Bisakah Limfoma Non Hodgkin Dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
bisakah-limfoma-non-hodgkin-dicegah-halodoc

Halodoc, Jakarta – Limfoma adalah jenis kanker yang muncul dalam sistem limfatik atau getah bening yang merupakan bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Itulah mengapa orang yang mengidap limfoma lebih mudah jatuh sakit, karena sistem kekebalan tubuhnya menurun akibat serangan kanker. Berdasarkan jenis sel limfosit yang diserang kanker, limfoma bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin (NHL). Limfoma non-Hodgkin sangat berbahaya, karena berpotensi menyerang organ tubuh lainnya dan mengakibatkan kematian. Lantas, bisakah limfoma non-Hodgkin dicegah? Simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Apa Itu Limfoma Non Hodgkin?

Limfoma non-Hodgkin (NHL) adalah kanker yang bertumbuh di sistem limfatik, yaitu jaringan yang berfungsi menangkal penyakit untuk menyebar ke seluruh tubuh. Pada limfoma non-Hodgkin, tumor berkembang di limfosit, yaitu sejenis sel darah putih. NHL adalah jenis limfoma yang lebih umum terjadi daripada limfoma Hodgkin. Perbedaan utama di antara keduanya hanyalah adanya jenis sel abnormal yang disebut sel Reed-Sternberg pada limfoma Hodgkin, sedangkan pada limfoma non Hodgkin, tidak ada. Itulah sebabnya limfoma Hodgkin dan NHL membutuhkan tindakan pengobatan yang berbeda.

Baca juga: Dampak Kelebihan Sel Darah Putih dalam Tubuh

Penyebab Limfoma Non Hodgkin

Dalam kebanyakan kasus, dokter tidak tahu secara pasti apa yang menyebabkan limfoma non-Hodgkin. Namun dalam beberapa kasus, penyakit tersebut disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah. Kondisi tersebut pun terjadi akibat tubuh pengidap memproduksi terlalu banyak limfosit yang abnormal.

Normalnya, limfosit yang sudah tua akan mati dan digantikan oleh limfosit yang baru yang dihasilkan oleh tubuh. Namun, pada limfoma non-Hodgkin, limfosit tidak mati, tapi terus bertumbuh dan membelah. Kelebihan jumlah limfosit tersebut akan menumpuk di dalam kelenjar getah bening kamu, sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati) dan tubuh menjadi rentan terhadap infeksi.

Berdasarkan jenis sel yang menjadi tempat awal kemunculan tumor, limfoma non-Hodgkin bisa dibagi menjadi dua jenis:

  • Limfosit B. Kebanyakan limfoma non-Hodgkin muncul dari sel B. Limfosit B melawan infeksi dengan cara memproduksi antibodi yang menetralisir bakteri atau virus penyebab penyakit.

  • Limfosit T.  Sel T bisa membunuh bakteri, virus, atau sel abnormal lain dalam tubuh secara langsung. Namun, NHL lebih jarang muncul pada sel T. 

Baca juga: Komplikasi Penyakit yang Dapat Terjadi karena Limfoma

Selain itu, ada beragam faktor yang diduga berperan dalam terjadinya limfoma non-Hodgkin, antara lain:

  • Obat-obatan yang Menekan Sistem Kekebalan Tubuh

Bila kamu pernah menjalani transplantasi organ, kamu lebih berisiko mengidap NHL, karena terapi imunosupresif yang sering digunakan dalam prosedur medis tersebut bisa mengurangi kemampuan tubuh kamu untuk melawan penyakit baru.

  • Infeksi Virus dan Bakteri Tertentu

Virus yang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma non-Hodgkin adalah infeksi HIV dan Epstein-Barr. Sementara itu, bakteri Helicopter pylori yang sering menyebabkan maag, juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami NHL.

  • Bahan Kimia

Bahan kimia tertentu, seperti pestisida diduga bisa meningkatkan risiko limfoma non-Hodgkin. Namun, masih diperlukan penelitian lebih banyak untuk membuktikan hal ini.

  • Usia

Limfoma non-Hodgkin sebenarnya bisa terjadi di usia berapa saja, tetapi risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Penyakit ini paling umum terjadi pada orang yang berusia 60 tahun ke atas.

Pencegahan Limfoma non-Hodgkin

Sayangnya, cara mencegah limfoma non-Hodgkin masih belum diketahui sampai saat ini. Namun, tindakan pencegahan terbaik untuk limfoma non-Hodgkin adalah dengan menghindari faktor risikonya, seperti mencegah HIV.

Baca juga: Ini 4 Penularan HIV dan Tips Mencegahnya

Itulah penjelasan mengenai cara mencegah limfoma non-Hodgkin. Bila kamu ingin tahu lebih banyak tentang limfoma non-Hodgkin, tanyakan saja pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter untuk bertanya apa saja seputar kesehatan kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Non-Hodgkin's lymphoma – Symptoms and Causes.