22 July 2017

Atasi Tekanan Darah Tinggi dengan 5 Buah Ini

Atasi Tekanan Darah Tinggi dengan 5 Buah Ini

Halodoc, Jakarta - Tekanan darah seseorang ditandai dengan dua hal, yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik. Untuk tekanan darah normal, biasanya sistoliknya kurang dari 120 dan diastoliknya kurang dari 80. Sementara bila sistolik sekitar 120-139 atau diastoliknya 80-89, hal itu menunjukkan tekanan darah menuju ke hipertensi. Sementara bila tekanan darah tinggi atau hipertensi, angka sistoliknya sekitar lebih dari 140 dan diastoliknya lebih dari 90.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah yakni dengan mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter, berolahraga, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, dan mengurangi asupan garam. Selain itu, disarankan juga untuk makan buah-buahan yang memiliki khasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Apa saja buah yang dapat mengatasi darah tinggi? berikut 5 daftarnya.

1.  Semangka
Buah semangka memiliki beberapa kandungan yang bermanfaat untuk tubuh yakni vitamin A dan C, magnesium, kalium, dan nutrisi lainnya. Selain itu, semangka memiliki kandungan L-citrulline. Zat ini kan membantu membuat rileks pembuluh darah. Dengan mengonsumsi semangka, bisa memberikan dampak positif pada tekanan darah aorta dan pembuluh darah lainnya.

2.  Blueberry atau Stroberi
Bila kamu memakan sekitar 100 gram buah blueberry atau stroberi setiap minggu, bisa mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi. Perlu diketahui jika tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor utama seseorang terkena penyakit stroke dan jantung. Di dalam buah stroberi dan blueberry memiliki kandungan antosianin (antioksidan) yang berfungsi untuk memberikan warna cerah pada stroberi dan blueberry. Kandungan inilah yang mampu menekan risiko terkenanya tekanan darah tinggi.

3.  Pisang
Di dalam pisang terdapat kandungan kalium yang memiliki khasiat untuk menyeimbangkan jumlah natrium atau garam di dalam sel tubuh kamu. Bila tubuh kamu banyak menerima kalium, tentunya bisa membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi. Kamu bisa mengonsumsi pisang dengan cara memakannya secara utuh, memanggangnnya atau dimakan bersama sereal atau salad.

4.  Kiwi
Kiwi memiliki rasa yang manis dan tajam. Buah berwarna hijau dan berukuran kecil ini memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, kalium, dan folat. Kiwi juga memiliki kandungan serat dan antioksidan yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk tubuh guna membantu kamu mengendalikan tekanan darah. Berdasarkan data dari penelitian, zat bioaktif dalam tiga buah kiwi sehari, bisa menurunkan tekanan darah pada pengidap hipertensi. Selain itu, kiwi sangat berguna untuk meningkatkan daya imun tubuh, membantu memperlancar sistem pencernaan hingga mengobati penyakit asma. Kiwi bisa kamu konsumsi secara utuh atau dijadikan salad maupun smoothie.   

5.  Anggur
Semua jenis anggur memiliki kandungan polifenol. Polifenol merupakan antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kandungan polifenol yang terdapat pada kulit dan daging buah anggur memiliki antioksidan yang tinggi, hal inilah yang bisa membantu mencegah sindrom, metabolik (kondisi yang bisa meningkatkan tekanan darah).


Buah-buah di atas sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin menurunkan tekanan darah tinggi. Kamu bisa mengonsumsi buah-buah tersebut dalam menu keseharian. Selain itu, kamu bisa mendiskusikan masalah tekanan darah dengan dokter yang ada di Halodoc. Aplikasi kesehatan ini memiliki layanan Pharmacy Delivery dan Contact Doctor. Untuk menu Pharmacy Delivery, kamu bisa memesan kebutuhan kesehatan seperti obat melalui smartphone. Di aplikasi Halodoc sendiri ada berbagai macam obat yang disediakan dan telah di klasifikasikan berdasarkan penyakitnya seperti obat untuk sakit batuk dan flu, demam, ibu dan anak, maag dan lambung, diare, mata, kulit, otot dan sendi, antibiotik, hingga kontrasepsi.

Sementara layanan Contact Doctor, memungkinkan kamu untuk ‘curhat’ tentang masalah kesehatan bersama salah satu dokter umum maupun spesialis tanpa harus mengunjungi tempat praktik, membuat janji dengan dokter, atau menunggu lama. Pada menu Contact Doctor, kamu bisa melihat daftar dokter yang disertai dengan nama dokter dan memilih metode kontak baik chat, video call atau voice call. Untuk menggunakan aplikasi Halodoc, kamu bisa men-download di Google Play dan App Store.

BACA JUGA : Ternyata Ini Manfaat Puasa untuk Pengidap Hipertensi