20 December 2017

Benjolan di Payudara Tak Melulu Berarti Kanker

Benjolan di Payudara Tak Melulu Berarti Kanker

Halodoc, Jakarta – Benjolan yang muncul di sekitar payudara sering dikaitkan dengan kanker payudara. Padahal, tidak semua benjolan yang timbul di sekitar payudara merupakan tanda dari kanker. Selain itu, kanker payudara pun memiliki sejumlah gejala selain benjolan.

Kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan sel dalam jaringan payudara. Dan munculnya benjolan merupakan salah satu tanda telah tejadi penebalan pada organ payudara. Meski tidak semua benjolan adalah kanker, namun perlu untuk mewaspadai dan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Selain kanker payudara, munculnya benjolan di payudara bisa juga disebabkan oleh tumor –yang bersifat jinak, kelainan hormonal, infeksi, kista hingga benturan atau luka tertentu. Benjolan yang merupakan tanda kanker bisa memiliki karakter seperti terasa nyeri, kista payudara berisi cairan, benjolan yang berukuran besar dapat mengubah bentuk dan ukuran payudara. Selain itu benjolan yang berkembang pada jaringan dalam saluran susu dapat menyebabkan munculnya cairan dari puting.

Beberapa kondisi yang menyebabkan munculnya benjolan di payudara adalah:

1. Tumor Jinak

Salah satu jenis tumor jinak yang paling sering muncul dan terjadi adalah Fibroadenoma. Benjolan yang disebabkan oleh tumor yang satu ini memiliki ciri-ciri seperti padat, bulat, kenyal namun tidak terasa nyeri.

Kondisi ini terjadi saat tubuh mengalami kelainan, yaitu terjadinya pembentukan kelenjar susu secara berlebihan. Penyebab dari tumor ini umumnya tidak diketahui secara pasti, namun biasanya benjolan akan hilang dengan  sendirinya seiring berjalannya waktu. Wanita yang telah memasuki masa menopause lebih rentan mengalami kondisi ini. Pada sebagian orang, fibroadenoma yang tak kunjung hilang ditangani dengan cara operasi.

2. Kista

Benjolan di sekitar payudara bisa juga muncul karena kista. Yaitu benjolan yang ada di kedua atau salah satu payudara dan biasanya berisi cairan. Jumlah dan ukuran serta bentuk dari kista ini berbeda-beda pada setiap orang. Tingkat kepadatan atau kekenyalan benjolan pun berbeda pula dan berubah sesuai siklus menstruasi.

Namun kista ringan ini biasanya tidak membutuhkan tindakan operasi khusus. Sebab kista dapat ditangani dengan cara menyerap beberapa sel keluar dari benjolan dengan menggunakan jarum aspirasi halus. Benjolan akan mengempis setelah cairan yang ada dikeluarkan. Perubahan hormon selama ini diduga menjadi penyebab kista yang seringnya dialami wanita berusi 30-60 tahun.

3. Lemak

Saat seseorang terluka atau mengalami cedera, terutama di bagian dada, dapat menyebabkan munculnya benjolan di seputar payudara. Penyebab dari kondisi ini adalah lemak yang ada pada payudara membentu benjolan yang bersifat bulat, padat dan kencang namun tidak terasa nyeri. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, segera ambil tindakan dan lakukan pemeriksaan jika merasa benjolan di seputar payudara muncul karena cedera, sebab luka jenis ini membutuhkan penanganan khusus.

4. Perubahan hormon

Perubahan hormon yang terjadi pada wanita selama siklus menstruasi dapat menyebabkan perubahan fibrosistik. Hal ini biasanya terjadi pada wanita berusia 25-5- tahun dengan sejumlah gejala seperti memiliki benjolan pada salah satu atau kedua payudara. Biasanya benjolan yang disebabkan kondisi ini akan berubah menjadi lebih besar dan mengeras saat akan memasuki masa menstruasi.

Biasanya ada beberapa benjolan yang akan muncul dan mengeluarkan cairan dari puting payudara. Rasa nyeri yang tak tertahankan dan perubahan ukuran payudara pun menjadi tanda dari perubahan fibrosistik. Hal ini sebenarnya tidak membutuhkan penanganan dan operasi khusus, sebab biasanya nyeri pada benjolan akan mereda setelah haid.

Meski demikian, melalui pemeriksaan sendiri pada payudara secara rutin haruslah dilakukan. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan rutin melakukan pemeriksaan, dengan cara meraba, kamu akan dengan mudah mengetahui saat ada yang salah dengan payudara, salah satunya munculnya benjolan.

Namun hindari terlalu panik saat menemukan keanehan, karena hal itu malah bisa memicu stres dan kondisi kesehatan menurun. Jika kamu membutuhkan saran dokter untuk meyakinkan soal benjolan ini, pakai aplikasi Halodoc saja. Download Halodoc di App Store dan Google Play untuk mulai berbicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan di Halodoc dan pesanan akan diantar dalam waktu satu jam.