Benarkah Olahraga Gulat Bisa Picu Dermatographia?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Benarkah Olahraga Gulat Bisa Picu Dermatographia?

Halodoc, Jakarta – Mengikuti kegiatan yang melibatkan gesekan kulit salah satunya adalah olahraga gulat dapat menyebabkan dermatographia. Berpartisipasi dalam latihan yang menggosok kulit secara berlebihan dapat memperburuk masalah. 

Kondisi kulit kering atau terus-menerus menggaruk kulit juga menyebabkan dermatographia. Memiliki riwayat dermatitis yang menyebabkan peradangan kulit juga dapat memicu dermatographia. Cari tahu aktivitas yang bisa meningkatkan dermatographia lebih lanjut di sini!

Baca juga: Inilah 5 Penyakit yang Mudah Menyerang Kulit

Apa Itu Dermatographia?

Menurut American Academy of Dermatology, sekitar 3 persen orang dewasa memiliki beberapa bentuk dermatitis, salah satunya adalah dermatographia. Dermatographia tidak memiliki penyebab spesifik walaupun terkadang bisa dikarenakan reaksi alergi.  

Mengapa aktivitas yang tinggi persentuhan kulitnya dapat menyebabkan dermatographia? Kesensitifan dari pengidap dermatographia ini menyebabkan sentuhan lembut sekalipun dapat mengakibatkan munculnya gurat-gurat yang tidak diinginkan. Apalagi bila melakukan olahraga gulat yang sangat ekstra paparan antar kulit dan penekanan antar-kulitnya. 

Jika kamu sudah tahu kalau kulitmu sensitif dan ada kemungkinan memiliki dermatographia, ada baiknya kamu mempertimbangkan gaya hidup ataupun aktivitas yang dijalani. Tidak hanya aktivitas fisik, beberapa hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Hindari pakaian dan alas tidur/kasur yang dapat menimbulkan sensasi gatal, seperti bahan wol dan sintetis

  2. Gunakan sabun tanpa pewangi juga disarankan. Soalnya, bahan kimia dan pewarna yang ditambahkan dapat membuat kulit gatal.

  3. Mandilah dengan air dingin atau hangat.

  4. Gunakan pelembap  selama bulan-bulan yang dingin dan kering.

  5. Melembapkan kulit setiap hari terutama sehabis mandi juga disarankan supaya kulit tetap lembut dan terhidrasi

  6. Hindari menggaruk kulit jika memungkinkan. Mengobati kulit gatal dapat membantu menghindari goresan.

  7. Kelola stres salah satunya dengan cara olahraga, tidur yang cukup, dan meditasi yang dipercaya dapat mengurangi stres.

Penting untuk mengenali penyebab dermatographia untuk mengetahui bagaimana cara penanganannya. Dengan memahami penyebabnya, kamu dapat mengendalikan gejala dan membantu memulihkan kualitas hidup. 

Kalau kamu punya masalah kulit lainnya, bisa langsung tanyakan ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Jeli Terhadap Hal-Hal yang Memicu

Tadi sudah dijelaskan sebelumnya kalau aktivitas kontak fisik langsung dapat meningkatkan risiko dermatographia. Selain menghindari kegiatan yang dapat memicu munculnya gurat-gurat merah dermatographia, kamu bisa juga melakukan beberapa bentuk perawatan. 

Baca juga: Inilah yang Terjadi pada Tubuh Saat Alami Dermatitis Kontak

Ini termasuk menggunakan obat yang dioleskan langsung ke kulit seperti:

  1. Havermut yang dicampur dengan air dingin baru diaplikasikan ke area kulit yang mengalami gejala. Ini diyakini dapat meringankan kondisi ruammu.

  2. Mengoleskan olive oil juga dapat membantu meredakan sensasi gatal ataupun bentuk ruam akibat kemunculan dermatographia. 

  3. Sama seperti havermut dan olive oil, lidah buaya juga memberikan manfaat yang sama. Untuk sensasi yang lebih menyamankan, ada baiknya kamu menyimpan lidah buaya ke lemari pendingin, supaya ketika diaplikasikan suhu dingin dapat memaksimalkan manfaat lidah buaya untuk kondisi dermatographia yang kamu alami.

  4. Pola diet, seperti mengganti minyak goreng dengan minyak ikan, mengonsumsi multivitamin ataupun jenis-jenis vitamin, seperti B6, B12, D, dan E, juga dapat membantu mengurangi gejala dari dermatographia. 

  5. Terkadang kondisi psikis juga bisa memicu masalah dermatitis yang salah satunya adalah dermatographia. Cobalah untuk lebih memanajemen stres, supaya dermatographia tidak muncul dengan intens.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What is Dermatographia?
Dermatographia.com. Diakses pada 2019. Dermatographia.
DermNet NZ. Diakses pada 2019. What is the cause of dermographism.