Ad Placeholder Image

Waspada Usus Terlipat pada Anak: Gejala dan Bahayanya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   07 April 2026

Waspada Usus Terlipat: Kenali Gejala dan Bahayanya

Waspada Usus Terlipat pada Anak: Gejala dan BahayanyaWaspada Usus Terlipat pada Anak: Gejala dan Bahayanya

Usus Terlipat (Intususepsi): Kondisi Serius, Gejala, Penyebab, dan Penanganan Darurat

Usus terlipat, atau dalam istilah medis disebut intususepsi, adalah kondisi serius yang terjadi ketika satu bagian usus melipat atau “memasuki” bagian usus di sebelahnya, mirip dengan cara kerja teleskop. Fenomena ini menyebabkan penyumbatan di saluran pencernaan, memicu nyeri parah, muntah, dan terkadang tinja berdarah. Intususepsi paling sering ditemukan pada anak kecil, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa, dan memerlukan penanganan medis darurat untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Memahami tanda dan gejala kondisi ini sangat penting untuk penanganan cepat.

Apa Itu Usus Terlipat (Intususepsi)?

Usus terlipat (intususepsi) merupakan salah satu jenis penyumbatan usus yang paling umum terjadi pada bayi dan anak kecil. Kondisi ini membuat isi usus tidak dapat bergerak melewati bagian yang terlipat, menyebabkan nyeri hebat dan gangguan pada aliran darah ke bagian usus yang terdampak. Jika tidak segera ditangani, intususepsi dapat menyebabkan kerusakan jaringan usus permanen atau komplikasi serius lainnya.

Gejala Usus Terlipat yang Perlu Diwaspadai

Gejala usus terlipat seringkali muncul secara mendadak dan dapat memburuk dengan cepat. Sangat penting untuk mengenali tanda-tandanya agar penanganan medis dapat segera diberikan.

  • Nyeri perut mendadak: Nyeri ini seringkali sangat hebat, terasa seperti kolik atau kram yang datang dan pergi secara berulang. Pada anak-anak, mereka mungkin akan menarik lutut ke dada saat nyeri muncul.
  • Muntah: Awalnya, muntah bisa berupa sisa makanan, namun seiring waktu dapat berubah menjadi cairan berwarna hijau yang mengindikasikan adanya empedu, menunjukkan penyumbatan yang lebih parah.
  • Feses “jeli stroberi”: Ini adalah gejala khas intususepsi, di mana tinja bercampur dengan darah dan lendir sehingga menyerupai jeli stroberi. Kondisi ini menandakan adanya iritasi atau kerusakan pada dinding usus.
  • Perut kembung: Akibat penumpukan gas dan cairan di usus yang tersumbat, perut dapat terlihat membesar dan terasa tegang.
  • Lesu atau lemas: Pasien, terutama anak-anak, mungkin tampak sangat lemas, tidak berenergi, dan tidak responsif.

Penyebab Usus Terlipat

Penyebab usus terlipat bervariasi antara anak-anak dan orang dewasa. Memahami pemicunya dapat membantu dalam diagnosis dan penanganan.

Pada anak-anak, penyebab intususepsi seringkali tidak diketahui secara pasti (idiopatik). Namun, beberapa faktor risiko yang diyakini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini meliputi infeksi virus atau bakteri, serta penyakit tertentu seperti fibrosis kistik. Perubahan pada kelenjar getah bening di usus juga kadang dianggap berperan.

Pada orang dewasa, intususepsi biasanya terkait dengan adanya masalah lain di dalam usus. Penyebab umum pada orang dewasa meliputi polip, tumor (baik jinak maupun ganas), atau perlengketan usus (adhesi) yang dapat terbentuk setelah operasi perut sebelumnya. Kondisi ini seringkali menjadi pemicu titik lemah pada usus yang menyebabkan bagian usus melipat ke dalam.

Mengapa Usus Terlipat Sangat Berbahaya?

Usus terlipat merupakan kondisi medis yang sangat berbahaya dan memerlukan penanganan segera karena dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa.

Pertama, penyumbatan yang terjadi menghentikan aliran makanan, cairan, dan darah ke bagian usus yang terlipat. Tanpa suplai darah yang cukup, jaringan usus dapat mulai mati, suatu kondisi yang disebut nekrosis.

Kedua, jika jaringan usus mengalami nekrosis, ia bisa menjadi rapuh dan robek (perforasi). Perforasi usus adalah komplikasi fatal karena isi usus, termasuk bakteri, dapat keluar ke rongga perut. Ini menyebabkan infeksi serius dan peradangan pada lapisan perut yang dikenal sebagai peritonitis, kondisi yang memerlukan tindakan bedah darurat dan perawatan intensif.

Penanganan Darurat untuk Usus Terlipat

Intususepsi adalah darurat medis yang harus segera ditangani. Keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk kematian.

Penanganan awal seringkali meliputi:

  • Pemberian cairan infus: Untuk mengatasi dehidrasi yang mungkin terjadi akibat muntah.
  • Pemasangan selang: Selang dapat dimasukkan melalui hidung ke lambung untuk mengurangi tekanan di usus dan mengeluarkan cairan serta gas yang terperangkap.

Pada anak-anak, prosedur enema seringkali menjadi pilihan pertama untuk mengembalikan usus ke posisi semula. Enema dilakukan dengan memasukkan cairan (udara atau larutan garam) melalui rektum untuk menciptakan tekanan yang mendorong bagian usus yang terlipat agar kembali lurus.

Jika enema gagal atau jika ada tanda-tanda komplikasi seperti robekan usus (perforasi), pembedahan akan diperlukan. Pembedahan bertujuan untuk menarik bagian usus yang terlipat kembali ke posisi normalnya. Jika ada bagian usus yang rusak atau mati, dokter akan mengangkat bagian tersebut dan menyambungkan kembali bagian usus yang sehat.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Jika Anda mencurigai adanya gejala usus terlipat, baik pada diri sendiri maupun pada anak kecil, segera cari pertolongan medis darurat. Kondisi ini sangat serius dan berpotensi mengancam nyawa. Jangan menunda untuk pergi ke unit gawat darurat terdekat, karena diagnosis dan penanganan dini adalah kunci untuk mencegah komplikasi serius.

**Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc**
Usus terlipat (intususepsi) adalah kondisi medis serius yang membutuhkan perhatian cepat. Mengenali gejala seperti nyeri perut mendadak, muntah, dan feses “jeli stroberi” merupakan langkah awal yang krusial. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi awal mengenai kesehatan pencernaan atau gejala yang mengkhawatirkan, Anda dapat menghubungi dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc. Dokter profesional di Halodoc siap memberikan saran dan arahan medis yang tepat untuk kondisi Anda.