Ad Placeholder Image

Waspada Gigitan Ular Tanah: Kenali Gejala, Cepat ke RS

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Mei 2026

Pertolongan Pertama Gigitan Ular Tanah: Jangan Panik!

Waspada Gigitan Ular Tanah: Kenali Gejala, Cepat ke RSWaspada Gigitan Ular Tanah: Kenali Gejala, Cepat ke RS

Gigitan Ular Tanah: Bahaya, Gejala, dan Pertolongan Pertama yang Tepat

Gigitan ular tanah (Malayan pit viper) merupakan kondisi darurat medis yang sangat serius dan memerlukan penanganan segera. Bisa ular tanah bersifat merusak jaringan (nekrotoksik) dan menyebabkan pendarahan (hemoragik), yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Artikel ini akan menguraikan bahaya, mengenali gejala, serta memahami langkah pertolongan pertama yang krusial untuk mencegah komplikasi serius.

Mengenal Bahaya Gigitan Ular Tanah

Ular tanah (Calloselasma rhodostoma), dikenal juga sebagai Malayan pit viper, adalah salah satu jenis ular berbisa yang sering ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Bisanya sangat berbahaya karena mengandung komponen nekrotoksik dan hemoragik. Efek nekrotoksik berarti bisa tersebut mampu menghancurkan sel dan jaringan di area gigitan, sementara efek hemoragik menyebabkan gangguan pembekuan darah yang berujung pada pendarahan internal maupun eksternal.

Gejala Gigitan Ular Tanah yang Berbahaya

Setelah tergigit ular tanah, gejala dapat muncul dengan cepat dan cenderung memburuk. Pemahaman mengenai gejala ini sangat penting untuk penanganan dini.

  • Bengkak dan Nyeri Parah

    Area gigitan akan membengkak dengan cepat dan hebat. Pembengkakan ini disertai nyeri luar biasa yang dapat menjalar ke bagian tubuh lain. Kulit di sekitar area gigitan bisa berubah warna menjadi kehitaman, menunjukkan adanya kerusakan jaringan atau nekrosis.

  • Pendarahan Spontan

    Efek hemoragik dari bisa ular tanah dapat menyebabkan pendarahan spontan dari berbagai lubang tubuh. Pendarahan dapat terjadi dari gusi, hidung, atau mata. Pada kasus yang parah, pendarahan bahkan bisa terjadi di otak, yang sangat mengancam jiwa.

  • Gangguan Pembekuan Darah

    Bisa ular tanah menguras faktor pembekuan darah tubuh. Hal ini menyebabkan darah sulit membeku, sehingga pendarahan yang terjadi akan sulit berhenti. Kondisi ini dapat memicu kehilangan darah yang signifikan dan syok.

Langkah Pertolongan Pertama Saat Terkena Gigitan Ular Tanah

Penanganan yang tepat dan cepat adalah kunci utama untuk menyelamatkan korban gigitan ular tanah. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Tetap Tenang dan Tidak Bergerak

    Kepanikan dapat mempercepat penyebaran bisa dalam tubuh. Usahakan korban tetap tenang dan meminimalkan gerakan. Imobilisasi bagian tubuh yang tergigit juga membantu memperlambat penyebaran bisa.

  • Lepas Perhiasan atau Pakaian Ketat

    Lepaskan cincin, gelang, jam tangan, atau pakaian ketat dari area gigitan. Pembengkakan parah akan segera terjadi, dan benda-benda ini bisa menghambat aliran darah atau menyebabkan cedera lebih lanjut.

  • Segera Bawa ke Rumah Sakit

    Ini adalah langkah paling krusial. Korban harus segera dibawa ke fasilitas medis terdekat yang memiliki Serum Anti Bisa Ular (SABU). Jangan menunda, karena setiap menit sangat berarti.

  • Hindari Tindakan Berbahaya

    Jangan sekali-kali mencoba memotong atau mengisap luka gigitan. Tindakan ini tidak efektif dan justru dapat memperparah kondisi, meningkatkan risiko infeksi, serta mempercepat penyerapan bisa. Jangan pula memasang torniket karena dapat menyebabkan nekrosis jaringan lebih parah.

Penanganan Medis dan Pengobatan Gigitan Ular Tanah

Di rumah sakit, penanganan utama untuk gigitan ular tanah adalah pemberian Serum Anti Bisa Ular (SABU) yang spesifik untuk bisa ular tanah. SABU berfungsi menetralisir racun dalam tubuh dan sangat efektif jika diberikan dalam beberapa jam pertama setelah gigitan. Selain itu, tenaga medis akan melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi korban, mengelola nyeri, mencegah infeksi, dan menangani komplikasi seperti pendarahan atau kerusakan jaringan. Intervensi bedah mungkin diperlukan jika terjadi nekrosis parah.

Tips Pencegahan Gigitan Ular Tanah

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gigitan ular tanah:

  • Kenakan Alas Kaki Tertutup

    Saat beraktivitas di area yang berpotensi menjadi habitat ular, seperti hutan, perkebunan, atau semak-semak, selalu gunakan sepatu bot atau alas kaki yang menutupi mata kaki.

  • Berhati-hati Saat Berjalan

    Perhatikan langkah saat berjalan, terutama di tempat yang kurang penerangan atau banyak tumpukan daun, kayu, atau bebatuan tempat ular bersembunyi.

  • Bersihkan Lingkungan

    Jaga kebersihan lingkungan sekitar rumah atau tempat tinggal dari tumpukan sampah, kayu, atau semak belukar yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

Gigitan ular tanah adalah kondisi medis darurat yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan medis segera. Memahami bahaya, mengenali gejala, dan mengambil langkah pertolongan pertama yang tepat adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa. Jika terjadi gigitan ular tanah, jangan panik dan segera cari pertolongan medis di rumah sakit terdekat. Untuk konsultasi awal atau informasi lebih lanjut, fitur konsultasi dokter di Halodoc selalu tersedia.