Ad Placeholder Image

Yuk Kenali Jenis Hernia Inguinalis, Bedanya Gampang Dipahami

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Jenis Hernia Inguinalis: Indirek dan Direk, Ini Bedanya

Yuk Kenali Jenis Hernia Inguinalis, Bedanya Gampang DipahamiYuk Kenali Jenis Hernia Inguinalis, Bedanya Gampang Dipahami

Memahami Jenis Hernia Inguinalis: Indirek, Direk, dan Kondisi Serius

Hernia inguinalis adalah kondisi umum yang terjadi ketika sebagian organ dalam perut, seperti usus, menonjol melalui titik lemah di dinding otot perut. Penonjolan ini sering terlihat sebagai benjolan di area selangkangan. Pemahaman mengenai jenis hernia inguinalis sangat penting untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, mengingat ada dua tipe utama berdasarkan jalur tonjolan dan dua kategori berdasarkan kondisi isinya yang dapat berkembang menjadi serius.

Definisi Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis adalah tonjolan jaringan lunak, umumnya bagian dari usus atau lapisan rongga perut, yang keluar melalui area lemah di daerah selangkangan (inguinal). Saluran inguinal sendiri adalah lorong di dinding perut yang pada pria merupakan jalur turunnya testis dari perut ke skrotum, sedangkan pada wanita merupakan tempat lewatnya ligamen bundar yang menyokong rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri, terutama saat batuk, membungkuk, atau mengangkat beban berat.

Jenis Hernia Inguinalis Berdasarkan Jalur Tonjolan

Secara garis besar, jenis hernia inguinalis dikategorikan menjadi dua tipe utama berdasarkan lokasi dan mekanisme penonjolan:

Hernia Inguinalis Indirek (Tidak Langsung)

Hernia inguinalis indirek merupakan jenis yang paling sering terjadi. Kondisi ini sering kali bersifat bawaan atau kongenital. Penyebab utamanya adalah kegagalan saluran inguinal untuk menutup sempurna setelah kelahiran, yang seharusnya terjadi secara alami. Akibatnya, ada celah atau “pintu” terbuka di cincin inguinal internal.

Isi perut kemudian dapat menonjol melalui cincin inguinal internal (bagian atas saluran) dan bisa turun jauh ke dalam skrotum pada pria atau labia pada wanita. Jenis hernia ini paling umum terjadi pada bayi, anak-anak, dan pria muda.

Hernia Inguinalis Direk (Langsung)

Hernia inguinalis direk umumnya terjadi pada orang dewasa, terutama pada pria yang lebih tua. Jenis ini tidak melalui saluran inguinal secara langsung seperti hernia indirek. Sebaliknya, penonjolan terjadi melalui titik lemah yang didapat di dinding otot perut bagian bawah. Kelemahan pada dinding otot perut ini dapat berkembang seiring waktu akibat tekanan berulang atau penuaan. Faktor risiko meliputi batuk kronis, sembelit, mengangkat beban berat, dan kehamilan.

Jenis Hernia Inguinalis Berdasarkan Kondisi Isi

Selain berdasarkan jalur tonjolan, hernia inguinalis juga dapat dikategorikan berdasarkan kondisi isi kantung hernia. Kedua kondisi ini menunjukkan tingkat keparahan yang berbeda dan memerlukan perhatian medis segera:

Hernia Inkarserata (Terjepit)

Hernia inkarserata terjadi ketika isi kantung hernia, biasanya usus, terjebak di luar dinding perut dan tidak dapat didorong kembali ke dalam. Kondisi ini menyebabkan nyeri hebat dan dapat menghambat fungsi usus. Meskipun belum ada gangguan aliran darah, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi lebih serius dan memerlukan penanganan medis.

Hernia Strangulata (Terjepit dengan Gangguan Aliran Darah)

Hernia strangulata adalah komplikasi paling serius dari hernia inkarserata. Pada kondisi ini, penonjolan isi perut tidak hanya terjepit tetapi juga mengalami gangguan aliran darah. Terputusnya pasokan darah ke jaringan yang terjepit dapat menyebabkan kematian jaringan (nekrosis) dan infeksi serius. Hernia strangulata merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan intervensi bedah segera untuk mencegah komplikasi fatal.

Gejala Umum Hernia Inguinalis

Gejala hernia inguinalis bervariasi tergantung ukuran dan keparahannya. Gejala paling umum adalah munculnya benjolan di area selangkangan atau skrotum yang mungkin terasa lebih jelas saat berdiri atau batuk. Benjolan ini bisa menghilang saat berbaring. Rasa nyeri atau tidak nyaman, terutama saat melakukan aktivitas fisik atau mengangkat beban, juga sering dikeluhkan. Pada kasus inkarserata atau strangulata, gejala dapat meliputi nyeri hebat, mual, muntah, dan demam.

Penyebab dan Faktor Risiko Hernia Inguinalis

Penyebab hernia inguinalis bervariasi antara jenis indirek dan direk. Hernia indirek sering disebabkan oleh cacat lahir pada saluran inguinal yang tidak menutup sempurna. Sementara itu, hernia direk berkembang dari kelemahan pada dinding otot perut yang terjadi seiring waktu. Faktor risiko umum yang meningkatkan tekanan di area perut meliputi:

  • Batuk kronis akibat merokok atau kondisi paru-paru.
  • Sembelit kronis yang menyebabkan mengejan saat buang air besar.
  • Mengangkat beban berat secara rutin.
  • Obesitas atau berat badan berlebih.
  • Kehamilan.
  • Pembesaran prostat yang menyebabkan mengejan saat buang air kecil.

Diagnosis dan Pengobatan Hernia Inguinalis

Diagnosis hernia inguinalis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan memeriksa area selangkangan untuk merasakan benjolan, terutama saat pasien berdiri atau batuk. Dalam beberapa kasus, pencitraan seperti USG atau CT scan mungkin diperlukan untuk konfirmasi. Pengobatan utama untuk hernia inguinalis adalah bedah. Operasi bertujuan untuk mendorong kembali isi perut ke tempatnya dan memperkuat dinding otot yang lemah.

Pencegahan Hernia Inguinalis

Meskipun hernia inguinalis indirek seringkali bawaan dan sulit dicegah, beberapa langkah dapat mengurangi risiko terjadinya atau memburuknya hernia, terutama jenis direk. Langkah-langkah pencegahan meliputi menjaga berat badan ideal, menghindari mengangkat beban terlalu berat, mengobati batuk kronis, dan mencegah sembelit dengan mengonsumsi serat dan cairan cukup. Berhenti merokok juga sangat dianjurkan untuk kesehatan pernapasan.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Memahami jenis hernia inguinalis sangat krusial untuk penanganan yang tepat. Jika benjolan di selangkangan muncul, terutama disertai nyeri atau gejala lainnya, jangan tunda untuk mencari pertolongan medis. Konsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc dapat membantu mendapatkan diagnosis akurat dan rekomendasi penanganan yang sesuai. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi serius seperti hernia inkarserata atau strangulata. Kesehatan adalah prioritas, dan Halodoc siap mendukung setiap langkah perjalanan kesehatan.