8 Hal yang Harus Dihindari Ibu Jika Pernah Melahirkan Caesar

melahirkan caesar, hal yang dihindari setelah caesar
KEHAMILAN 09 July 2018

Halodoc, Jakarta – Metode persalinan caesar umumnya dipilih dokter saat ibu mengalami masalah dalam kehamilannya. Persalinan caesar ini bukan prosedur yang main-main, lho. Pasalnya caesar merupakan operasi besar yang mungkin dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Kata ahli, masa pemulihan melahirkan caesar juga membutuhkan waktu yang relatif lama ketimbang persalinan normal. Enggak cuma itu, setelah melahirkan caesar ada beragam hal yang mesti ibu perhatikan. Nah, berikut hal yang harus dihindari ibu setelah melakukan persalinan caesar.

1. Hindari Membawaan Barang Berat

Pasca-caesar ibu sebaiknya perlu menghindari segala aktivitas berat dan membawa atau mengangkat beban berat selama beberapa minggu. Alasannya hal ini akan mengganggu jahitan operasi sehingga bisa menimbulkan perdarahan. Jadi, ibu sebaiknya tak membawa barang yang melebihi berat Sang Buah Hati.

Baca juga: Yang Harus Diketahui Jika Melakukan Persalinan Caesar

2. Jangan Melakukan Aktivitas Fisik yang Berat

Ibu yang dulunya memiliki kegemaran melakukan berbagai olahraga yang terbilang berat seperti berlari, aerobik, bersepeda, berenang, atau olahraga lainnya, sebaiknya perlu menunda hingga tubuh benar-benar pulih dan fit. Meskipun begitu, bukan artinya ibu hanya boleh duduk dan berbaring saja di rumah. Ibu boleh kok melakukan aktivitas fisik lainnya seperti berjalan kaki agar tubuh tetap aktif.

3. Kurang Tidur

Tak tercukupinya waktu tidur bisa menimbulkan berbagai masalah bagi ibu. Mulai dari badan terasa lemas, turunnya suasana hati, dan sederet masalah kesehatan lainnya. Memang tak bisa dipungkri sih, rasanya memang sulit untuk mengatur waktu tidur sebab ibu harus merawat Si Kecil. Oleh sebab itu, ibu harus jeli mencari waktu luang untuk beristirahat sendiri. Misalnya, ikut tertidur saat Si Kecil tidur.

4. Hindari Menaiki Tangga

Hal lainnya yang perlu ibu hindari setelah melakukan operasi caesar adalah menaiki tangga. Kata ahli, hal ini bisa meningkatkan dampak negatif luka operasi, bahkan menyebabkan perdarahan. Sebaiknya ibu perlu menghindari hal ini setidaknya selama beberapa minggu pertama setelah melakukan caesar.

Baca Juga: Segera Punya Bayi, Pilih Lahir Normal atau Caesar?

5. Berhubungan Intim

Operasi caesar bisa menyebabkan perubahan hormon yang membuat diri kamu kurang bergairah. Oleh sebab itu, tubuh kamu memerlukan waktu agar perubahan hormon itu kembali normal. Namun, bukan itu saja alasannya. Kata ahli, ibu sebaiknya enggak melakukan hubungan intim selama enam minggu setelah caesar. Nah, setelah enam minggu, biasanya rahim telah kembali dalam keadaan normal, alias telah pulih dan perdarahan sudah berhenti sepenuhnya.

6. Jangan Sampai Basah

Selama dalam masa perawatan, ibu bisa meminta bantuan pada keluarga atau tenaga medis untuk membersihkan diri. Misalnya, mengganti pembalut sesering mungkin atau mandi. Namun, dengan catatan balutan luka operasi itu sudah diganti dengan balutan yang tahan air.

Jahitan operasi ini biasanya akan dicabut setelah dua sampai tiga minggu. Singkatnya, ibu perlu menjaga agar jahitan tetap kering sehingga pemulihan luka akan semakin cepat.

7. Kurang Serat dan Minum

Enggak sedikit ibu yang mengalami sembelit pasca melakukan operasi. Nah, hal inilah yang bisa menimbulkan masalah, sebab ketika ibu mengejan keras tak menutup kemungkinan akan timbul rasa sakit pada luka operasi. Untuk mencegahnya, ibu perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan cukupi kebutuhan cairan tubuh.

Baca juga: Hati-hati, Berikut Risiko Melahirkan Caesar Bagi Ibu dan Anak

8. Hindari Diet Ketat

Banyak ibu yang ingin postur tubuhnya kembali seperti sediakala, layaknya belum berbadan dua. Namun, ibu juga perlu ingat, menjalani diet ketat bisa membuat proses pemulihan pasca-caesar semakin lama. Selain itu, diet ketat juga bisa memengaruhi kualitas ASI untuk Sang Buah Hati.

Nah, kalau ibu mau tahu lebih jauh mengenai hal apa saja yang sebaiknya dihindari setelah melakukan operasi caesar, ibu bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

23 July 2018

Tidak hanya lemak dan karbohidrat, konsumsi terlalu banyak gula juga berbahaya. Nah, berikut ini cara melakuka...

Selengkapnya

SEKS

23 July 2018

Nyeri pada Miss V yang cukup kronis dan datang begitu saja dapat terindikasikan kamu terserang vulvodynia. Nah...

Selengkapnya

OLAHRAGA

23 July 2018

Bangun pagi adalah kebiasaan yang baik. Daripada tidur lagi, lebih baik lakukan kebiasaan yang memengaruhi met...

Selengkapnya