Macam Macam Masker Oksigen, Pahami Fungsinya!

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Oksigen dan Alat Bantu Pernapasan
- Kondisi Medis yang Membutuhkan Terapi Oksigen
- Studi Terkait Penggunaan Oksigen Medis
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Pernahkah kamu merasa napas menjadi pendek, tersengal-sengal, atau dada terasa berat saat melakukan aktivitas fisik? Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa tubuhmu sedang kekurangan pasokan oksigen. Dalam keadaan normal, udara yang kita hirup sehari-hari mengandung sekitar 21 persen oksigen, yang sudah cukup untuk menjaga fungsi organ tubuh berjalan optimal bagi orang yang sehat. Namun, pada kondisi medis tertentu, paru-paru mungkin tidak dapat menyerap cukup oksigen dari udara bebas, sehingga kadar oksigen dalam darah (saturasi) menurun secara drastis, sebuah kondisi yang secara medis dikenal sebagai hipoksemia.
Mengetahui jenis oksigen dan alat bantu pernapasan sangatlah penting, terutama jika kamu atau anggota keluargamu memiliki riwayat penyakit pernapasan kronis seperti asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), pneumonia, atau bahkan sedang dalam masa pemulihan pasca infeksi saluran pernapasan berat. Oksigen medis adalah gas murni dengan konsentrasi sangat tinggi (biasanya di atas 95 persen) yang dirancang khusus untuk penggunaan terapeutik. Terapi oksigen ini tidak bisa dilakukan sembarangan; diperlukan alat penghantar yang tepat agar jumlah oksigen yang masuk ke dalam saluran pernapasan sesuai dengan kebutuhan seluler tubuh tanpa memicu keracunan oksigen (toksisitas oksigen).
Ada berbagai macam metode pemberian oksigen, mulai dari tabung oksigen portabel yang ringan untuk penggunaan darurat ringan, hingga alat penghantar oksigen tingkat lanjut seperti kanul hidung (nasal cannula) dan masker oksigen (simple face mask atau non-rebreather mask). Masing-masing alat ini memiliki kecepatan aliran (flow rate) dan konsentrasi oksigen (FiO2) yang berbeda-beda. Memilih jenis yang salah justru bisa membuat terapi menjadi tidak efektif, atau dalam kasus tertentu, bisa membahayakan pasien yang memiliki masalah retensi karbon dioksida. Oleh karena itu, memahami fungsi setiap jenis perangkat sangat krusial sebelum kamu memutuskan untuk menyediakan perlengkapan ini di rumah sebagai langkah antisipasi.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk oksigen dan alat bantu pernapasan yang tersedia secara luas? Berikut ulasannya yang bisa kamu jadikan referensi untuk melengkapi kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di rumah!
Rekomendasi Produk Oksigen dan Alat Bantu Pernapasan yang Ampuh
Produk-produk di bawah ini merupakan jenis oksigen portabel dan perangkat alat kesehatan yang aman digunakan untuk pertolongan pertama mandiri di rumah. Pastikan untuk selalu membaca petunjuk penggunaan dengan saksama.
1. Oxycan Green 500 cc
Oxycan Green merupakan oksigen murni dalam kemasan tabung kaleng portabel yang sangat praktis dibawa ke mana saja. Produk ini berisi oksigen dengan tingkat kemurnian 95 persen. Cara kerjanya adalah dengan menyuplai oksigen murni secara instan ke saluran pernapasan saat dihirup, sehingga kadar saturasi oksigen dalam darah dapat kembali meningkat dan mendistribusikan energi ke seluruh jaringan otot dan otak yang kelelahan.
Manfaat spesifik dari Oxycan Green adalah untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah melakukan aktivitas fisik yang berat, berolahraga, mendaki gunung, atau saat merasa pusing dan kelelahan akibat polusi udara yang buruk. Tabung ini sudah dilengkapi dengan tutup yang juga berfungsi sebagai masker mini, sehingga sangat mudah digunakan kapan saja tanpa memerlukan selang tambahan.
Dosis dan aturan pakai:
- Semprotkan oksigen ke dalam hidung atau mulut dengan posisi tutup tabung menempel pada area wajah.
- Tarik napas dalam-dalam saat tombol ditekan. Gunakan selama 1 hingga 2 detik per tarikan napas.
- Dapat diulangi sesuai kebutuhan hingga tubuh merasa lebih segar atau pernapasan kembali normal.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oxycan Green 500 cc di Toko Kesehatan Halodoc
2. Oxycan Regular 500 cc
Sama seperti varian Green, Oxycan Regular juga merupakan penyuplai oksigen portabel yang diformulasikan untuk memberikan pertolongan darurat ringan. Produk ini mengandung oksigen murni bertekanan yang dirancang untuk penggunaan inhalasi langsung. Oksigen murni yang masuk akan berikatan dengan hemoglobin dalam sel darah merah, membantu mengatasi kondisi kekurangan oksigen jaringan secara cepat.
