Bisakah Paracetamol Jadi Obat Sakit Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bisakah Paracetamol Jadi Obat Sakit Gigi?

Halodoc, Jakarta – Apakah paracetamol bisa menjadi obat sakit gigi? Memang, sakit gigi bisa jadi sangat menjengkelkan, karena kamu tidak hanya susah makan, tetapi juga sulit konsentrasi akibat harus menahan sakit. 

Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit adalah membuat obat kumur dengan air garam. Tablet pereda nyeri seperti paracetamol juga bisa membantu untuk mengurangi rasa sakit, tetapi itu tidak akan menyembuhkan sakit gigi. Kamu harus tahu akar permasalahan dari sakit gigimu untuk mengobatinya sampai tuntas.

Paracetamol Hanya Meredakan

Temui dokter gigi jika kamu mengalami sakit gigi yang berlangsung lebih dari dua hari. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk memudahkannya sembari menunggu bertemu dokter, yaitu:

Baca juga: Efek Samping Daun Sirih sebagi Obat Sakit Gigi

  1. Minum obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen atau paracetamol (anak di bawah 16 tahun tidak boleh mengonsumsi aspirin).

  2. Coba berkumur dengan air garam (anak-anak tidak disarankan melakukannya).

  3. Gunakan gel penghilang rasa sakit untuk mulut Anda yang dapat dibeli dari apotek atau supermarket.

  4. Makan makanan lunak, seperti yoghurt atau telur orak-arik, dan cobalah untuk tidak mengunyah dengan gigi yang sakit.

Sakit gigi bisa disebabkan oleh kerusakan gigi, abses gigi, gigi yang retak atau rusak dan infeksi serta masalah dengan kawat gigi. Ingin tahu lebih lanjut mengenai sakit gigi, tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Cara terbaik untuk mencegah sakit gigi adalah menjaga gigi dan gusi tetap sehat dengan melakukan berbagai prosedur ini, yaitu:

  1. Melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

  2. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula.

  3. Sikat gigi dua kali sehari selama sekitar dua menit dengan pasta gigi berfluoride.

  4. Bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang atau sikat interdental setiap hari untuk menghilangkan makanan, kotoran, dan plak.

Tadi sudah disinggung bagaimana air garam serta paracetamol dapat mengurangi sakit gigi. Selain kedua perawatan ini, kamu juga bisa menggunakan cengkeh. Bahan aktif dalam cengkeh adalah eugenol yang memiliki kekuatan anti-bakteri, anti-inflamasi, sehingga dapat membantu meringankan sakit gigi dan rasa sakit.

Baca juga: Obat Sakit Gigi Ampuh dari Bahan Alami

Kamu bisa menempatkan cengkeh di mulut dekat gigi yang sakit dan menggigit dan menggiling untuk melepaskan minyak dalam cengkeh. Ini menghasilkan rasa pahit dan keinginan untuk memuntahkannya, tetapi jangan, tunggu empat menit lalu bilas. Kamu juga dapat menggunakan atau membeli minyak cengkeh dan menerapkan beberapa tetes pada bola kapas dan oleskan langsung ke tempat gigi sakit.

  1. Daun Jambu Biji

Daun jambu biji dapat menghambat bakteri tertentu yang ditemukan di mulut (seperti Staphylococcus aureus). Kandungan pada daun jambu biji memiliki aktivitas antimikroba. Selain itu, daun jambu biji juga bisa digunakan secara tradisional untuk kerusakan gigi dan radang gusi (radang gusi), serta membantu menyembuhkan sariawan dan meredakan sakit gigi. 

Disarankan untuk merekomendasikan cara terbaik untuk menggunakannya adalah mengunyah daun sampai kamu bisa merasakan airnya keluar, atau untuk merebus dan meninggalkannya sampai air tersisa sedikit, lalu berkumur dengan air rebusan hangat tersebut. 

Referensi:

Home BT COM. Diakses pada 2019. 5 surprising ways to tackle the agony of toothache.
Good to know. Diakses pada 2019. Wisdom teeth: wisdom tooth pain and wisdom tooth pain relief.
NHS.UK. Diakses pada 2019. Toothache.