• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Minuman Bersoda Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih?

Benarkah Minuman Bersoda Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Benarkah Minuman Bersoda Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih?

Halodoc, Jakarta – Minuman bersoda dan kafein dapat memperburuk gejala infeksi saluran kemih. Jika kamu sedang mengalami infeksi saluran kemih, ada baiknya kamu menghindari minuman bersoda. 

Soda secara umum telah terbukti mengiritasi kandung kemih pada orang dengan peradangan kandung kemih kronis, dan dapat memperburuk gejala pada seseorang dengan infeksi kandung kemih. Informasi selengkapnya mengenai infeksi saluran kemih bisa dibaca di sini!

Baca juga: Oral Seks Bisa Memicu Infeksi Saluran Kemih?

Makanan Minuman Pemicu Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih terjadi akibat peradangan pada lapisan kandung kemih yang melibatkan sensasi nyeri saat berkemih. Bagi sebagian orang, makanan dan bahan kimia tertentu dapat memicu peradangan kandung kemih.

Beberapa jenis makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Selain minuman bersoda, berikut adalah jenis lainnya: 

1. Kafein

Kafein adalah stimulan ringan yang terdapat pada teh, kopi, cokelat, dan beberapa makanan nabati. Kafein kerap ditambahkan ke obat pereda nyeri, suplemen energi, dan pil diet yang dijual bebas. Membatasi atau menghindari konsumsi kafein serta meningkatkan asupan air dapat mengurangi atau mencegah infeksi saluran kemih.

2. Alkohol

Karbonasi dalam bir dan sampanye dapat menyebabkan infeksi saluran kemih karena memicu gas dan tekanan. Sedangkan sensasi "membakar" yang kuat dari minuman keras seperti tequila dan wiski juga bisa menyebabkan rasa sakit peradangan di kandung kemih.

3. Makanan Pedas

Makanan yang menyebabkan sensasi terbakar di mulut bisa menyebabkan rasa terbakar di tempat lain, seperti di kandung kemih. Buat sebagian orang dengan kondisi sensitif, makanan pedas bisa meningkatkan gejala infeksi saluran kemih.

Baca juga: Kenapa Perempuan Cenderung Idap ISK Ketimbang Laki-Laki?

4. Makanan Asam

Makanan dengan sifat asam, seperti buah jeruk dan tomat, dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan juga saluran kemih. Bila dikonsumsi secara berlebihan, makanan asam dapat mengubah keseimbangan pH tubuh. Ini mengarah kepada saluran kemih terasa nyeri dan sensasi terbakar saat buang air kecil yang disertai dengan gejala pencernaan seperti mulas.

5. Minuman Berkarbonasi

Minuman berkarbonasi dapat memicu iritasi saluran kemih. Soalnya minuman berkarbonasi meningkatkan produksi gas di saluran pencernaan dan dapat menyebabkan tekanan dan nyeri pada kandung kemih. Minuman dalam kategori ini termasuk bir, sampanye, soda, minuman energi, dan sebagian besar merek air mineral.

6. Pemanis Buatan

Pemanis buatan adalah bahan kimia bebas gula yang ditambahkan ke produk makanan karena rasanya yang manis. Pemanis buatan pemanis seperti aspartam dan sakarin dapat menyebabkan iritasi kandung kemih. Seperti bahan kimia tambahan makanan lainnya, MSG juga bisa memicu infeksi saluran kemih. 

Waspadai Gejala Infeksi Saluran Kemih

Beberapa infeksi saluran kemih tidak menimbulkan gejala apapun. Ketika seseorang mengidap infeksi saluran kemih dan bergejala, gejalanya bisa jadi: 

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengidap Chlamydia

1. Sering buang air kecil.

2. Sensasi terbakar saat buang air kecil.

3. Buang air kecil dalam jumlah kecil.

4. Urine keruh.

5. Urine berbau ikan.

6. Nyeri panggul atau punggung.

7. Buang air kecil berdarah.

Perlu diketahui kalau infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada perempuan. Ini karena perempuan memiliki uretra yang lebih pendek daripada laki-laki, sehingga memudahkan bakteri untuk masuk ke kandung kemihnya.

Jika kamu mengidap infeksi saluran kemih, pengobatan yang dilakukan adalah menerima antibiotik selama 7 hingga 10 hari untuk membunuh bakteri. Perawatan yang lebih singkat mengurangi risiko resistensi antibiotik.

Penting untuk menyelesaikan perawatan lengkap seperti yang sudah diberikan oleh dokter. Selain antibiotik, pengobatan rumahan lainnya dapat membantu meredakan ketidaknyamanan. Ini termasuk minum banyak air untuk mengeluarkan bakteri dari saluran kemih dan menggunakan bantalan pemanas untuk mengurangi nyeri panggul dan perut.

Butuh informasi mengenai infeksi saluran kemih, tanyakan langsung ke Halodoc. Kamu bisa menanyakan masalah kesehatan apapun dan dokter terbaik di bidangnya akan memberikan solusi. Caranya cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bahkan bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Altru Health System. Diakses pada 2020. Bladder Irritants.
Everyday Health. Diakses pada 2020. Foods You Shouldn't Eat When Treating a UTI.
Healthline. Diakses pada 2020. Why You Shouldn’t Drink Alcohol with a UTI.