Ad Placeholder Image

Waspada Keputihan Hijau Saat Hamil, Segera ke Dokter

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis segera oleh dokter kandungan karena berpotensi menyebabkan komplikasi serius bagi kehamilan, seperti persalinan prematur atau ketuban pecah dini.

Waspada Keputihan Hijau Saat Hamil, Segera ke DokterWaspada Keputihan Hijau Saat Hamil, Segera ke Dokter

DAFTAR ISI


Keputihan adalah hal yang wajar dialami oleh wanita, terutama saat sedang mengandung. Peningkatan kadar hormon estrogen dan aliran darah ke area vagina menyebabkan frekuensi keputihan meningkat. Namun, kamu perlu waspada jika warna cairan yang keluar berubah menjadi tidak lazim. Pertanyaan yang sering muncul adalah, bahayakah keputihan berwarna hijau saat hamil?

Secara medis, keputihan yang normal seharusnya berwarna bening atau sedikit putih susu, tidak berbau tajam, dan tidak disertai rasa gatal. Jika keputihan berubah menjadi kehijauan, ini merupakan sinyal kuat adanya infeksi bakteri atau parasit di area reproduksi. Kondisi ini tidak boleh disepelekan karena dapat berdampak pada kesehatan janin dan kelancaran proses persalinan nantinya.

Penting bagi setiap ibu hamil untuk mengenali gejala infeksi sejak dini. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi serius seperti ketuban pecah dini atau kelahiran prematur. Selain menjaga kebersihan, pemenuhan nutrisi dan penggunaan produk kesehatan yang tepat sangat disarankan selama masa kehamilan untuk menjaga imunitas tubuh ibu.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang dapat membantu menjaga kesehatan area kewanitaan dan mendukung kehamilan yang sehat? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Pendukung Kesehatan Vagina dan Kehamilan yang Ampuh

Menjaga kebersihan area intim dan memastikan asupan vitamin harian tercukupi adalah langkah awal pencegahan infeksi. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan selama masa kehamilan.

1. Lactacyd Feminine Hygiene 60 ml

Lactacyd Feminine Hygiene mengandung bahan alami Lactic Acid dan Lactoserum dari ekstrak susu. Produk ini bekerja dengan cara menjaga keseimbangan pH alami vagina (asam), sehingga menghambat pertumbuhan bakteri merugikan yang dapat menyebabkan keputihan abnormal.

Manfaat utamanya adalah membersihkan area kewanitaan dengan lembut, mengurangi bau tidak sedap, dan mencegah iritasi ringan. Produk ini sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari, terutama saat ibu hamil merasa area kewanitaan lebih lembap dari biasanya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan secukupnya ke telapak tangan yang bersih.
  • Bersihkan area luar vagina secara perlahan.
  • Bilas hingga bersih dengan air mengalir.
  • Gunakan 2 kali sehari saat mandi.

Obat ini termasuk kategori produk konsumen/perawatan tubuh yang aman digunakan tanpa resep dokter. Tetap perhatikan reaksi alergi jika kamu memiliki kulit sensitif.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lactacyd Feminine Hygiene 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Feminine Hygiene 60 ml

Produk ini mengandung zat aktif Povidone-Iodine 10%. Berbeda dengan sabun biasa, Betadine Feminine Hygiene bersifat antiseptik yang efektif membunuh kuman, jamur, dan parasit penyebab infeksi pada vagina (vaginosis bakterialis atau trikomoniasis).

Manfaatnya adalah untuk mengatasi keluhan gatal, bau tidak sedap, dan membantu mengobati gejala keputihan yang disebabkan oleh infeksi kuman. Namun, untuk ibu hamil, penggunaan produk antiseptik di area kewanitaan sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dan tidak berlebihan agar tidak mengganggu flora normal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Larutkan satu tutup botol ke dalam satu gayung air.
  • Gunakan untuk membasuh area luar kewanitaan.
  • Hanya digunakan saat ada keluhan infeksi atau gatal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan digunakan pada luka terbuka yang luas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Feminine Hygiene 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Keputihan Abnormal saat Hamil
  1. Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
  2. Hindari penggunaan sabun berpewangi kuat atau pembalut beraroma di area vagina.
  3. Selalu basuh vagina dari arah depan ke belakang (vagina ke arah anus).
  4. Segera ganti pakaian jika terasa lembap setelah beraktivitas atau buang air.

3. Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold 60 Kapsul

Suplemen ini mengandung kombinasi lengkap 15 nutrisi penting, termasuk asam folat, zat besi, kalsium, dan minyak ikan (DHA). Kandungan asam folat di dalamnya sangat penting untuk mendukung perkembangan sistem saraf janin.

Manfaat utamanya adalah menjaga daya tahan tubuh ibu hamil dan mendukung pertumbuhan optimal janin. Tubuh yang sehat dan sistem imun yang kuat dapat membantu mencegah risiko infeksi yang berujung pada keputihan abnormal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 2 kapsul per hari setelah makan atau sesuai petunjuk dokter.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan dan vitamin yang aman untuk dikonsumsi mandiri sesuai dosis yang dianjurkan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold di Toko Kesehatan Halodoc

4. Elevit Pronatal 30 Tablet

Elevit Pronatal adalah multivitamin kehamilan yang diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral ibu hamil. Mengandung 12 vitamin dan 7 mineral penting, termasuk zat besi untuk mencegah anemia dan yodium untuk perkembangan otak bayi.

