan terjadi secara persisten dan disertai gejala lain seperti kelelahan ekstrem, diare kronis, sering sakit, atau penurunan berat badan yang tidak disengaja, penting untuk segera mencari bantuan medis. Hal ini terutama berlaku jika sudah mencoba strategi di atas namun tidak ada perubahan signifikan.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Badan susah gemuk adalah masalah multifaktorial yang membutuhkan pendekatan holistik. Dari metabolisme cepat hingga kondisi kesehatan mendasar, berbagai faktor dapat berkontribusi pada tantangan ini. Penting untuk mengidentifikasi akar penyebabnya agar penanganan yang diberikan efektif.

Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana penanganan yang personal, sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah menemukan dokter umum atau spesialis gizi klinik yang berpengalaman. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi kesehatan secara menyeluruh, memberikan saran nutrisi yang tepat, dan memantau kemajuan, memastikan program penambahan berat badan dilakukan secara aman dan sehat.