• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Melatih Kucing Liar Menjadi Penurut?

Bagaimana Cara Melatih Kucing Liar Menjadi Penurut?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bagaimana Cara Melatih Kucing Liar Menjadi Penurut?

Halodoc, Jakarta - Bagi pecinta kucing yang sering mengadopsi kucing liar, menjinakkannya bukanlah hal yang sulit dilakukan. Tercakar atau tergigit adalah hal biasa. Namun, bagaimana cara melatihnya agar menjadi kucing yang penurut? Kucing liar adalah kucing yang terbiasa hidup di jalanan. Karena itu, memerlukan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi di dalam rumah. Berikut ini beberapa tips menjinakkan kucing liar:

Baca juga: 4 Nutrisi Penting untuk Makanan Kucing Anggora

1.Menyiapkan Area Khusus

Kucing liar harus ditempatkan dalam ruang tertutup sampai ia terbiasa dengan pemelihara. Selain itu, mengurungnya di dalam rumah mencegah ia untuk kabur. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu perlu menyiapkan area kecil yang tenang dan nyaman serta jauh dari orang lain. Jangan lupa untuk menyiapkan kotak pasir, mangkuk makanan dan air serta mainan.

2.Menemani Tanpa Menyentuhnya

Langkah menjinakkan kucing liar selanjutnya adalah menemani tanpa menyentuhnya. Setelah ia terbiasa dengan tempat barunya, mulailah ajak ia untuk berinteraksi dengan menemani dan mengajaknya mengobrol. Jangan sentuh terlebih dulu, agar ia tidak menunjukkan reaksi yang agresif, seperti mencakar atau menggigit. 

3.Mengajaknya Bermain

Langkah selanjutnya adalah dengan mengajaknya bermain. Jika kamu telah menyediakan sejumlah mainan, cobalah untuk mengajaknya berinteraksi dengan mainan tersebut. Jangan dulu menyentuhnya. Mainan bisa kamu dapatkan di petshop terdekat. Jika ingin membuatnya, kamu bisa menggunakan sapu lidi atau kertas yang telah diremas menjadi bola.

4.Kenali Bahasa Tubuhnya

Jika kucing sudah terbiasa dengan kehadiranmu, mulai dekati ia dan elus kepalanya. Jika ia bersikap siaga dan ingin menyerang karena ketakutan, hentikan mengelus kepalanya. Kamu akan mengetahui reaksinya dengan bahasa tubuhnya, apakah ia nyaman atau tidak. Rasa tidak nyaman juga ditunjukkan dengan mengeram.

Baca juga: Inilah Tanda-Tanda Anjing Mengalami Penurunan Penglihatan

5.Biasakan Menyentuhnya

Jika saat mengelus kepala ia menunjukkan respon yang baik, maka tips menjinakkan kucing liar selanjutnya adalah membiasakan diri untuk menyentuhnya. Cara yang satu ini dapat dilakukan dengan memberikan tangan pada kucing, jika ia membenturkan diri ke tangan atau area tubuhmu yang lain, maka ia sudah merasa nyaman dengan kehadiranmu.

6.Pelajari Karakternya

Kucing liar biasanya sangat mudah menurut jika ia tidak memiliki trauma atau tidak punya pengalaman buruk dengan manusia. Jika memiliki trauma dengan manusia, seperti ditendang, disiram, atau dipukul, ia akan memiliki sifat yang lebih agresif. Jika ia cukup kooperatif saat kamu melakukan langkah-langkah sebelumnya, berarti ia tidak memiliki pengalaman buruk.

Baca juga: 3 Cara Mencegah Hairball pada Kucing Peliharaan

Sama halnya dengan merawat manusia, kamu juga perlu memperhitungkan biaya mengadopsi kucing liar, mulai dari makanan, hingga kesehatannya. Pastikan kamu berada dalam kondisi keuangan yang mencukupi untuk memenuhi segala kebutuhannya. Pasalnya, kucing liar tentu belum mendapatkan vaksin dan perawatan lainnya.

Selain itu, kamu butuh ketelatenan yang lebih agar kucing lebih cepat menurut. Untuk mencegah penyakit yang dibawa oleh kucing dari jalanan, sebaiknya kamu periksakan kesehatannya sebelum memutuskan untuk membawanya ke rumah. Hal tersebut dilakukan agar kucing lain di dalam rumah tidak tertular penyakit. Untuk mengetahui hal-hal lain terkait masalah kesehatan kucingmu, silahkan bertanya langsung dengan dokter hewan di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
Pet Helpful. Diakses pada 2020. How to Win the Trust of a Stray Cat.
Humansociety.org. Diakses pada 2020. Home, sweet home: How to bring an outside cat indoors.