Manfaatnya adalah membantu memelihara kesehatan ibu selama masa kehamilan dan pasca melahirkan. Dengan asupan mineral yang cukup, metabolisme tubuh ibu tetap terjaga, sehingga risiko komplikasi kehamilan dapat diminimalisir.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet per hari, sebaiknya diminum di pagi hari bersama makanan.

Produk ini merupakan suplemen vitamin yang tersedia secara umum dan aman untuk dikonsumsi sesuai aturan pakai.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Elevit Pronatal 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Keputihan Berwarna Hijau saat Hamil

Keputihan berwarna hijau atau kekuningan biasanya bukan disebabkan oleh perubahan hormonal biasa, melainkan indikasi adanya infeksi. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemui:

1. Trikomoniasis

Penyebab paling umum dari keputihan berwarna hijau saat hamil adalah trikomoniasis, yaitu infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit bernama Trichomonas vaginalis. Gejalanya meliputi cairan vagina yang berbusa, berwarna hijau kekuningan, berbau amis, serta rasa gatal dan nyeri saat buang air kecil.

2. Vaginosis Bakterialis (VB)

VB terjadi ketika keseimbangan bakteri alami di vagina terganggu, di mana bakteri jahat berkembang biak lebih banyak daripada bakteri baik (Lactobacillus). Meskipun biasanya berwarna abu-abu, pada beberapa kasus infeksi berat, cairan bisa tampak sedikit kehijauan dengan bau yang sangat menyengat.

3. Infeksi Campuran

Terkadang, ibu hamil dapat mengalami infeksi ganda antara jamur dan bakteri secara bersamaan. Hal ini menyebabkan perubahan tekstur dan warna keputihan yang memerlukan diagnosis medis yang akurat.

Bahaya dan Komplikasi bagi Janin

Jika kamu bertanya bahayakah keputihan berwarna hijau saat hamil, jawabannya adalah ya, jika tidak segera diobati. Berikut adalah beberapa risikonya:

1. Ketuban Pecah Dini (KPD)

Infeksi bakteri dapat melemahkan selaput ketuban, yang menyebabkannya pecah sebelum waktunya. Ini merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan medis segera.

2. Kelahiran Prematur

Peradangan akibat infeksi di area vagina dapat memicu kontraksi rahim lebih awal, sehingga bayi lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu.

3. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)

Infeksi seperti trikomoniasis telah dikaitkan dengan risiko bayi lahir dengan berat badan di bawah normal, yang dapat memengaruhi kesehatan bayi di masa depan.

Studi Mengenai Keputihan saat Hamil

The American Journal of Obstetrics and Gynecology menerbitkan studi di tahun 2020 yang menjelaskan bahwa deteksi dini terhadap infeksi saluran reproduksi bawah pada trimester kedua kehamilan secara signifikan menurunkan risiko persalinan prematur spontan.

Studi tersebut menekankan bahwa skrinning rutin terhadap warna dan bau keputihan harus dilakukan oleh tenaga medis. Ibu hamil yang mendapatkan pengobatan antibiotik atau antiparasit yang tepat setelah menunjukkan gejala keputihan hijau memiliki peluang kehamilan normal yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang membiarkannya.

Jika kamu mengalami gejala keputihan yang tidak normal, sangat penting untuk segera memeriksakan diri. Kamu disarankan untuk segera [konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja](https://halodoc.onelink.me/cQvV/8x1v8wkv) guna mendapatkan diagnosis yang tepat melalui pemeriksaan laboratorium.

Untuk menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh selama hamil, kamu bisa [beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah](https://halodoc.onelink.me/cQvV/9gfr6qva) dengan praktis tanpa harus keluar rumah.

Punya Keluhan Keputihan yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu sedang merasa tidak nyaman dengan keputihan yang muncul saat hamil? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Trichomoniasis during Pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Vaginal discharge during pregnancy: What’s normal?.
National Health Service (NHS) UK. Diakses pada 2026. Vaginal discharge in pregnancy.
Journal of Clinical Medicine. Diakses pada 2026. Management of Vaginal Infections in Pregnant Women.

FAQ

1. Apakah keputihan hijau bisa sembuh sendiri tanpa obat?

Keputihan berwarna hijau biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit yang memerlukan pengobatan medis (seperti antibiotik). Kondisi ini jarang bisa sembuh dengan sendirinya dan memerlukan intervensi dokter.

2. Bolehkah ibu hamil menggunakan sabun pembersih vagina setiap hari?

Penggunaan sabun khusus dengan pH seimbang diperbolehkan, namun hindari melakukan douching (menyemprotkan cairan ke dalam liang vagina) karena dapat merusak keseimbangan bakteri baik.

3. Apakah trikomoniasis berbahaya untuk janin?

Ya, trikomoniasis jika tidak diobati dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir rendah. Namun, infeksi ini bisa diobati dengan aman selama kehamilan menggunakan obat tertentu dari dokter.

4. Kapan waktu terbaik menggunakan suplemen kehamilan?

Suplemen kehamilan sebaiknya dikonsumsi secara rutin setiap hari, idealnya dimulai sejak sebelum kehamilan hingga masa menyusui sesuai dengan anjuran dosis pada kemasan atau saran dokter.