Ad Placeholder Image

Yuk, Pahami Trakea Manusia, Batang Tenggorokan Kita

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Trakea Manusia: Garda Depan Napas Kita

Yuk, Pahami Trakea Manusia, Batang Tenggorokan KitaYuk, Pahami Trakea Manusia, Batang Tenggorokan Kita

DAFTAR ISI


Tenggorokan adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki peran ganda yang sangat vital, yakni dalam sistem pernapasan dan sistem pencernaan. Secara medis, struktur yang sering kita sebut sebagai tenggorokan ini merupakan saluran muskulo-membranosa yang kompleks. Memahami bahwa tenggorokan terbagi menjadi beberapa bagian yaitu faring, laring, dan epiglotis akan membantu kita lebih waspada terhadap berbagai gangguan kesehatan yang mungkin muncul, mulai dari radang tenggorokan biasa hingga kondisi yang lebih serius.

Sebagai saluran yang dilewati oleh udara menuju paru-paru dan makanan menuju lambung, tenggorokan dilengkapi dengan mekanisme koordinasi yang luar biasa. Setiap bagian memiliki struktur epitel dan otot yang berbeda, disesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Misalnya, bagian yang dilewati makanan memiliki perlindungan lebih kuat terhadap gesekan dibandingkan bagian yang hanya dilewati oleh udara.

Mengetahui anatomi ini bukan sekadar pengetahuan medis dasar, tetapi juga kunci untuk memahami mengapa gejala penyakit tenggorokan bisa bervariasi. Jika kamu merasakan nyeri saat menelan, suara serak, atau sensasi mengganjal, kemungkinan besar ada gangguan pada salah satu bagian spesifik tersebut. Dengan memahami fungsinya, kamu bisa lebih tepat dalam menentukan langkah penanganan, termasuk saat harus beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk meredakan gejala ringan secara mandiri.

Mari kita ulas lebih dalam mengenai pembagian struktur tenggorokan dan bagaimana masing-masing bagian bekerja untuk menjaga kelangsungan hidup kita sehari-hari.

Mengenal Anatomi Tenggorokan Manusia

Tenggorokan secara anatomi dikenal dengan istilah faring. Namun, dalam konteks kesehatan yang lebih luas, tenggorokan mencakup area dari belakang rongga hidung hingga ke bagian atas trakea (batang tenggorokan) dan esofagus (kerongkongan). Struktur ini tersusun atas otot-otot rangka yang dilapisi oleh selaput lendir (mukosa). Mukosa ini berfungsi untuk menjaga kelembapan dan melindungi jaringan di bawahnya dari infeksi atau iritasi akibat zat asing.

Penting untuk diingat bahwa tenggorokan terbagi menjadi beberapa bagian yaitu tiga area utama pada faring, ditambah dengan struktur laring yang berada di bawahnya. Koordinasi antara sistem saraf dan otot di area ini memastikan bahwa saat kita bernapas, udara masuk ke jalur yang benar, dan saat kita makan, makanan tidak “salah masuk” ke saluran pernapasan yang bisa menyebabkan tersedak.

Faring: Saluran Utama Tenggorokan

Faring adalah saluran berbentuk tabung yang panjangnya sekitar 12-13 cm. Faring berfungsi sebagai jalan bagi udara dan makanan. Secara mendetail, faring sendiri terbagi lagi menjadi tiga bagian utama:

1. Nasofaring

Ini adalah bagian paling atas dari tenggorokan yang terletak di belakang rongga hidung. Nasofaring berfungsi hanya sebagai saluran udara. Di sini terdapat tuba eustachius yang menghubungkan tenggorokan dengan telinga tengah, berfungsi menyeimbangkan tekanan udara. Selain itu, terdapat adenoid, jaringan limfoid yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh untuk menangkap patogen yang masuk melalui hidung.

2. Orofaring

Orofaring terletak di belakang rongga mulut, tepat di bawah nasofaring. Bagian ini dapat dilewati oleh udara maupun makanan. Di orofaring, terdapat amandel atau tonsil palatina yang sering kali mengalami peradangan (amandel). Otot-otot di orofaring berperan penting dalam proses awal menelan, mendorong bolus makanan menuju kerongkongan.

3. Laringofaring (Hipofaring)

Ini adalah bagian terbawah dari faring sebelum bercabang menjadi laring dan esofagus. Laringofaring berfungsi untuk mengatur jalannya udara ke paru-paru dan makanan ke lambung. Area ini memiliki koordinasi otot yang sangat sensitif untuk mencegah aspirasi (masuknya benda asing ke paru-paru).

Laring: Sang Kotak Suara

Laring sering disebut sebagai “kotak suara” karena di sinilah pita suara berada. Laring terletak di antara faring dan trakea. Selain berfungsi menghasilkan suara, laring juga berperan penting dalam melindungi trakea agar tidak kemasukan benda asing saat proses menelan terjadi.

Struktur laring terdiri dari beberapa tulang rawan, yang paling menonjol pada pria adalah kartilago tiroid atau yang dikenal dengan nama jakun. Di dalam laring, terdapat dua pita elastis yang bergetar saat udara melewatinya, menciptakan resonansi suara yang kita gunakan untuk berbicara. Jika laring mengalami peradangan (laringitis), biasanya seseorang akan mengalami suara serak atau kehilangan suara sementara.

Tips Menjaga Kesehatan Tenggorokan
  1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter sehari untuk menjaga mukosa tetap lembap.
  2. Hindari merokok dan paparan asap rokok yang dapat mengiritasi lapisan tenggorokan secara kronis.
  3. Lakukan kumur air garam hangat jika mulai terasa ada sensasi gatal atau nyeri di area tenggorokan.

