Ad Placeholder Image

Waspada, Kekurangan D3 Bisa Sebabkan Depresi Musiman

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   02 Oktober 2025

Jika kadar vitamin D3 rendah, produksi serotonin bisa terganggu sehingga seseorang lebih rentan mengalami depresi.

Waspada, Kekurangan D3 Bisa Sebabkan Depresi MusimanWaspada, Kekurangan D3 Bisa Sebabkan Depresi Musiman

DAFTAR ISI

  1. Benarkah Vitamin D3 Memengaruhi Suasana Hati?
  2. Gejala Lain Kekurangan Vitamin D3
  3. Ini Sumber Makanan Vitamin D3 dan Dosis Hariannya
  4. Kapan Harus ke Dokter?

Vitamin D3 merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama tulang, otot, dan sistem kekebalan tubuh. 

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa vitamin ini juga berhubungan erat dengan suasana hati. 

Kekurangan vitamin D3 dapat meningkatkan risiko gangguan psikologis, termasuk depresi musiman atau seasonal affective disorder (SAD).

Benarkah Vitamin D3 Memengaruhi Suasana Hati?

Vitamin D3 atau kolekalsiferol terbentuk ketika kulit terpapar sinar matahari dan diubah tubuh menjadi bentuk aktif. Salah satu perannya adalah mendukung produksi serotonin, zat kimia otak yang mengatur suasana hati.

Jika kadar vitamin D3 rendah, produksi serotonin bisa terganggu sehingga seseorang lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, atau kehilangan motivasi, sehingga memicu seasonal affective disorder (SAD).

Seasonal affective disorder (SAD) atau depresi musiman adalah bentuk depresi yang muncul pada waktu tertentu dalam setahun, terutama saat paparan sinar matahari berkurang. 

Pada kondisi ini, produksi vitamin D3 alami dalam tubuh menurun sehingga berpengaruh pada hormon dan neurotransmiter pengatur mood.

Selain itu, vitamin D3 juga berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Ketidakseimbangan imun dapat memicu peradangan yang turut berdampak pada kesehatan mental.

Gejala Lain Kekurangan Vitamin D3

Kekurangan vitamin D3 tidak hanya berdampak pada mood atau kesehatan mental, tetapi juga bisa menimbulkan gejala fisik lainnya. 

Beberapa tanda yang umum terjadi antara lain:

  • Nyeri tulang dan otot. Vitamin D3 berperan dalam penyerapan kalsium, sehingga kekurangan nutrisi ini bisa menyebabkan tulang terasa rapuh dan mudah nyeri.
  • Mudah lelah. Kadar vitamin D3 yang rendah dapat menurunkan energi dan membuat tubuh lebih cepat merasa lemah.
  • Penurunan imunitas. Kekurangan vitamin D3 membuat tubuh lebih rentan terkena infeksi, seperti flu atau pilek.
  • Penyembuhan luka lambat. Vitamin ini penting dalam proses regenerasi jaringan, sehingga kekurangannya bisa memperlambat pemulihan luka.
  • Kerontokan rambut. Kadar vitamin D3 rendah juga dikaitkan dengan kerontokan rambut berlebihan.
  • Gangguan tidur. Beberapa studi menunjukkan hubungan antara kadar vitamin D3 yang rendah dengan kualitas tidur yang buruk.

Gejala tersebut sering kali tidak spesifik, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa penyebabnya adalah kekurangan vitamin D3.

Baca juga: Ini 7 Manfaat Vitamin D3 Dan K2 yang Perlu Kamu Tahu.

Ini Sumber Makanan Vitamin D3 dan Dosis Hariannya

Untuk menjaga kadar vitamin D3 tetap optimal, kamu bisa mendapatkannya dari beberapa sumber berikut:

  • Paparan sinar matahari. Sinar UVB membantu kulit memproduksi vitamin D3 secara alami. Disarankan berjemur 10–30 menit, 2–3 kali seminggu, tergantung jenis kulit dan intensitas sinar matahari.
  • Makanan hewani. Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden merupakan sumber vitamin D3 alami yang baik. Telur, hati sapi, dan minyak ikan cod juga mengandung nutrisi ini.
  • Produk fortifikasi. Susu, sereal, dan margarin yang diperkaya vitamin D3 dapat menjadi alternatif asupan tambahan.
  • Suplemen vitamin D3. Bila asupan dari makanan dan sinar matahari kurang, suplemen bisa membantu memenuhi kebutuhan harian.

Rekomendasi umum dosis harian vitamin D untuk orang dewasa adalah sekitar 600–800 IU (International Units). 

Namun, kebutuhan setiap orang bisa berbeda tergantung usia, kondisi kesehatan, dan faktor risiko lain. 

Pada beberapa kasus defisiensi berat, dokter bisa meresepkan dosis yang lebih tinggi.

Butuh rekomendasi suplemen vitamin D3? Ini 5 Rekomendasi Vitamin D3 Terbaik untuk Kesehatan.

Kapan Harus ke Dokter?

Kamu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami gejala kekurangan vitamin D3 yang mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti:

  • Perasaan sedih atau kehilangan minat berkepanjangan, terutama pada musim tertentu.
  • Kelelahan yang tidak membaik meskipun cukup istirahat.
  • Nyeri tulang atau otot yang menetap.
  • Sering sakit atau mudah terkena infeksi.
  • Rambut rontok berlebihan atau penyembuhan luka yang lambat.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar vitamin D3 dalam tubuh. 

Jika kamu merasa mengalami gejala kekurangan vitamin D3 atau tanda depresi musiman, jangan ragu untuk segera konsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Dokter di Halodoc mampu memberikan penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisimu.

Tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Jahan-Mihan A. Diakses pada 2025. The Role of Water-Soluble Vitamins and Vitamin D in Prevention and Treatment of Depression and Seasonal Affective Disorder in Adults.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Vitamin D Deficiency.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Vitamin D; Seasonal affective disorder (SAD).
CommonSpirit Health. Diakses pada 2025. Vitamin D Deficiency and Seasonal Depression.