Bengkung: Manfaat, Cara Pakai, & Tips Pasca Melahirkan

Mengenal Bengkung: Manfaat dan Cara Penggunaannya Setelah Melahirkan
Bengkung adalah kain panjang yang dililitkan di perut ibu setelah melahirkan. Tradisi ini bertujuan untuk memberikan dukungan pada otot perut, membantu mengecilkan perut, memperbaiki postur tubuh, dan memberikan rasa nyaman. Penggunaan bengkung bersifat opsional, tergantung pada kenyamanan masing-masing individu.
Manfaat Bengkung Pasca Melahirkan
Bengkung menawarkan berbagai manfaat bagi ibu setelah melahirkan, terutama dalam proses pemulihan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penggunaan bengkung:
- Mendukung Otot Perut: Bengkung memberikan sokongan pada otot perut yang meregang dan melemah selama kehamilan. Dukungan ini membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan mempercepat pemulihan otot.
- Membantu Pengecilan Perut: Dengan memberikan tekanan lembut pada area perut, bengkung dapat membantu rahim kembali ke ukuran semula dan mempercepat pengecilan lingkar perut setelah melahirkan.
- Memperbaiki Postur Tubuh: Penggunaan bengkung membantu menjaga postur tubuh agar tetap tegap. Ini penting untuk mencegah sakit punggung yang sering dialami ibu pasca melahirkan.
- Memberi Rasa Nyaman: Sensasi “terikat” yang diberikan oleh bengkung dapat memberikan rasa stabil dan nyaman pada area perut. Hal ini juga memberikan kenyamanan psikologis bagi sebagian ibu.
- Melancarkan Aliran Darah: Bengkung dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di area perut setelah melahirkan. Sirkulasi darah yang baik penting untuk proses penyembuhan.
Cara Penggunaan Bengkung yang Benar
Penggunaan bengkung perlu dilakukan dengan teknik yang benar agar manfaatnya optimal dan tidak menimbulkan efek samping. Berikut adalah panduan cara menggunakan bengkung:
1. Pilih Bahan yang Tepat: Gunakan kain katun atau belacu yang lembut dan nyaman di kulit. Hindari bahan yang kasar atau menyebabkan iritasi.
2. Waktu Penggunaan: Umumnya, bengkung dapat mulai digunakan 5-7 hari setelah melahirkan normal. Penggunaan disarankan selama masa nifas (40 hari).
3. Teknik Melilit: Lilitkan kain bengkung dari bawah perut ke atas secara bertahap. Mulai dari pinggul hingga perut bagian atas. Pastikan lilitan tidak terlalu kencang agar tidak mengganggu pernapasan dan sirkulasi darah.
4. Setelah Operasi Caesar: Ibu yang melahirkan melalui operasi caesar sebaiknya menunda penggunaan bengkung hingga luka operasi benar-benar sembuh. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan bengkung.
5. Perhatikan Efek Samping: Hentikan penggunaan bengkung jika timbul efek samping seperti keram, nyeri, gatal, atau ruam pada kulit. Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami efek samping tersebut.
Bengkung vs. Korset/Stagen: Apa Bedanya?
Bengkung seringkali dibandingkan dengan korset atau stagen karena fungsinya yang serupa, yaitu memberikan dukungan pada area perut. Meskipun demikian, terdapat perbedaan dalam cara pemakaian dan fleksibilitasnya:
* Kemiripan Fungsi: Ketiganya berfungsi memberikan dukungan pada otot perut, membantu pengecilan perut, dan memperbaiki postur tubuh.
* Cara Pemakaian: Bengkung dililitkan berlapis-lapis seperti “gurita”, memberikan dukungan yang lebih merata. Korset biasanya memiliki pengait atau resleting, sementara stagen dililitkan dan diikat.
* Fleksibilitas: Bengkung umumnya lebih panjang dan fleksibel dibandingkan korset atau stagen. Hal ini memungkinkan penyesuaian yang lebih baik sesuai dengan bentuk tubuh dan tingkat kenyamanan.
Kapan Harus Berhenti Menggunakan Bengkung?
Meskipun bengkung memberikan banyak manfaat, ada kondisi tertentu yang mengharuskan penghentian penggunaannya:
* Adanya Efek Samping: Jika muncul gejala seperti nyeri, sesak napas, gatal-gatal, atau masalah kulit lainnya, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
* Setelah Masa Nifas: Secara tradisional, bengkung digunakan selama masa nifas (40 hari). Setelah itu, penggunaan bengkung tidak lagi menjadi keharusan.
* Kenyamanan: Jika merasa tidak nyaman atau terganggu dengan penggunaan bengkung, tidak ada salahnya untuk menghentikannya.
Rekomendasi dari Halodoc
Bengkung dapat menjadi pilihan alami untuk membantu pemulihan tubuh setelah melahirkan. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan bengkung bukanlah suatu keharusan dan harus disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan masing-masing individu. Jika memiliki kondisi medis tertentu atau melahirkan melalui operasi caesar, konsultasikan dengan dokter di Halodoc sebelum menggunakan bengkung. Dokter dapat memberikan saran yang tepat dan memastikan penggunaan bengkung aman untuk kondisi Anda.



