16 August 2018

Boleh Dikonsumsi, Ini Manfaat Daging Rusa untuk Kesehatan

manfaat daging rusa

Halodoc, Jakarta - Bosan mengonsumsi daging kambing atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari kedua daging di atas. Menurut ahli dari Purdue University, AS, daging rusa lebih rendah kalori dan lemak daripada daging sapi, lo. Lalu, apa sih manfaat daging rusa bagi kesehatan tubuh?

Sebelumnya, daging rusa punya beberapa kelebihan yang tidak dimiliki daging lain. Menurut chef profesional, daging rusa bertekstur lebih alot, tapi aromanya lebih enak dan lembut dibandingkan dengan daging sapi atau kambing. Kok bisa? Ternyata rusa yang dipelihara dibesarkan dengan kualitas terbaik, hampir sama dengan perawatan sapi untuk daging wagyu.

Baca juga: Suka Makan Steik Kenali Dulu Jenis Steik dan Kematangannya

Untuk di negara kita sendiri, rusa yang boleh dikonsumsi tidak sembarangan, lho. Rusa yang boleh dipotong bukanlah jenis rusa yang dilindungi atau langka. Rusa yang “diijinkan” untuk dipotong merupakan rusa keturunan ketiga (F3). Contohnya, di Taman Safarii II Prigen, hanya rusa F3 hasil penangkaranan saja yang boleh dipotong.

Nah, berikut manfaat daging rusa dan gizi serta nutrisi yang terkandung di dalamnya.

1. Mencegah Anemia

 Melansir The Guardian, daging rusa ternyata mengandung lebih banyak protein ketimbang daging merah lainnya. Enggak cuma itu, daging rusa juga kaya akan zat besi (lebih dari daging sapi) yang baik untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan energi. Hewan ini juga penuh vitamin B, seperti B2 (riboflavin) dan B3 (niacin) yang bertugas membantu mengatur metabolisme.

2. Cegah Infeksi

Manfaat daging rusa juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh “tersenyum”. Kata ahli, daging rusa banyak mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan vitamin B3 yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Di samping itu, organ hati rusa yang kaya akan vitamin B3 dinilai dapat menangkal terjadinya infeksi dari bakteri dan virus.

Baca juga: Daging Kambing vs Daging Sapi, Lebih Sehat Mana

3. Vitamin B6 dan B12

Seperti dilansir dalam The Guardian, vitamin B6 dan B12 yang terkandung di dalamnya dapat menurunkan penumpukkan homocysteine (zat penyebab kerusakan pada pembuluh darah) dalam darah, sehingga dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Vitamin B12, kalsium, dan fosfor yang terkandung di dalamnya saling mendukung dalam memperkuat tulang.

Selain itu, kedua vitamin ini juga sangat mendukung sistem perlindungan tubuh dalam menjaga paru-paru. Menariknya lagi, dalam Deer Farmer dikatakan, kombinasi kedua vitamin ini dan vitamin B3, mampu menjaga kesehatan organ ginjal.

4. Menambah Massa Otot

Manfaat daging rusa lainnya juga dapat menambah massa otot. Menurut Departemen Pertanian Amerika, daging rusa lebih banyak mengandung protein ketimbang daging sapi dan domba. Nah, kandungan protein inilah yang membawa banyak manfaat bagi otot.

Baca juga: Inilah Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Daging Merah

Selain berperan dalam menambah massa otot, protein juga bermanfaat untuk meregenerasi sel-sel yang rusak dengan cepat. Tak cuma itu, kandungan mineralnya yang tinggi, khususnya zat besi, bagus untuk memproduksi sel darah merah yang merupakan alat pengangkut nutrisi ke janin.

Nah, meski daging rusa memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tapi ada beberapa orang yang tidak disarankan untuk mengonsumsinya. Misalnya, ibu hamil dan anak di bawah usia enam tahun. Kedua golongan orang ini tidak disarankan untuk mengonsumsi daging rusa liar yang dibunuh dengan ditembak.

Mau tahu lebih banyak mengenai manfaat daging rusa bagi tubuh? Atau punya keluhan kesehatan? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!