Produk ini sangat bermanfaat sebagai pertolongan pertama pada kondisi sesak napas ringan yang tiba-tiba muncul di rumah, stres berat yang memicu hiperventilasi, atau kelelahan ekstrem. Desainnya yang ergonomis dan tanpa selang membuatnya menjadi peralatan wajib yang harus ada di kotak P3K mobil atau rumah tangga.
Dosis dan aturan pakai:
- Buka tutup kecil pada tabung, lalu pasangkan tutup transparan yang berfungsi sebagai masker ke lubang penyemprot.
- Tempelkan masker pada hidung dan mulut.
- Tekan tombol penyemprot sambil menarik napas dalam. Ulangi 2 hingga 3 kali tarikan napas sesuai dengan tingkat keluhan yang dirasakan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jika sesak tidak kunjung membaik, segera cari pertolongan medis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oxycan Regular 500 cc di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Aman Menggunakan Oksigen di Rumah
- Oksigen adalah gas yang sangat mudah mempercepat pembakaran. Jangan pernah merokok atau menyalakan api (termasuk lilin atau kompor) di ruangan tempat oksigen sedang digunakan.
- Jauhkan tabung oksigen atau kaleng oksigen portabel dari paparan sinar matahari langsung, sumber panas, atau suhu di atas 50 derajat Celsius agar tidak meledak.
- Jangan gunakan losion berbahan dasar minyak (petroleum jelly) pada wajah atau hidung saat menggunakan terapi oksigen, gunakanlah pelembap berbahan dasar air untuk menghindari risiko iritasi atau percikan api mikroskopis.
3. OneMed Masker Oksigen Dewasa
OneMed Masker Oksigen (Simple Face Mask) adalah perangkat alat kesehatan berupa sungkup muka plastik yang dirancang menutupi area hidung dan mulut secara bersamaan. Masker ini tidak memiliki kantong reservoir dan memiliki lubang-lubang kecil di sisi kanan-kirinya untuk jalur keluarnya udara ekspirasi (karbon dioksida) serta bercampurnya oksigen murni dengan udara ruangan.
Alat ini bermanfaat untuk menghantarkan aliran oksigen sedang (sekitar 5 hingga 8 liter per menit) yang disambungkan ke tabung oksigen medis besar atau mesin oksigen konsentrator. Penggunaan masker ini direkomendasikan bagi pasien yang membutuhkan konsentrasi oksigen antara 40 hingga 60 persen, misalnya pada kasus asma akut, hipoksia ringan hingga sedang, atau perawatan pasca operasi.
Dosis dan aturan pakai:
- Sambungkan selang masker ke sumber oksigen (regulator tabung oksigen).
- Atur aliran oksigen sesuai anjuran dokter (biasanya 5-8 Liter per Menit). JANGAN gunakan masker ini pada aliran di bawah 5 LPM karena dapat menyebabkan pasien menghirup kembali karbon dioksida.
- Posisikan sungkup menutupi hidung dan mulut, lalu tarik tali elastis ke belakang kepala untuk mengencangkannya. Jepit klip logam di bagian hidung agar masker pas di wajah.
Alat ini adalah perangkat medis sekali pakai (disposable) atau hanya untuk satu pasien guna mencegah kontaminasi bakteri silang.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan OneMed Masker Oksigen Dewasa di Toko Kesehatan Halodoc
4. OneMed Nasal Oxygen Cannula Dewasa
Nasal Oxygen Cannula (Kanul Hidung) dari OneMed adalah selang kecil berbahan plastik medis transparan dan fleksibel yang memiliki dua cabang pendek (prong). Kedua cabang ini dimasukkan langsung ke dalam kedua lubang hidung pasien. Cara kerjanya adalah dengan menyuplai oksigen aliran rendah secara langsung ke rongga hidung, sehingga pasien tetap bisa bernapas, makan, minum, dan berbicara dengan nyaman tanpa terhalang masker.
Kanul hidung sangat bermanfaat untuk terapi oksigen pemeliharaan jangka panjang pada pasien PPOK kronis, pasien rawat jalan, atau penderita gagal jantung yang membutuhkan suplementasi oksigen aliran rendah (1 hingga 6 liter per menit). Alat ini mampu memberikan konsentrasi oksigen berkisar antara 24 hingga 44 persen, tergantung pada laju aliran gas yang diatur pada regulator.
Dosis dan aturan pakai:
- Hubungkan ujung panjang selang ke sumber oksigen medis.
- Masukkan kedua prong yang melengkung ke dalam lubang hidung. Pastikan arah lengkungan mengikuti anatomi hidung ke bawah.
