• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Menghadapi Pasangan yang Manipulatif
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Menghadapi Pasangan yang Manipulatif

Cara Menghadapi Pasangan yang Manipulatif

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Desember 2021
Cara Menghadapi Pasangan yang Manipulatif

“Sangat penting mengetahui apa saja ciri orang yang manipulatif dan bagaimana cara tepat menghadapinya. Terkadang, kamu tidak menyadari bahwa orang di sekitar sedang bersikap manipulatif, bahkan pasangan sendiri.”

Halodoc, Jakarta – Manipulasi atau tindakan manipulatif merupakan cara yang dilakukan oleh seseorang untuk memengaruhi mental dan emosional orang lain, sehingga bisa mengendalikan orang lain untuk mendapatkan semua yang ia inginkan. Hal yang menjadi keinginan bisa beragam, seperti kendali, kekuasaan, atau semua hak istimewa yang dimiliki orang yang diincarnya. 

Tindakan manipulatif bisa terjadi dalam berbagai kondisi, seperti pekerjaan, keluarga, hingga hubungan pribadi dengan pasangan. Tentunya, hal tersebut akan memberikan dampak yang sangat serius terhadap kesehatan mental dan emosional korbannya. Orang-orang yang menjadi korban tindakan manipulatif bisa menimbulkan perasaan bersalah, tidak berharga, dan tidak diinginkan. 

Menghadapi Pasangan yang Manipulatif

Umumnya, pelaku manipulasi menyukai drama. Jadi, mereka bisa tahu siapa saja orang yang bisa dimanfaatkan atau punya rasa empati yang tinggi pada orang lain. Mereka lalu akan mencari perhatian dengan menceritakan kisah yang dibuat berlebihan atau bahkan penuh kebohongan. Lalu, bagaimana cara menghadapinya?

  • Bersikap Acuh atau Datar

Pasangan mungkin akan mengharapkan hubungan yang dinamis denganmu. Jika tidak, ia akan dengan mudah mengeluarkan jurus andalannya. Misalnya, pasangan tidak takut berselingkuh saat hubungannya terasa membosankan. Namun, saat kamu mengetahuinya, justru ia akan menyalahkanmu

Pasangan akan membuat seolah dirinya adalah korban. Jadi, cobalah bersikap datar dan tidak meladeni ketika pasangan mulai berulah. Tidak menggubris akan membuat pelaku berhenti melakukan tindakan manipulatif tersebut. 

  • Kurangi Interaksi

Selain itu, kamu juga bisa mengurangi interaksi langsung dengan pasangan. Sebaiknya, pilih media komunikasi lain sementara waktu, seperti pesan singkat atau telepon. Jika memang diharuskan untuk berbicara atau berinteraksi secara langsung, sebaiknya batasi dan katakan hal yang perlu kamu bicarakan. 

  • Tidak Memberikan Penjelasan

Lalu, kamu juga sebaiknya tidak membuat diri sendiri lemah atau terlalu menonjol. Pasalnya, pelaku biasanya akan memanfaatkan hal itu untuk dirinya sendiri jika ada kesempatan untuk berbuat hal yang sama di waktu lain. Hindari pula memberikan penjelasan pada satu hal secara gamblang dan mendetail. 

  • Sudahi Percakapan Panjang

Bicara dengan orang yang manipulatif memang tidak akan ada habisnya. Kamu akan selalu salah dan tidak berdaya dengan apa yang ia lakukan. Jadi, sudahi percakapan jika terlihat akan berlangsung panjang dengan berkata “tidak tahu”. Berikan jawaban singkat dan hindari memberikan penjelasan atau alasan. Pasalnya, pasangan yang manipulatif cenderung memberikan pertanyaan yang secara tidak sadar bersifat menjebak. 

Hal ini dilakukannya guna mengetahui dan melihat apakah terdapat celah, sekecil apapun, di antara hubungan kalian. Jika pelaku melihatnya, sudah pasti ia pun akan dengan mudah melakukan tindakan yang sama, berulang kali. 

Menjalin hubungan dengan orang yang memiliki sifat manipulatif memang sangat tidak menyenangkan. Terlebih jika kamu dan pasangan sudah menjalin rumah tangga bersama. Tak ada salahnya untuk berbagi cerita, bisa dengan keluarga atau teman terdekat untuk sekadar membantu mengurangi beban yang terasa berat di pundak. 

Jika kamu membutuhkan teman bercerita, kamu bisa langsung menceritakan masalahmu pada psikolog melalui aplikasi Halodoc. Jika ingin membuat janji di rumah sakit, bisa juga kok, booking melalui aplikasi Halodoc. Kamu hanya perlu download aplikasinya di ponselmu, dan buat janji kapan saja lebih mudah. 

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi: 
Psychology Today. Diakses pada 2021. Covert Tactics Manipulators Use to Control and Confuse You.
Psychology Today. Diakses pada 2021. How to Recognize and Handle Manipulative Relationships.
PsychCentral. Diakses pada 2021. How to Cope With a Master Manipulator.