Benarkah Suntikan Botox Bisa Mengurangi Sakit Pengidap Trigeminal NeuralgIia?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Benarkah Suntikan Botox Bisa Mengurangi Sakit Pengidap Trigeminal Neuralgia?

Halodoc, Jakarta - Trigeminal Neuralgia adalah penyakit langka yang menyebabkan nyeri tidak tertahankan pada area gigi dan wajah. Nyeri ini berasal dari gangguan pada saraf trigeminal atau saraf kelima dari 12 pasang saraf yang berasal dari otak. Pada banyak kasus, rasa nyeri pada trigeminal neuralgia terjadi pada salah satu sisi wajah terutama wajah bagian bawah. Rasa nyeri digambarkan seperti nyeri menusuk atau tersengat listrik. Nyeri bisa berlangsung dari beberapa detik hingga sekitar dua menit.

Gejala Trigeminal Neuralgia

Rasa nyeri adalah gejala umum yang dirasakan pengidap trigeminal neuralgia. Rasa sakit tersebut muncul pada pipi, rahang, gusi, gigi, atau bibir. Rasa nyeri ini juga dapat terasa pada mata dan dahi. Pengidap trigeminal neuralgia sering merasa nyeri pada salah satu sisi wajah saja. Rasa nyeri pada trigeminal neuralgia dapat berupa:

  • Terasa serupa dengan tersengat listrik, tegang, atau kram. Setelah serangan nyeri hebat mereda, pengidap masih merasakan nyeri ringan atau seperti terasa terbakar.

  • Pengidap merasakan sakit pada satu area wajah atau menyebar ke seluruh wajah.

  • Rasa nyeri terjadi secara spontan atau dipicu gerakan tertentu, seperti bicara, tersenyum, mengunyah, menggosok gigi, mencuci muka, sentuhan lembut pada wajah, berdandan atau bercukur, berciuman, udara dingin, serta getaran pada wajah saat berjalan atau saat di dalam kendaraan.

  • Serangan nyeri ini berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit, dan seiring waktu semakin sering terjadi serta lebih parah.

  • Pengidap merasakan serangan trigeminal neuralgia secara teratur dalam beberapa hari, minggu, atau bulan. Kendati demikian, rasa nyeri dapat menghilang sementara dan tidak kambuh selama beberapa bulan atau tahun.

  • Jika terjadi trigeminal neuralgia yang parah, pengidap merasakan serangan nyeri ini ratusan kali dalam waktu satu hari dan tidak berkurang.

Pengobatan Trigeminal Neuralgia Menggunakan Suntik Botox

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini, salah satunya adalah menyuntikan botox atau botulinum toxin. Botulinum Toxin atau botox adalah zat protein yang diproduksi bakteri clostridium botulinum untuk menghambat dan memperlambat aktivitas otot saraf. Botulinum Toxin umumnya bekerja mencegah kontraksi otot selama 2 hingga 3 bulan, mengakibatkan otot melemah dan lumpuh selama waktu tersebut.

Botulinum toxin disuntikkan ke manusia dalam konsentrasi yang kecil untuk menghentikan pelepasan asetilkolin untuk memotong jalur komunikasi antara saraf dan otot, sehingga efektif menggagalkan instruksi kontraksi otot dan melumpuhkannya. Efek toksin botulinum menyebabkan penurunan kontraksi otot yang abnormal, memungkinkan otot-otot menjadi kurang kaku. Umumnya dibutuhkan waktu 24 hingga 72 jam untuk melihat efeknya.

Botulinum toxin telah lama dikenal mampu meringankan kejang otot yang dikaitkan dengan berbagai kondisi neurologis, seperti cedera tulang belakang, cervical dystonia, cerebral palsy, multiple sclerosis, stroke, tremor tangan, trigeminal neuralgia, dan blepharospasm (mata kedutan). Suntik botox juga membantu menghentikan otot tubuh berkontraksi atau berkedut tanpa sadar.

Namun sayangnya, suntik botox hanya diandalkan dalam waktu 2 hingga 3 bulan saja, Jadi bagi pengidap trigeminal neuralgia harus datang ke dokter secara berkala untuk melakukan pengobatan ini.

Jika kamu merasakan nyeri pada area wajah dan ternyata gangguan pada gigi bukan alasannya, maka bisa jadi kamu terserang penyakit langka ini. Segera lakukan tanya jawab dengan dokter di Halodoc. Apalagi jika nyeri sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Diskusi dengan dokter menjadi lebih praktis melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Yuk, segera download aplikasinya sekarang!

Baca juga: