Benarkah Jahe Merah Tingkatkan Kesuburan Pria?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Benarkah Jahe Merah Tingkatkan Kesuburan Pria?

Halodoc, Jakarta - Jahe merah dikenal sebagai pelengkap saat kamu mengonsumsi sushi, makanan asal Jepang yang kini sudah mendunia dan banyak disukai orang, termasuk di Indonesia. Bukan hanya menjadi teman makan sushi, ternyata jahe merah ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Lalu, benarkah mengonsumsi jahe merah bisa meningkatkan kesuburan bagi pria? Ini faktanya.

Baca juga: Boleh atau Tidak, Makan Sushi Tiap Hari

Jahe Merah untuk Kesuburan Pria

Gangguan kesuburan pria bisa menjadi masalah yang membuat khawatir. Sebaiknya rutin mengonsumsi jahe merah agar masalah kesuburan pria dapat teratasi. Penelitian mengungkapkan bahwa minyak atsiri jahe merah juga memiliki efek afrodisiak. Afrodisiak adalah zat kimia yang bisa merangsang daya seksual dengan cara meningkatkan serta melancarkan sirkulasi aliran darah dalam tubuh. Jika sirkulasi darah meningkat, maka kemungkinan aliran darah di daerah penis juga meningkat.

Hasilnya, pria jadi bisa tahan lama untuk ereksi. Meski begitu, efek afrodisiak minyak atsiri jahe merah ternyata masih lebih kecil dibanding dengan pasak bumi. Tidak hanya itu, manfaat jahe merah untuk kesuburan pria juga bisa terjadi karena rempah satu ini juga mengandung antioksidan dan memiliki aktivitas androgenik. Hal tersebut membuat jahe merah meningkatkan jumlah hormon testosteron sehingga meningkatkan kesuburan pria.

Baca juga: Benarkah Ukuran Mr P Pengaruhi Kesuburan Pria?

 

Manfaat Jahe Merah untuk Cegah Gangguan Pencernaan

Tahukah kamu bahwa sebagian orang memilih tidak mengonsumsi sushi karena olahan ikan ini disajikan mentah sehingga mereka tidak yakin akan keamanannya. Oleh karena itu, di restoran-restoran yang menyajikan menu sushi, selalu disediakan jahe merah.

Jahe merah melindungi sistem pencernaan dari bakteri, sehingga mencegah kamu dari masalah pencernaan, seperti sakit perut. Agen antibakteri yang ada dalam jahe mampu melawan bakteri jahat, seperti Escherichia coli, Salmonella enteritidis, dan  Staphylococcus aureus. Jika kamu mengonsumsi sushi bersamaan dengan jahe merah, bakteri yang mungkin masih tersisa di dalam sushi bisa langsung musnah. Tidak hanya itu, kehangatan yang diberikan oleh jahe juga bisa menenangkan pencernaan.

Namun, jika gejala gangguan pencernaan tidak kunjung hilang, kamu bisa chat dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan solusi kesehatan terkait kondisi yang kamu alami.

Jahe Merah untuk Turunkan Kadar Asam Urat

Manfaat jahe merah lain adalah membantu menurunkan asam urat. Arthritis gout, alias penyakit asam urat adalah kondisi yang terjadi ketika asam urat mengalami penumpukkan di persendian, sehingga menyebabkan peradangan dan timbul nyeri. Jahe merah membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan cara memperlancar sirkulasi darah.

Hasilnya, tingkat asam urat yang semulanya tinggi bisa berangsur-angsur menurun ke angka yang normal. Hebatnya lagi, manfaat jahe merah tidak hanya bisa didapatkan dengan cara dikonsumsi. Mengompres jahe merah pada persendian juga membantu mengurangi skala nyeri asam urat yang dialami lansia. Hal ini karena kompres jahe merah mengurangi peradangan dengan menurunkan kadar prostaglandin dan leukotrien. 

Jahe Merah Mampu Kurangi Nyeri Otot dan Sendi

Tidak hanya atasi masalah asam urat, manfaat jahe merah selanjutnya adalah mengurangi nyeri yang terjadi pada otot dan sendi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada atlet sepak takraw membuktikan pemberian ekstrak jahe selama 10 hari mampu mengurangi nyeri otot pada atlet sepak takraw.

Ekstrak jahe juga dapat membantu mengurangi gejala osteoarthritis, seperti nyeri otot. Bahkan penelitian menyebut bahwa jahe lebih efektif mengurangi peradangan di dalam tubuh ketimbang obat antiinflamasi non steroid (NSAID). Beberapa komponen aktif dalam jahe yang mampu menurunkan leukotrien dan prostaglandin yang memicu peradangan di antaranya gingerol, gingerdione, dan zingeron.

Baca juga: Ini Beda Khasiat Jahe Merah dan Jahe Putih

Referensi:
Oryza. Diakses pada 2019. Red Ginger Extract.
Nutrient Journal. Diakses pada 2019. Ginger health benefits; effective as testosterone booster.