Waspada Wilms Tumor: Gejala dan Pengobatan pada Anak

Apa Itu Wilms Tumor? Kanker Ginjal Langka yang Menyerang Anak-Anak
Wilms tumor adalah jenis kanker ginjal paling umum yang biasanya menyerang anak-anak. Kanker ini juga dikenal dengan nama nefroblastoma. Umumnya, Wilms tumor didiagnosis pada anak-anak di bawah usia 5 tahun, meskipun kasus pada orang dewasa juga dapat terjadi.
Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan tumor pada salah satu atau kedua ginjal. Wilms tumor berasal dari sel-sel ginjal yang belum matang atau embrionik, yang disebut nefroblas. Kanker ini merupakan sekitar 6% dari semua kasus kanker anak dan pertama kali dideskripsikan oleh dokter Jerman bernama Dr. Max Wilms.
Siapa Saja yang Berisiko Terkena Wilms Tumor?
Meskipun penyebab pasti Wilms tumor tidak selalu jelas, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya. Risiko tertinggi ditemukan pada anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah 5 tahun.
Beberapa kondisi genetik atau kelainan bawaan juga diketahui meningkatkan risiko Wilms tumor. Kondisi tersebut meliputi:
- Aniridia: Kondisi langka di mana seseorang dilahirkan tanpa sebagian atau seluruh iris mata.
- Hemihypertrophy: Kondisi pertumbuhan abnormal di mana satu sisi tubuh atau organ lebih besar dari sisi lainnya.
- Cryptorchidism: Testis yang gagal turun ke dalam skrotum pada bayi laki-laki.
- Hipospadia: Kelainan bawaan pada penis laki-laki di mana uretra (saluran kencing) tidak berakhir di ujung penis.
Gejala Wilms Tumor yang Perlu Diwaspadai
Deteksi dini sangat penting dalam penanganan Wilms tumor. Gejala paling umum yang sering diperhatikan adalah benjolan di perut. Benjolan ini biasanya tidak nyeri dan dapat teraba oleh orang tua atau dokter saat pemeriksaan fisik.
Selain benjolan di perut, beberapa gejala lain yang mungkin muncul antara lain:
- Darah dalam urine (hematuria), yang mungkin terlihat sebagai urine berwarna merah muda, merah, atau coklat.
- Demam yang tidak jelas penyebabnya.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi).
- Nyeri perut atau pembengkakan perut.
- Penurunan nafsu makan dan berat badan yang tidak disengaja.
- Mual dan muntah.
Jika ada satu atau lebih gejala ini muncul pada anak, disarankan untuk segera mencari pemeriksaan medis.
Penyebab Wilms Tumor
Penyebab Wilms tumor secara pasti belum sepenuhnya dipahami. Namun, kondisi ini diduga terkait dengan mutasi genetik. Mutasi ini umumnya terjadi pada gen yang berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan sel-sel ginjal.
Selama perkembangan janin, sel-sel ginjal embrionik (nefroblas) yang seharusnya matang menjadi sel ginjal normal, justru terus tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkontrol. Pertumbuhan abnormal inilah yang kemudian membentuk tumor.
Bagaimana Wilms Tumor Didiagnosis?
Diagnosis Wilms tumor melibatkan serangkaian pemeriksaan untuk mengkonfirmasi keberadaan tumor dan menilai penyebarannya. Proses diagnosis biasanya diawali dengan pemeriksaan fisik, di mana dokter akan meraba area perut untuk mendeteksi adanya benjolan.
Beberapa pemeriksaan lanjutan yang dapat dilakukan meliputi:
- Tes pencitraan: Ultrasound, CT scan, atau MRI digunakan untuk mendapatkan gambaran detail ginjal dan area sekitarnya.
- Tes darah dan urine: Untuk memeriksa fungsi ginjal dan mencari tanda-tanda lain yang relevan.
- Biopsi: Meskipun jarang dilakukan sebelum operasi karena risiko penyebaran sel kanker, dalam beberapa kasus, sampel jaringan tumor mungkin diambil untuk analisis lebih lanjut.
Pilihan Pengobatan untuk Wilms Tumor
Pengobatan Wilms tumor umumnya melibatkan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan beberapa modalitas terapi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan tumor dan mencegah kekambuhan.
Beberapa metode pengobatan utama meliputi:
- Pembedahan: Prosedur ini sering menjadi langkah awal untuk mengangkat tumor. Dokter mungkin akan melakukan nefrektomi parsial (mengangkat sebagian ginjal) atau nefrektomi total (mengangkat seluruh ginjal) yang terkena.
- Kemoterapi: Penggunaan obat-obatan kuat untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dapat diberikan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor atau setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang tersisa.
- Radiasi: Terapi ini menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker. Radiasi sering direkomendasikan untuk kasus tumor yang lebih besar atau yang telah menyebar.
Kombinasi terapi ini disesuaikan dengan stadium kanker dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan.
Pencegahan dan Deteksi Dini Wilms Tumor
Saat ini, tidak ada metode pencegahan spesifik untuk Wilms tumor. Namun, deteksi dini adalah kunci untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Orang tua disarankan untuk:
- Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin pada anak.
- Memerhatikan setiap perubahan pada tubuh anak, terutama munculnya benjolan di perut atau gejala lain yang disebutkan.
- Jika memiliki riwayat keluarga atau kondisi genetik yang meningkatkan risiko, konsultasi dengan dokter untuk skrining rutin mungkin diperlukan.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?
Setiap orang tua yang menemukan benjolan di perut anak atau mengamati gejala Wilms tumor lainnya, seperti darah dalam urine atau demam yang tidak dapat dijelaskan, harus segera mencari pertolongan medis. Diagnosis dan penanganan yang cepat sangat berpengaruh terhadap hasil pengobatan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan konsultasi awal mengenai kondisi kesehatan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter ahli dapat memberikan saran dan rekomendasi pemeriksaan yang diperlukan.



