Ad Placeholder Image

Badan Panas, Telapak Tangan Kaki Dingin? Ini Gejalanya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Badan Panas, Tangan Kaki Dingin? Ini Gejalanya!

Badan Panas, Telapak Tangan Kaki Dingin? Ini Gejalanya!Badan Panas, Telapak Tangan Kaki Dingin? Ini Gejalanya!

Badan Panas Telapak Tangan dan Kaki Dingin: Apa Artinya?

Badan panas dengan telapak tangan dan kaki dingin adalah kondisi yang umum terjadi, terutama saat demam. Kondisi ini menandakan adanya perubahan suhu tubuh yang disebabkan oleh berbagai faktor. Pada umumnya, badan terasa panas sebagai respons terhadap infeksi atau peradangan, sementara telapak tangan dan kaki dingin terjadi karena tubuh berusaha menjaga panas di organ vital.

Gejala yang Menyertai Badan Panas dan Kaki Tangan Dingin

Selain suhu tubuh yang meningkat dan ekstremitas yang terasa dingin, beberapa gejala lain mungkin menyertai kondisi ini:

  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Lemah lesu
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau pilek

Gejala-gejala ini dapat bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Penyebab Umum Badan Panas dan Kaki/Tangan Dingin

Ada beberapa penyebab umum mengapa seseorang mengalami badan panas disertai telapak tangan dan kaki yang dingin:

  • Infeksi Virus atau Bakteri: Seperti influenza, demam berdarah dengue (DBD), tifus, atau radang tenggorokan. Infeksi ini memicu demam sebagai respons alami tubuh untuk melawan patogen.
  • Mekanisme Pertahanan Tubuh: Saat demam, tubuh memprioritaskan aliran darah ke organ-organ vital. Hal ini menyebabkan pembuluh darah di kaki dan tangan menyempit (vasospasme), sehingga mengurangi aliran darah ke ekstremitas dan membuatnya terasa dingin.
  • Dehidrasi: Kekurangan cairan, terutama pada anak-anak, dapat menyebabkan gangguan regulasi suhu tubuh dan sirkulasi darah.
  • Stres atau Kecemasan: Kondisi emosional seperti stres dapat memengaruhi suhu tubuh dan sirkulasi darah, menyebabkan kaki dan tangan terasa dingin.
  • Gangguan Sirkulasi atau Medis: Kondisi seperti fenomena Raynaud, anemia, atau hipotiroidisme dapat memengaruhi sirkulasi darah dan menyebabkan kaki dan tangan dingin.

Cara Mengatasi Badan Panas dan Kaki Tangan Dingin di Rumah

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kondisi ini di rumah:

  • Cek Suhu: Gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh dan memastikan derajat demam.
  • Hidrasi: Minum banyak air putih atau cairan elektrolit untuk mencegah dehidrasi.
  • Kompres Hangat: Kompres dahi, ketiak, atau selangkangan dengan air hangat (bukan air dingin).
  • Istirahat Cukup: Beristirahat yang cukup untuk membantu tubuh memulihkan diri.
  • Obat Penurun Panas: Jika demam cukup tinggi, gunakan obat penurun panas seperti paracetamol sesuai dosis yang dianjurkan.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun badan panas dan kaki tangan dingin seringkali dapat diatasi di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera:

  • Demam tidak turun setelah lebih dari 3 hari.
  • Suhu tubuh sangat tinggi (di atas 39-40°C).
  • Anak menjadi lemas atau tidak mau minum.
  • Sulit bernapas.
  • Muncul kejang.

Jika mengalami salah satu dari gejala-gejala tersebut, segera cari pertolongan medis.

Pencegahan

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami badan panas dan kaki tangan dingin meliputi:

  • Menjaga kebersihan diri, seperti sering mencuci tangan.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang dan olahraga teratur.

Rekomendasi Halodoc

Badan panas disertai telapak tangan dan kaki dingin umumnya merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau kondisi medis tertentu. Penting untuk memantau gejala yang muncul dan melakukan perawatan yang tepat di rumah. Jika gejala memburuk atau tidak membaik setelah beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.