Ad Placeholder Image

Benjolan di Bawah Rahang Kanan: Normal atau Bahaya? Ini Dia

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Penyebab Benjolan di Bawah Rahang Kanan, Jangan Panik

Benjolan di Bawah Rahang Kanan: Normal atau Bahaya? Ini DiaBenjolan di Bawah Rahang Kanan: Normal atau Bahaya? Ini Dia

Apa Itu Benjolan di Bawah Rahang Kanan?

Benjolan di bawah rahang kanan adalah massa atau pembengkakan yang terasa di area tersebut. Lokasi ini dapat melibatkan berbagai struktur anatomi, seperti kelenjar getah bening, kelenjar air liur, atau jaringan kulit.

Kemunculan benjolan bisa bervariasi dari ukuran kecil hingga besar, serta dapat disertai rasa nyeri atau tidak. Mengingat banyaknya potensi penyebab, benjolan jenis ini sering kali menimbulkan kekhawatiran.

Penyebab Umum Benjolan di Bawah Rahang Kanan

Benjolan di bawah rahang kanan bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Pemahaman mengenai penyebabnya penting untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi. Apabila terjadi infeksi di sekitar kepala atau leher, seperti flu, radang tenggorokan, amandel, infeksi gigi, atau infeksi telinga, kelenjar getah bening dapat membengkak.

Pembengkakan ini seringkali terasa lunak dan dapat bergerak saat disentuh. Kondisi ini umumnya akan mereda seiring dengan penyembuhan infeksi yang mendasarinya.

Peradangan Kelenjar Air Liur (Sialadenitis)

Kelenjar submandibular, yang terletak di bawah rahang, dapat mengalami peradangan. Kondisi ini dikenal sebagai sialadenitis.

Sialadenitis sering disebabkan oleh infeksi bakteri atau penyumbatan saluran kelenjar air liur, terkadang dipicu oleh dehidrasi. Gejalanya meliputi benjolan yang nyeri, kemerahan, dan terkadang demam.

Jerawat atau Kista

Jerawat yang meradang atau kista sebasea di area dagu dan bawah rahang dapat membentuk benjolan. Benjolan jenis ini biasanya terasa padat dan nyeri saat disentuh.

Kista sebasea adalah kantung di bawah kulit yang berisi sel kulit mati dan minyak. Meskipun umumnya tidak berbahaya, kista dapat terinfeksi dan memerlukan penanganan.

Kondisi Lain yang Jarang Terjadi

Meskipun jarang, benjolan di bawah rahang kanan juga bisa menjadi tanda dari kondisi lain yang lebih serius. Ini termasuk gondongan, yang merupakan infeksi virus pada kelenjar ludah.

Dalam kasus yang sangat langka, benjolan bisa saja merupakan tumor, baik jinak maupun ganas. Diagnosis yang tepat dari dokter sangat krusial untuk menyingkirkan kemungkinan ini.

Gejala yang Menyertai Benjolan

Selain benjolan itu sendiri, ada beberapa gejala lain yang mungkin menyertai dan bisa menjadi petunjuk penyebabnya.

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada benjolan.
  • Kemerahan atau hangat saat disentuh di area benjolan.
  • Demam, yang sering menunjukkan adanya infeksi.
  • Pembesaran benjolan yang progresif.
  • Kesulitan menelan atau berbicara.
  • Perubahan pada kulit di sekitar benjolan.

Kapan Harus ke Dokter?

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis pasti jika menemukan benjolan di bawah rahang kanan. Terutama jika benjolan memiliki karakteristik berikut:

  • Tidak hilang atau semakin membesar setelah beberapa hari atau minggu.
  • Disertai rasa nyeri yang hebat.
  • Terasa keras dan tidak bergerak saat disentuh.
  • Disertai demam tinggi, penurunan berat badan yang tidak disengaja, atau keringat malam.
  • Ada perubahan pada kulit di sekitar benjolan.

Diagnosis dan Penanganan Benjolan di Bawah Rahang Kanan

Dokter umum, dokter gigi, atau dokter bedah mulut akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan pemeriksaan penunjang. Ini bisa berupa tes darah, USG, CT scan, atau biopsi jika diperlukan.

Penanganan akan sangat bergantung pada penyebab yang mendasari. Infeksi bakteri akan diobati dengan antibiotik, sedangkan peradangan dapat diatasi dengan anti-inflamasi.

Untuk kasus kista atau tumor, opsi penanganan bisa berupa observasi, pengangkatan melalui prosedur bedah, atau terapi lainnya sesuai rekomendasi ahli medis.

Pencegahan

Beberapa upaya dapat dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya benjolan di bawah rahang kanan, terutama yang berkaitan dengan infeksi dan peradangan.

  • Menjaga kebersihan mulut dan gigi secara teratur.
  • Cukup minum air putih untuk mencegah dehidrasi, yang dapat memicu sialadenitis.
  • Mengelola stres dan menjaga pola hidup sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Mencuci tangan secara teratur untuk mencegah penyebaran infeksi virus dan bakteri.

Kesimpulan

Benjolan di bawah rahang kanan memiliki beragam penyebab, dari infeksi umum hingga kondisi yang lebih serius. Penting untuk tidak panik tetapi juga tidak mengabaikan gejala yang muncul.

Konsultasi dini dengan dokter adalah langkah terbaik untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat. Melalui aplikasi Halodoc, dapatkan rekomendasi medis praktis dan terpercaya dari dokter umum, dokter gigi, atau spesialis yang sesuai dengan keluhan yang dialami.