• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Cacar Monyet?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Cacar Monyet?

Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Cacar Monyet?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 Agustus 2022

“Hewan peliharaan bisa tertular cacar monyet dari manusia. Jadi, penting untuk mewaspadai gejala dan risiko penularannya.”

Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Cacar Monyet?Bisakah Hewan Peliharaan Tertular Cacar Monyet?

Halodoc, Jakarta – Penyakit cacar monyet tengah menjadi kekhawatiran di banyak negara di dunia. Gejalanya mirip dengan cacar air, dengan disertai demam, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Pertanyaannya, bisakah hewan peliharaan tertular cacar monyet? 

Faktanya, seekor anjing di Paris, Prancis, dilaporkan tertular cacar monyet dari pemiliknya, menurut laporan pada awal Agustus di jurnal The Lancet. Hal ini mendorong pemilik hewan peliharaan untuk berhati-hati dan menjaga peliharaannya. 

Hewan Peliharaan Bisa Tertular Cacar Monyet

Karena cacar monyet adalah penyakit zoonosis, artinya penyakit ini dapat menyebar antara hewan dan manusia. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, meski jarang, pengidap cacar monyet dapat menyebarkan virus ke hewan peliharaan mereka melalui kontak dekat.

Misalnya mengelus, memeluk, memeluk, mencium, menjilat, berbagi area tidur, dan berbagi makanan. Beberapa jenis hewan yang bisa tertular adalah spesies mamalia, termasuk monyet, trenggiling, landak, tupai, tikus, dan anjing.

Hingga kini, para peneliti masih mempelajari spesies hewan peliharaan mana saja yang bisa tertular cacar monyet, dan bagaimana cara mengetahuinya. Sebab, tidak semua hewan mengalami ruam saat terinfeksi virus.

Gejala Cacar Monyet pada Hewan Peliharaan

Masih belum diketahui dengan pasti apa saja gejala hewan peliharaan yang tertular cacar monyet. Namun, beberapa gejala yang dapat diwaspadai adalah:

  • Lesu.
  • Kurang nafsu makan.
  • Batuk.
  • Sekresi atau krusta hidung atau mata.
  • Kembung.
  • Demam.
  • Ruam kulit.

Seiring perkembangan penyakit, beberapa hewan mungkin mengalami munculnya bintil atau ruam seperti lepuh. Namun, gejala ini tidak selalu muncul.

Jika kamu menduga hewan peliharaan tertular cacar monyet, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut. Jaga hewan peliharaan di rumah dan jauhkan dari orang atau hewan lainnya. 

Terutama dari orang yang memiliki masalah kekebalan tubuh, sedang hamil, berusia kurang dari 8 tahun, dan yang memiliki riwayat dermatitis atopik atau eksim.

Bagaimana Melindungi Hewan Peliharaan dari Cacar Monyet?

Hewan peliharaan bisa tertular cacar monyet dari manusia. Jika kamu terinfeksi, tetapi tidak pernah melakukan kontak dekat dengan hewan peliharaan sebelum gejala muncul, cobalah titipkan hewan peliharan pada keluarga atau tempat penitipan, hingga kamu benar-benar pulih.

Jika tidak memiliki pilihan dan kamu harus merawat hewan peliharaan yang sehat di rumah, pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah berkontak dengan hewan. Kamu juga harus menutupi ruam kulit dengan pakaian dan memakai alat pelindung diri, seperti masker dan sarung tangan yang pas.

CDC juga merekomendasikan tindakan pencegahan berikut ini:

  • Jangan memakaikan masker pada hewan peliharaan.
  • Hindari kontak dekat dengan hewan peliharaan.
  • Pastikan hewan peliharaan tidak bersentuhan dengan barang-barang yang terkontaminasi di rumah seperti pakaian, seprai, dan handuk yang digunakan oleh pengidap cacar monyet.
  • Jangan biarkan hewan terkena ruam, perban, dan cairan tubuh pengidap.
  • Pastikan makanan, mainan, tempat tidur, atau barang lain yang diberikan untuk hewan selama isolasi tidak bersentuhan langsung dengan kulit atau ruam yang terbuka.

Itulah pembahasan mengenai risiko hewan peliharaan tertular cacar monyet, dan upaya yang bisa dilakukan. Kesimpulannya, cacar monyet dapat menular antar manusia dan hewan, sehingga kamu perlu waspada. 

Jika kamu mengalami gejala mirip cacar monyet, segera download Halodoc untuk membuat janji rumah sakit dengan dokter, ya.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2022. Monkeypox in Animals.
CDC. Diakses pada 2022. Pets in the Home.
The Lancet. Diakses pada 2022. Evidence of Human-To-Dog Transmission Of Monkeypox Virus.
Very Well Health. Diakses pada 2022. Can Your Pet Get Monkeypox?