• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Baby Spa Cara Manjakan Si Bayi yang Baru Aktif Bergerak

Baby Spa Cara Manjakan Si Bayi yang Baru Aktif Bergerak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Baby Spa Cara Manjakan Si Bayi yang Baru Aktif Bergerak

Halodoc, Jakarta – Semakin aktif bayi menggunakan otak dan ototnya, maka bayi dapat tumbuh lebih kuat. Kalau ibu mau memanjakan Si Kecil yang sudah mulai aktif bergerak, enggak ada salahnya mencoba spa bayi. Nah, kegiatan ini sudah boleh dilakukan ketika bayi menginjak usia dua bulan. Manfaat lain dari spa bayi adalah dapat melatih gerak otot-otot mungilnya serta sebagai kegiatan yang menyenangkan untuk Si Kecil. Ingin tahu manfaat lain dari spa bayi? Yuk, cari tahu berikut ini:

  • Kaki dan tangan bayi yang bersentuhan dengan tekstur air dapat merangsang pertumbuhan tulang bayi yang masih lembut untuk kuat dan tangguh.
  • Pergerakan bayi di dalam air dapat merangsang dan melancarkan peredaran darah bayi. Serta memberikan dampak positif pada sistem pencernaan bayi.
  • Tekanan air pada bagian dada bayi dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, memperkuat otot-otot antar tulang rusuk dan sistem pernapasan bayi.
  • Memberikan efek relaksasi sehingga bayi bisa lebih tenang, rileks dan juga berinteraksi dengan bayi-bayi lainnya. Biasanya bayi hanya berada dalam gendongan ibu, pangkuan ayah ataupun kereta dorong, berada dalam spa membuat bayi bebas bergerak sehingga kondisi ini merangsang bayi untuk lebih santai.
  • Proses transisi bayi dari rahim ibu ke dunia luar. Saat berada dalam rahim ibu, bayi dilindungi oleh air ketuban. Sebenarnya ketika dilahirkan, bayi terkadang rindu dengan suasana dalam rahim ibu. Spa bayi dapat menjadi cara mengobati kerinduan dan adaptasi perpindahan tempat tinggal bayi dari rahim ke lingkungan luar. (Baca juga Wajib Tahu! 6 Cara Menjaga Kulit Bayi yang Baru Lahir)

 Prosedur Spa Bayi

Sebenarnya sama seperti prosedur spa pada umumnya, spa bayi juga  memiliki ritual yang sama. Kalau spa bayi biasanya diawali dengan baby swim selama 15-20 menit. Kemudian dilanjutkan dengan baby massage selama 20 menit dan diakhiri dengan infra merah selama 10 menit.  Tentunya aktivitas ini dilakukan oleh tenaga ahli sehingga ibu tidak perlu khawatir kalau bayi akan cedera, ya.

 Apakah Memang Dibutuhkan?

Spa bayi memang terdengar lux, namun untuk beberapa kondisi memang dibutuhkan. Untuk bayi yang terlahir prematur, bayi yang susah BAB akan terbantu dengan baby massage. American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan baby bathub disarankan dilakukan ke bayi. Air dapat merangsang otot motorik dan memberikan kesenangan yang berdampak pada perkembangan otak bayi juga.

Makanya kita sering melihat ibu memandikan bayinya di bathub, ternyata ada penjelasan ilmiah dan alasan kesehatannya juga. Jadi bukan hanya sekadar senang-senang ataupun ini adalah cara yang paling mudah memandikan bayi.

Untuk informasi lebih jelas mengenai ini ibu bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan memberikan penjelasan dan saran terbaik. Cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store, melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih ngobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

 Bisa Dilakukan di Rumah

Sebenarnya ibu bisa melakukan spa bayi di rumah. Caranya adalah meneteskan baby oil ke bathub dan membiarkan bayi berendam secukupnya. Tentunya setelah diberikan ban bayi dan dengan pengawasan ibu.

Ibu juga bisa melakukan pijat sendiri dengan baby oil yang diusapkan ke tubuh bayi. Tidak perlu digosokkan kuat-kuat ke badan bayi ya, usapkan saja lembut, perlahan dan natural. Malahan kalau ibu sendiri yang melakukannya kepada bayi akan membangun ikatan antara ibu dan bayi.

Sembari melakukan spa bayi di rumah, ibu bisa memutarkan lagu-lagu pengantar tidur yang biasa diperdengarkan kepada anak bayi. Melodi yang lembut dan menenangkan dapat memberikan sensasi rileks kepada bayi.

Lebih kompletnya lagi, ibu mengajak bayi mengobrol untuk merangsang indra pendengaran, bicara dan responnya kepada lingkungan. Libatkan juga suami dalam kegiatan ini supaya terbangun komunikasi anak dan orangtua sejak dini.