Ad Placeholder Image

Yuk, Kenali Ciri Penyakit Demam Berdarah Dengue

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Maret 2026

Yuk, Kenali Ciri Ciri Penyakit Demam Berdarah Ini

Yuk, Kenali Ciri Penyakit Demam Berdarah DengueYuk, Kenali Ciri Penyakit Demam Berdarah Dengue

Ciri utama penyakit demam berdarah dengue (DBD) meliputi demam tinggi mendadak hingga 40°C selama 2-7 hari, nyeri sendi dan otot parah yang dikenal sebagai “breakbone fever”, sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, serta munculnya ruam kulit. Fase kritis DBD, yang sering terjadi setelah demam mereda, ditandai dengan bintik merah, mimisan, gusi berdarah, mual/muntah berulang, dan tubuh terasa sangat lemas. Mengenali ciri-ciri ini sangat penting untuk penanganan dini.

Apa Itu Demam Berdarah Dengue (DBD)?

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi. DBD merupakan masalah kesehatan serius di banyak negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Penyakit ini dapat bermanifestasi dari gejala ringan hingga kondisi yang mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan tepat.

Ciri Ciri Penyakit Demam Berdarah: Gejala Utama

Mengenali ciri ciri penyakit demam berdarah sejak awal sangat krusial untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Gejala DBD umumnya muncul 4-10 hari setelah gigitan nyamuk terinfeksi. Berikut adalah rincian gejala utama yang patut diwaspadai:

  • Demam Tinggi Mendadak

    Salah satu ciri paling khas dari DBD adalah demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Suhu tubuh dapat melonjak drastis hingga mencapai 39-40°C dan biasanya menetap selama 2 hingga 7 hari.

  • Nyeri Otot dan Sendi Hebat (“Breakbone Fever”)

    Penderita seringkali merasakan nyeri yang sangat hebat pada otot dan sendi, seolah-olah tulang terasa patah. Kondisi ini yang membuatnya dijuluki “breakbone fever” atau demam patah tulang.

  • Sakit Kepala dan Nyeri Belakang Mata

    Sakit kepala berat, terutama di bagian dahi, merupakan gejala umum lainnya. Selain itu, penderita juga sering mengeluhkan nyeri tajam di bagian belakang mata yang memburuk saat mata digerakkan.

  • Ruam Merah pada Kulit

    Munculnya bintik-bintik kemerahan pada kulit atau petekie adalah tanda demam berdarah. Ruam ini biasanya terlihat pada hari ke-2 hingga ke-5 demam dan tidak hilang saat kulit ditekan.

  • Mual dan Muntah

    Penderita DBD sering mengalami mual, muntah, serta kehilangan nafsu makan. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak diatasi dengan asupan cairan yang cukup.

Tanda Perdarahan pada DBD

Selain gejala utama, demam berdarah juga dapat menunjukkan tanda-tanda perdarahan akibat penurunan jumlah trombosit. Tanda perdarahan ini mengindikasikan kondisi yang lebih serius:

  • Mimisan

    Perdarahan dari hidung atau mimisan dapat terjadi, meskipun tidak selalu dalam jumlah banyak. Kondisi ini menunjukkan adanya gangguan pada pembekuan darah.

  • Gusi Berdarah

    Gusi yang berdarah tanpa sebab yang jelas, seperti saat menyikat gigi, juga merupakan salah satu tanda perdarahan.

  • Mudah Memar

    Kulit yang mudah memar atau munculnya bercak kebiruan tanpa benturan yang signifikan harus diwaspadai sebagai tanda demam berdarah.

  • Perdarahan Internal

    Dalam kasus yang parah, dapat terjadi perdarahan internal yang ditunjukkan oleh tinja berwarna hitam (melena) atau muntah darah. Ini adalah kondisi darurat medis.

Fase Kritis dan Tanda Bahaya Demam Berdarah

Fase kritis DBD seringkali mengecoh, karena demam penderita biasanya turun antara hari ke-4 hingga ke-7. Banyak yang mengira sudah sembuh, padahal ini adalah periode paling berbahaya. Pada fase ini, kebocoran plasma dan perdarahan dapat terjadi. Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda bahaya berikut:

  • Nyeri Perut Hebat

    Nyeri pada perut yang terasa hebat dan terus-menerus adalah tanda serius yang tidak boleh diabaikan.

  • Muntah Terus Menerus

    Muntah yang tidak berhenti, lebih dari tiga kali dalam satu jam atau empat kali dalam enam jam, dapat memperburuk dehidrasi dan menjadi tanda bahaya.

  • Lemas, Gelisah, atau Penurunan Kesadaran

    Penderita terlihat sangat lemas, gelisah, atau bahkan menunjukkan penurunan tingkat kesadaran. Ini merupakan indikasi adanya syok atau komplikasi serius lainnya.

  • Tangan dan Kaki Dingin serta Pucat

    Kulit terasa dingin, lembap, dan pucat terutama pada bagian tangan serta kaki, seringkali disertai keringat dingin. Kondisi ini adalah ciri syok akibat kebocoran plasma yang parah.

  • Napas Cepat

    Pernapasan yang menjadi cepat dan sulit dapat mengindikasikan adanya masalah pernapasan atau syok yang mendalam.

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Penyebab utama demam berdarah adalah infeksi salah satu dari empat serotipe virus dengue (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4). Penularan virus ini terjadi melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk ini aktif menggigit pada siang hari, terutama pada pagi dan sore hari. Penularan juga bisa terjadi melalui nyamuk Aedes albopictus.

Langkah Pengobatan Demam Berdarah

Saat ini, belum ada obat antivirus spesifik untuk demam berdarah. Pengobatan DBD bersifat suportif, berfokus pada meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Hal ini meliputi:

  • Pemberian cairan oral untuk mencegah dehidrasi.
  • Obat pereda demam dan nyeri seperti parasetamol.
  • Monitoring ketat kadar trombosit dan hematokrit.
  • Pemberian cairan intravena (infus) pada kasus dehidrasi berat atau syok.
  • Transfusi darah atau komponen darah jika terjadi perdarahan hebat.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Pencegahan demam berdarah adalah kunci untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini. Strategi pencegahan utama meliputi:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin (bak mandi, vas bunga).
  • Menutup rapat-rapat tempat penampungan air.
  • Mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk.
  • Menggunakan kelambu saat tidur dan memakai losion anti nyamuk.
  • Memelihara ikan pemakan jentik di penampungan air.
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Jika ada yang mengalami ciri ciri penyakit demam berdarah seperti demam tinggi mendadak disertai nyeri otot, sakit kepala, atau ruam, segera konsultasikan dengan dokter. Lebih lanjut, jika demam sudah turun namun muncul tanda bahaya seperti nyeri perut hebat, muntah terus menerus, lemas, gelisah, atau tangan serta kaki dingin dan pucat, segeralah mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan kadar trombosit dan pemantauan kondisi secara profesional sangat penting karena DBD dapat memburuk dengan cepat.

Untuk informasi kesehatan lebih lanjut dan konsultasi dengan dokter terpercaya, jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Halodoc, dapatkan rekomendasi medis praktis dan cepat mengenai kondisi kesehatan.