Ad Placeholder Image

Yuk Pahami Kista Ductus Thyroglossus di Leher Anak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 April 2026

Kenali Kista Ductus Thyroglossus, Benjolan Leher Bergerak

Yuk Pahami Kista Ductus Thyroglossus di Leher AnakYuk Pahami Kista Ductus Thyroglossus di Leher Anak

Mengenal Kista Duktus Tiroglosus: Benjolan di Leher yang Wajib Diwaspadai

Kista duktus tiroglosus adalah kondisi bawaan lahir berupa benjolan berisi cairan yang muncul di leher. Benjolan ini terbentuk karena saluran tiroid, yang seharusnya menghilang setelah pembentukan kelenjar tiroid selama perkembangan janin, tidak menutup sempurna. Umumnya ditemukan pada anak-anak, kista ini khasnya terletak di garis tengah leher dan akan bergerak saat lidah dijulurkan atau menelan. Pengobatan utamanya adalah melalui tindakan operasi yang dikenal sebagai operasi Sistrunk, bertujuan untuk mengangkat kista secara menyeluruh dan mencegah komplikasi infeksi.

Definisi Kista Duktus Tiroglosus

Kista duktus tiroglosus merupakan jenis kista kongenital, yaitu kelainan yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya kantung berisi cairan di area leher. Kista ini muncul sebagai konsekuensi dari kegagalan penutupan sempurna saluran tiroglosus, sebuah jalur sementara yang dilalui kelenjar tiroid saat bermigrasi dari dasar lidah ke posisi akhirnya di leher selama fase perkembangan janin. Ketika saluran ini tidak menutup sepenuhnya, sisa-sisa sel dapat membentuk kantung atau kista yang kemudian terisi cairan. Benjolan ini biasanya berukuran kecil, namun bisa membesar dan menjadi lebih terlihat seiring waktu.

Gejala Kista Duktus Tiroglosus

Ciri utama kista duktus tiroglosus adalah adanya benjolan yang dapat dirasakan di leher. Lokasi benjolan ini sangat spesifik, yaitu di garis tengah leher, seringkali berada di bawah tulang hioid. Salah satu karakteristik yang membedakan kista ini adalah pergerakannya. Benjolan akan ikut bergerak ke atas saat seseorang menjulurkan lidah atau menelan.

Selain benjolan itu sendiri, ada beberapa gejala lain yang mungkin muncul, terutama jika kista mengalami infeksi:

  • Benjolan menjadi merah dan terasa lunak saat disentuh.
  • Nyeri di area benjolan dan sekitarnya.
  • Munculnya rasa sakit tenggorokan.
  • Pembengkakan pada benjolan yang bisa disertai dengan nanah.
  • Kesulitan menelan atau berbicara jika kista cukup besar.

Gejala infeksi ini memerlukan perhatian medis segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Penyebab Kista Duktus Tiroglosus

Penyebab utama kista duktus tiroglosus adalah kelainan perkembangan selama kehamilan. Selama minggu-minggu awal perkembangan janin, kelenjar tiroid terbentuk di dasar lidah dan bergerak turun menuju posisi definitifnya di bagian depan leher. Jalur migrasi ini dikenal sebagai duktus tiroglosus atau saluran tiroglosus. Normalnya, saluran ini akan menghilang atau menutup sepenuhnya setelah kelenjar tiroid mencapai lokasinya.

Namun, pada beberapa kasus, saluran tiroglosus gagal menutup sempurna. Sisa-sisa jaringan dari saluran ini dapat membentuk rongga atau kantung yang kemudian terisi dengan cairan mukus yang dihasilkan oleh sel-sel lapisan. Inilah yang kemudian berkembang menjadi kista duktus tiroglosus. Kondisi ini sepenuhnya bersifat bawaan lahir dan tidak dapat dicegah melalui tindakan gaya hidup tertentu.

Diagnosis Kista Duktus Tiroglosus

Diagnosis kista duktus tiroglosus umumnya dimulai dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan meraba benjolan di leher dan meminta pasien untuk menjulurkan lidah atau menelan untuk mengamati pergerakan khas kista. Selain pemeriksaan fisik, dokter mungkin merekomendasikan beberapa pemeriksaan penunjang untuk mengonfirmasi diagnosis dan menyingkirkan kemungkinan kondisi lain.

Pemeriksaan yang umum dilakukan meliputi:

  • Ultrasonografi (USG) leher, untuk melihat ukuran, lokasi, dan karakteristik kista secara lebih jelas.
  • Computed Tomography (CT) scan atau Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk mendapatkan gambaran detail anatomi leher, terutama jika ada kekhawatiran tentang komplikasi atau keterlibatan struktur lain.
  • Pemeriksaan fungsi tiroid, untuk memastikan kelenjar tiroid berfungsi normal, karena terkadang jaringan tiroid ektopik dapat ditemukan di dalam kista.

Penting bagi dokter untuk memastikan bahwa benjolan tersebut memang kista duktus tiroglosus dan bukan jenis benjolan leher lainnya.

Pengobatan Kista Duktus Tiroglosus

Pengobatan utama dan paling efektif untuk kista duktus tiroglosus adalah tindakan operasi. Prosedur bedah yang direkomendasikan secara luas adalah operasi Sistrunk. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk mengangkat kista secara menyeluruh, termasuk bagian dari tulang hioid dan sisa saluran tiroglosus yang mungkin membentang hingga ke pangkal lidah. Pengangkatan yang komprehensif ini sangat penting untuk mencegah kekambuhan kista di kemudian hari.

Jika kista mengalami infeksi sebelum operasi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik terlebih dahulu untuk mengatasi infeksi. Setelah infeksi mereda, barulah operasi Sistrunk dapat dilakukan. Operasi ini umumnya aman dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Tanpa pengangkatan, kista duktus tiroglosus berisiko tinggi untuk mengalami infeksi berulang dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Apabila benjolan di leher terdeteksi, meskipun tidak menimbulkan nyeri atau gejala lainnya, sangat dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis. Diagnosis dini kista duktus tiroglosus memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan efektif sebelum munculnya komplikasi.

Beberapa tanda yang mengharuskan seseorang untuk segera mengunjungi dokter meliputi:

  • Benjolan di leher yang membesar dengan cepat.
  • Benjolan terasa nyeri, merah, atau hangat saat disentuh, mengindikasikan infeksi.
  • Munculnya demam yang tidak dapat dijelaskan.
  • Kesulitan menelan, bernapas, atau berbicara akibat benjolan yang membesar.
  • Keluarnya cairan atau nanah dari benjolan.

Pemeriksaan oleh dokter spesialis sangat penting untuk menentukan diagnosis yang akurat dan merencanakan langkah penanganan yang tepat.

Kesimpulan:
Kista duktus tiroglosus adalah kondisi bawaan lahir yang memerlukan diagnosis dan penanganan yang tepat. Mengenali gejalanya, terutama benjolan di garis tengah leher yang bergerak saat menelan, merupakan langkah awal yang krusial. Pengobatan melalui operasi Sistrunk menjadi solusi terbaik untuk mengatasi kista ini dan mencegah komplikasi. Apabila menemukan benjolan mencurigakan di leher, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis dapat diatur dengan mudah untuk mendapatkan informasi dan penanganan medis yang akurat.