- Kaitkan selang ke belakang kedua telinga seperti memakai kacamata, lalu serut pengunci di bawah dagu agar selang tidak mudah lepas.
- Atur aliran oksigen maksimal di angka 6 Liter per Menit. Jika melebihi angka tersebut, mukosa hidung bisa mengering dan berdarah.
Alat ini harus diganti secara berkala (idealnya setiap 1-2 minggu) jika digunakan untuk perawatan homecare agar tidak menjadi sarang bakteri.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan OneMed Nasal Oxygen Cannula Dewasa di Toko Kesehatan Halodoc
Kondisi Medis yang Membutuhkan Terapi Oksigen
1. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
Pada penderita PPOK, saluran udara menyempit dan kantung udara di paru-paru mengalami kerusakan, sehingga paru-paru kesulitan membuang karbon dioksida dan menyerap oksigen. Penggunaan oksigen melalui nasal cannula dengan aliran rendah sangat membantu memperbaiki saturasi mereka tanpa menghilangkan dorongan alami tubuh untuk bernapas.
2. Serangan Asma Berat
Asma menyebabkan peradangan dan pembengkakan hebat pada bronkus. Saat terjadi serangan parah, jalan napas menjadi sangat sempit sehingga suplai oksigen ke tubuh merosot drastis. Pada kondisi ini, penderita sering kali membutuhkan masker oksigen dengan kecepatan aliran sedang hingga tinggi di rumah sakit sembari diberikan obat bronkodilator.
Studi Terkait Penggunaan Oksigen Medis
The Medical Journal of Australia menerbitkan studi di tahun 2018 yang menjelaskan bahwa pemberian terapi oksigen yang berlebihan (hiperoksia) justru dapat membahayakan pasien kritis, dibandingkan dengan mempertahankan saturasi oksigen pada target yang tepat (normoksia).
Studi ini menekankan pentingnya menggunakan oksimeter denyut (pulse oximeter) untuk memantau saturasi oksigen pasien di rumah. Bagi orang dengan paru-paru sehat, target saturasi adalah 94-98%. Sedangkan bagi pasien PPOK kronis, target saturasinya umumnya dipertahankan di angka 88-92% untuk mencegah komplikasi penumpukan karbon dioksida di otak yang mematikan.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Jika penggunaan oksigen portabel mandiri di rumah tidak meredakan keluhan dan kamu terus merasakan sesak napas, dada berdebar keras, wajah memucat, hingga bibir dan ujung jari membiru (sianosis), itu adalah tanda kegawatdaruratan medis.
Kamu bisa mendapatkan produk-produk kesehatan pernapasan seperti oksigen kaleng, masker, selang kanul, dan beli obat online di Halodoc dengan praktis. Semuanya tersedia lengkap, terjamin keasliannya, dan langsung diantar ke depan pintu rumahmu.
Selain itu, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan pernapasan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan pun dan di mana pun kamu berada.
Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Oxygen Therapy for Children.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Oxygen therapy.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Oxygen Therapy: What It Is, Types & Benefits.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) / PubMed. Diakses pada 2024. Oxygen toxicity and tolerance.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Panduan Terapi Oksigen pada Pasien Penyakit Paru.
FAQ
1. Apakah Oxycan aman digunakan setiap hari?
Oxycan aman digunakan sebagai pertolongan pertama untuk meredakan kelelahan, sesak ringan, atau setelah olahraga berat. Namun, ini tidak diperuntukkan sebagai pengganti terapi oksigen medis harian untuk penderita penyakit pernapasan kronis.
2. Apa perbedaan masker oksigen biasa dengan rebreather mask?
Masker oksigen biasa (simple mask) hanya menyalurkan oksigen dan mencampurnya dengan sedikit udara luar, cocok untuk aliran sedang. Sedangkan rebreather atau non-rebreather mask memiliki kantong reservoir (kantung plastik di bawah masker) yang menyimpan oksigen murni untuk dihantarkan dengan aliran sangat tinggi pada kasus kritis darurat.
3. Kapan saya harus mengganti selang oksigen (nasal cannula) di rumah?
Nasal cannula sebaiknya diganti setiap 1 hingga 2 minggu sekali jika digunakan secara rutin setiap hari. Mengganti selang secara teratur bertujuan untuk mencegah infeksi saluran pernapasan akibat menumpuknya bakteri, jamur, atau kotoran di dalam selang plastik.
4. Bagaimana cara mengetahui apakah saya butuh tambahan oksigen?
Cara paling akurat adalah dengan menggunakan alat oksimeter yang dijepit di ujung jari. Jika saturasi oksigen (SpO2) menunjukkan angka di bawah 95% disertai dengan gejala napas cepat, pusing, dan detak jantung meningkat tajam, kamu mungkin membutuhkan suplementasi oksigen dan segera butuh pemeriksaan medis.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Paru terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.








