Ad Placeholder Image

Busui Makan Tape: Amankah Buat ASI dan Bayi?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Mei 2026

Busui Boleh Makan Tape? Waspada Alkoholnya!

Busui Makan Tape: Amankah Buat ASI dan Bayi?Busui Makan Tape: Amankah Buat ASI dan Bayi?

Apakah Busui Boleh Makan Tape? Pahami Risikonya untuk Kesehatan Bayi

Ibu menyusui perlu cermat dalam memilih asupan makanan demi kesehatan diri sendiri dan buah hati. Salah satu camilan tradisional yang sering dipertanyakan adalah tape. Pada dasarnya, ibu menyusui boleh makan tape dalam jumlah yang sangat terbatas, namun perlu kehati-hatian ekstra. Proses fermentasi pada tape menghasilkan alkohol yang berpotensi memengaruhi kualitas ASI dan perkembangan bayi. Oleh karena itu, penting untuk memahami risikonya sebelum mengonsumsi.

Apa Itu Tape dan Proses Pembuatannya?

Tape merupakan makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong atau ketan yang difermentasi. Proses fermentasi ini melibatkan ragi, yang mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana dan kemudian menjadi alkohol serta asam. Kandungan alkohol dalam tape bervariasi, tergantung pada jenis bahan baku, jumlah ragi, dan lamanya proses fermentasi.

Risiko Konsumsi Tape untuk Ibu Menyusui

Meskipun tape sering dianggap camilan ringan, ada beberapa risiko yang perlu diwaspadai oleh ibu menyusui:

  • Kandungan Alkohol dalam ASI. Proses fermentasi tape menghasilkan alkohol. Alkohol ini dapat terserap ke dalam aliran darah ibu dan selanjutnya masuk ke dalam ASI. Kadar alkohol dalam ASI akan sebanding dengan kadar alkohol dalam darah ibu. Semakin banyak atau semakin lama tape disimpan, kadar alkoholnya bisa semakin tinggi.
  • Dampak pada Perkembangan Bayi. Paparan alkohol melalui ASI dapat memiliki dampak negatif pada bayi. Alkohol dapat mengganggu pola tidur bayi, membuatnya lebih sering mengantuk atau justru rewel. Selain itu, konsumsi alkohol secara berlebihan oleh ibu menyusui dikaitkan dengan potensi gangguan pada perkembangan motorik bayi dan fungsi kognitif dalam jangka panjang.
  • Kualitas ASI. Alkohol juga berpotensi memengaruhi produksi dan kualitas ASI. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alkohol dapat mengurangi produksi ASI atau mengubah rasa ASI, yang bisa membuat bayi enggan menyusu.

Tips Konsumsi Tape yang Lebih Aman Bagi Busui

Jika seorang ibu menyusui sangat ingin mengonsumsi tape dan tidak memiliki kekhawatiran khusus, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko:

  • Pilih Tape yang Baru Dibuat. Tape yang baru matang fermentasinya cenderung memiliki kadar alkohol lebih rendah dibandingkan tape yang sudah disimpan lama.
  • Buang Air Hasil Fermentasi. Air yang terbentuk pada tape merupakan konsentrasi alkohol. Membuang air ini dapat sedikit mengurangi kadar alkohol yang akan dikonsumsi.
  • Konsumsi dalam Jumlah Sangat Terbatas. Hindari mengonsumsi tape dalam porsi besar. Cukup sekadar mencicipi.
  • Beri Jeda Sebelum Menyusui. Setelah mengonsumsi tape, beri jeda waktu setidaknya 2-4 jam sebelum menyusui. Waktu ini memberi kesempatan tubuh untuk memetabolisme alkohol sehingga kadarnya dalam ASI berkurang. Lamanya jeda tergantung pada jumlah tape yang dikonsumsi dan metabolisme individu.
  • Perhatikan Reaksi Bayi. Setelah mengonsumsi tape, perhatikan apakah ada perubahan pada pola tidur, nafsu makan, atau perilaku bayi. Jika ada kekhawatiran, segera konsultasikan dengan dokter.

Kapan Sebaiknya Ibu Menyusui Menghindari Tape?

Ibu menyusui sebaiknya menghindari tape sama sekali jika memiliki riwayat masalah kesehatan tertentu, sensitif terhadap alkohol, atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda sensitivitas setelah ibu mengonsumsi makanan tertentu. Lebih baik utamakan keamanan dan kesehatan bayi. Jika ada keraguan, menghindari tape adalah pilihan yang paling bijaksana.

Alternatif Camilan Sehat untuk Ibu Menyusui

Untuk menghindari risiko dari tape, ibu menyusui dapat memilih camilan lain yang lebih aman dan bergizi. Beberapa pilihan camilan sehat meliputi buah-buahan segar, yoghurt plain, kacang-kacangan tanpa garam, roti gandum dengan selai kacang, atau potongan sayuran dengan hummus. Camilan ini tidak hanya aman tetapi juga menyediakan nutrisi penting untuk pemulihan ibu dan pertumbuhan bayi.

Rekomendasi Halodoc untuk Ibu Menyusui

Kesehatan ibu dan bayi adalah prioritas utama. Mengingat potensi risiko kandungan alkohol pada tape, Halodoc merekomendasikan ibu menyusui untuk sangat berhati-hati dan membatasi konsumsi tape. Jika ada kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang pola makan selama menyusui, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Tim medis profesional di Halodoc siap memberikan saran dan panduan yang akurat berdasarkan kondisi kesehatan individu.