Ad Placeholder Image

Bagian Putih Mata Disebut Sklera: Kenali Yuk!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   10 Maret 2026

Bagian Putih Mata Disebut Sklera: Kenali Manfaatnya.

Bagian Putih Mata Disebut Sklera: Kenali Yuk!Bagian Putih Mata Disebut Sklera: Kenali Yuk!

Bagian Putih Mata Disebut Apa? Memahami Sklera dan Konjungtiva

Putih mata adalah bagian yang seringkali diabaikan, padahal memiliki peran vital dalam kesehatan dan fungsi penglihatan. Bagian putih mata disebut sklera, sebuah lapisan pelindung yang tangguh. Di atas sklera, terdapat selaput bening yang disebut konjungtiva, yang melengkapi perlindungan mata. Memahami kedua struktur ini penting untuk menjaga kesehatan mata secara keseluruhan.

Apa Itu Putih Mata (Sklera)?

Bagian putih mata disebut sklera, yaitu lapisan terluar bola mata yang memiliki warna putih opak dan tekstur keras berserat. Sklera membentang dari kornea (bagian bening di depan mata) hingga ke saraf optik di bagian belakang mata. Struktur ini membentuk sebagian besar dinding bola mata, memberikan bentuk dan kekuatan. Sklera tersusun dari jaringan ikat padat yang sebagian besar terdiri dari serat kolagen.

Fungsi Penting Sklera (Putih Mata)

Sklera memiliki beberapa fungsi krusial untuk menjaga integritas dan kinerja mata. Pertama, sklera berfungsi melindungi struktur internal mata yang sensitif, seperti retina dan lensa, dari cedera fisik. Kekerasan dan ketangguhannya menjadikannya perisai alami bagi organ penglihatan.

Kedua, sklera berperan dalam mempertahankan bentuk bola mata. Bentuk mata yang bulat penting agar cahaya dapat difokuskan dengan benar pada retina, memungkinkan penglihatan yang jelas. Ketiga, sklera menjadi tempat menempelnya otot-otot eksternal mata. Otot-otot ini bertanggung jawab atas gerakan bola mata ke berbagai arah.

Mengenal Konjungtiva: Selaput Pelindung Putih Mata

Di atas sklera, terdapat selaput bening tipis yang disebut konjungtiva. Konjungtiva adalah membran mukosa transparan yang melapisi bagian depan sklera dan permukaan bagian dalam kelopak mata. Selaput ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan permukaan mata.

Konjungtiva berfungsi melumasi mata dengan menghasilkan lendir dan air mata. Ini membantu menjaga kelembapan mata dan mencegah kekeringan yang dapat menyebabkan iritasi. Selain itu, konjungtiva juga melindungi mata dari masuknya benda asing, debu, dan mikroorganisme. Lapisan ini bertindak sebagai penghalang fisik dan mengandung sel-sel kekebalan untuk melawan infeksi.

Kondisi Umum yang Memengaruhi Putih Mata

Kesehatan sklera dan konjungtiva dapat mencerminkan kondisi kesehatan mata secara keseluruhan. Beberapa kondisi umum dapat memengaruhi penampilan atau fungsi bagian putih mata. Contohnya, peradangan pada konjungtiva disebut konjungtivitis atau “mata merah,” yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau alergi.

Perubahan warna pada sklera juga dapat menjadi indikasi kondisi kesehatan. Sklera yang menguning, dikenal sebagai ikterus, dapat menandakan masalah pada hati. Bercak merah pada sklera bisa jadi karena perdarahan subkonjungtiva, yaitu pecahnya pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, namun perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Menjaga Kesehatan Putih Mata

Merawat kesehatan sklera dan konjungtiva adalah bagian penting dari menjaga penglihatan optimal. Praktik kebersihan mata yang baik sangat dianjurkan. Mencuci tangan sebelum menyentuh mata dan menghindari menggosok mata secara berlebihan dapat mencegah infeksi.

Menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan atau saat terpapar debu dan bahan kimia juga efektif. Pastikan untuk cukup beristirahat dan hindari penggunaan layar digital yang berlebihan. Konsumsi makanan kaya vitamin A, C, dan E, serta asam lemak omega-3, juga mendukung kesehatan mata secara keseluruhan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Putih Mata

Apa perbedaan sklera dan konjungtiva?

Sklera adalah lapisan putih keras pada bola mata yang berfungsi melindungi dan mempertahankan bentuk mata. Konjungtiva adalah selaput bening tipis yang melapisi permukaan sklera dan bagian dalam kelopak mata, berfungsi melumasi dan melindungi dari benda asing.

Mengapa putih mata bisa berubah warna?

Perubahan warna putih mata bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, mata merah akibat iritasi atau infeksi (konjungtivitis), atau mata kuning karena masalah hati (ikterus).

Apakah perdarahan di putih mata berbahaya?

Perdarahan di putih mata, atau perdarahan subkonjungtiva, umumnya tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, jika sering terjadi atau disertai rasa sakit, pemeriksaan medis perlu dilakukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Apabila terjadi perubahan warna pada putih mata yang tidak kunjung membaik, disertai rasa sakit, pandangan kabur, atau keluhan mata lainnya, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Melalui aplikasi Halodoc, dapat mencari informasi lebih lanjut mengenai kondisi mata atau membuat janji temu dengan dokter mata terpercaya. Halodoc siap menjadi mitra dalam menjaga kesehatan mata.