• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Busui Perlu Tahu Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASI
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Busui Perlu Tahu Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASI

Busui Perlu Tahu Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASI

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 September 2022

“Perbedaan foremilk dan hindmilk ada pada tekstur dan kandungan nutrisi di dalamnya. Keduanya perlu diberikan secara seimbang agar bayi mendapatkan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembangnya yang optimal.”

Busui Perlu Tahu Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASIBusui Perlu Tahu Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASI

Halodoc, Jakarta – Air Susu Ibu atau ASI merupakan makanan yang punya nutrisi lengkap yang dibutuhkan bayi untuk bertumbuh dan berkembang secara optimal. Itulah mengapa ibu dianjurkan untuk memberi ASI eksklusif untuk bayi sampai ia berusia 2 tahun.

Namun, bagi ibu yang berencana untuk menyusui, ibu mungkin pernah mendengar tentang foremilk dan hindmilk. Bila dikombinasikan dengan baik, kedua jenis susu tersebut sebenarnya baik untuk bayi. Namun, pemberian foremilk dan hindmilk harus seimbang agar Si Kecil bisa mendapatkan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang yang optimal. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami dulu perbedaan foremilk dan hindmilk di sini agar ibu bisa memberikannya dengan cara yang tepat.

Mengenal Perbedaan Foremilk dan Hindmilk

Air Susu Ibu bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI pertama yang diperoleh bayi ibu pada awal sesi menyusui, sedangkan hindmilk adalah ASI yang bayi dapatkan setelahnya.

Perbedaan foremilk dan hindmilk adalah kebanyakan foremilk bertekstur lebih encer, karena memiliki kandungan air yang banyak. Sementara hindmilk lebih creamy dan lebih kaya atau padat kalori. Selain itu, foremilk juga rendah lemak dan lebih tinggi gula susu laktosa. Sedangkan sebaliknya, hindmilk kaya akan lemak.

Karena perbedaan foremilk dan hindmilk tersebut, beberapa ibu sering salah menganggap bahwa kedua ASI tersebut adalah dua jenis yang berbeda. Padahal meskipun ada sedikit perbedaan, payudara ibu tidak bisa membuat satu jenis susu, lalu berubah menghasilkan jenis susu yang lain di tengah-tengah menyusui. Faktanya, kandungan lemak dalam ASI lebih berkaitan dengan berapa lama jeda waktu ibu sudah di antara sesi menyusui.

Ketika sel-sel di payudara membuat susu, bagian lemak dari susu masih menempel pada sel, sedangkan bagian berair dari susu bergerak lebih cepat ke puting. Karena itu, tegukan pertama yang didapatkan bayi saat awal menyusu adalah ASI yang encer tersebut atau foremilk.

Namun, saat bayi terus menyusu, ia akan menarik ASI dari dalam payudara, tempat sel-sel susu berlemak disimpan. Itulah mengapa bayi akan mendapatkan hindmilk di akhir sesi menyusui. 

Jadi, semakin sering ibu menyusui, bayi bisa mendapatkan hindmilk lebih banyak. Sebaliknya, memberi jeda waktu yang lama di antara waktu menyusui akan membuat semakin banyak bagian berair dari susu mengalir ke puting, sehingga bayi akan mendapatkan foremilk. Bayi pun akan lebih lama mengakses susu berlemak atau hindmilk yang tersimpan lebih dalam di payudara.

Hati-hati Foremilk dan Hindmilk yang Tidak Seimbang

Baik foremilk maupun hindmilk, keduanya mengandung laktosa yang dibutuhkan bayi untuk berkembang dengan baik. Laktosa membantu bakteri baik untuk bertumbuh dalam sistem pencernaan, yang berperan dalam membantu bayi melawan bakteri jahat, virus, dan parasit. 

Nutrisi tersebut juga berkontribusi pada perkembangan jaringan otak dan saraf. Laktosa juga mendukung pertumbuhan bayi dan memberi mereka energi untuk mengembangkan keterampilan baru.

Namun, ibu perlu perlu memberikan foremilk dan hindmilk secara seimbang. Pasalnya, ketidakseimbangan foremilk dan hindmilk justru akan mencegah bayi mendapatkan laktosa yang mereka butuhkan untuk bertumbuh.

Ketidakseimbangan foremilk dan hindmilk disebut juga sebagai kelebihan laktosa. Kondisi ini terjadi ketika bayi secara teratur mendapatkan lebih banyak foremilk yang encer dan kaya laktosa dibanding hindmilk yang kaya akan lemak dan rendah laktosa.

Ketidakseimbangan foremilk dan hindmilk biasanya terjadi ketika bayi menerima banyak susu sekaligus. Misalnya, bila bayi terlalu lama tidak menyusui atau ketika seorang ibu memiliki masalah kelebihan pasokan ASI.

Namun, jangan khawatir, ketidakseimbangan foremilk dan hindmilk jarang terjadi. Faktanya, banyak konsultan laktasi mengaku mereka jarang menemukan masalah ASI tersebut.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan foremilk dan hindmilk. Bila ibu mengalami masalah dalam menyusui atau keluhan kesehatan lainnya, coba periksakan diri ke dokter. Ibu bisa  buat janji medis di rumah sakit pilihan ibu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. What to Know About Foremilk and Hindmilk.
What to Expect. Diakses pada 2022. Foremilk and Hindmilk Imbalance.
Healthline. Diakses pada 2022. What Is Hindmilk and How Can You Make Sure Your Baby Gets Enough?