Epiglotis: Katup Pelindung Saluran Napas

Berbicara tentang pembagian tenggorokan tidak lengkap tanpa membahas epiglotis. Epiglotis adalah katup berbentuk daun yang terbuat dari tulang rawan elastis. Letaknya berada di pangkal lidah, tepat di atas laring.

Cara kerja epiglotis sangat unik. Saat kita tidak sedang menelan (saat bernapas), epiglotis akan terbuka lebar agar udara bisa masuk ke trakea. Namun, saat kita menelan makanan atau minuman, epiglotis akan secara otomatis melipat ke bawah untuk menutup jalan masuk ke laring dan trakea. Hal ini memastikan makanan langsung meluncur ke esofagus. Jika mekanisme ini terganggu, misalnya karena makan sambil berbicara, makanan bisa masuk ke saluran napas dan memicu refleks batuk atau tersedak hebat.

Hubungan dengan Trakea dan Esofagus

Setelah melewati bagian-bagian di atas, sistem tubuh akan terbagi menjadi dua jalur utama:

1. Trakea (Batang Tenggorokan)

Saluran ini terletak di depan esofagus dan mengalirkan udara menuju paru-paru. Trakea diperkuat oleh cincin tulang rawan berbentuk huruf C untuk menjaganya tetap terbuka setiap saat.

2. Esofagus (Kerongkongan)

Terletak di belakang trakea, saluran ini bersifat elastis dan berfungsi menyalurkan makanan ke lambung melalui gerakan peristaltik (kontraksi otot yang bergelombang).

Masalah Kesehatan Umum pada Bagian Tenggorokan

Karena fungsinya yang terbuka terhadap lingkungan luar (udara dan makanan), tenggorokan rentan terhadap berbagai gangguan. Faringitis atau radang tenggorokan adalah yang paling umum, biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di area orofaring. Gejalanya meliputi nyeri menelan dan tenggorokan terasa kering.

Kondisi lain yang sering terjadi adalah Laryngopharyngeal Reflux (LPR) atau sering disebut “silent reflux”, di mana asam lambung naik hingga ke tenggorokan dan laring, menyebabkan iritasi kronis, rasa mengganjal, dan batuk kering berkepanjangan. Selain itu, tonsilitis (radang amandel) juga sering menyerang, terutama pada anak-anak, yang melibatkan pembengkakan pada jaringan limfoid di orofaring.

Kapan Harus Melakukan Konsultasi Medis?

Sebagian besar masalah tenggorokan bersifat ringan dan bisa sembuh dengan istirahat cukup serta hidrasi yang baik. Namun, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis segera. Jika kamu mengalami kesulitan bernapas, kesulitan menelan yang parah hingga tidak bisa masuk air liur, atau adanya benjolan yang tidak kunjung hilang di area leher, segeralah mencari bantuan profesional.

Jangan menunda jika gejala berlangsung lebih dari dua minggu meskipun sudah mencoba pengobatan mandiri. Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat mengenai keluhanmu, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Studi Terkait

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa koordinasi neuromuskular pada laringofaring sangat krusial dalam mencegah pneumonia aspirasi, terutama pada kelompok lansia. Studi ini menekankan bahwa penurunan sensitivitas saraf di area epiglotis dapat meningkatkan risiko masuknya cairan ke paru-paru secara tidak sengaja.

Penelitian lain dalam jurnal kesehatan anatomi menyebutkan bahwa struktur mukosa pada nasofaring memiliki kepadatan sel goblet yang tinggi, yang berfungsi memproduksi mukus untuk menangkap partikel debu halus. Hal ini membuktikan bahwa setiap bagian tenggorokan memiliki spesialisasi jaringan yang sangat detail demi mendukung sistem pertahanan tubuh manusia.

Kesimpulannya, tenggorokan terbagi menjadi beberapa bagian yaitu faring (nasofaring, orofaring, laringofaring), laring, dan epiglotis, yang semuanya bekerja dalam harmoni. Menjaga kesehatan setiap bagian ini sangat penting untuk memastikan fungsi pernapasan dan pencernaan kita tetap optimal.

FAQ

1. Apakah laring dan faring itu sama?

Tidak, keduanya berbeda namun berhubungan. Faring adalah saluran yang lebih panjang di atas laring yang berfungsi sebagai jalan udara dan makanan, sedangkan laring adalah “kotak suara” yang terletak di bawah faring dan berfungsi khusus sebagai saluran udara serta penghasil suara.

2. Apa fungsi utama epiglotis?

Fungsi utama epiglotis adalah sebagai katup pengaman. Ia menutup saluran pernapasan (laring) saat kita menelan agar makanan dan minuman masuk ke kerongkongan, bukan ke paru-paru.

3. Mengapa tenggorokan terasa sakit saat menelan?

Nyeri saat menelan biasanya merupakan tanda adanya peradangan atau inflamasi di bagian orofaring atau laringofaring. Hal ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau iritasi akibat asam lambung yang naik (refluks).

4. Bagian tenggorokan mana yang disebut jakun?

Jakun secara anatomi adalah tonjolan dari kartilago tiroid yang merupakan bagian dari struktur laring. Tonjolan ini biasanya lebih terlihat jelas pada pria dewasa karena pengaruh hormon testosteron.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Throat Anatomy and Function.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sore Throat: Symptoms, Causes, and Diagnosis.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Bagian-Bagian Tenggorokan dan Gangguannya.
Kenhub. Diakses pada 2026. Anatomy of the Pharynx and Larynx.

Punya Keluhan di Tenggorokan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada tenggorokan, tapi bingung harus minum obat apa atau ke dokter mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.