Sakit Mata Kena Las? Ini Cara Redakan Langsung!

Sakit mata akibat las, atau dikenal juga dengan fotokeratitis atau ‘arc eye’, adalah kondisi iritasi pada mata yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) intens dari proses pengelasan. Paparan ini bisa merusak permukaan kornea mata, menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, dan penglihatan buram. Memahami cara menghilangkan sakit mata akibat las dengan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Reaksi ini mirip dengan kulit terbakar sinar matahari, tetapi terjadi pada mata. Gejala biasanya muncul beberapa jam setelah paparan dan dapat terasa sangat tidak nyaman. Penanganan awal yang benar di rumah dapat membantu meredakan gejala, namun konsultasi dengan dokter mata tetap diperlukan untuk memastikan pemulihan optimal dan menyingkirkan masalah serius lainnya.
Apa Itu Sakit Mata Akibat Las?
Sakit mata akibat las merupakan peradangan pada kornea dan konjungtiva mata yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet (UV) dari percikan api las. Kondisi ini secara medis disebut fotokeratitis atau keratitis ultraviolet. Paparan sinar UV yang tinggi dari busur listrik las merusak sel-sel permukaan mata, menyebabkan iritasi dan rasa sakit yang signifikan.
Meskipun seringkali bersifat sementara, rasa sakit yang ditimbulkan bisa sangat hebat dan mengganggu aktivitas. Penting untuk diketahui bahwa kerusakan pada mata dapat terjadi bahkan dari paparan singkat jika tanpa perlindungan yang memadai. Gejala biasanya baru terasa beberapa jam setelah paparan, seringkali di tengah malam.
Gejala Sakit Mata Akibat Las
Gejala sakit mata akibat las tidak langsung muncul setelah paparan, melainkan berkembang beberapa jam kemudian. Tingkat keparahan gejala bervariasi tergantung pada durasi dan intensitas paparan. Berikut adalah beberapa gejala umum yang mungkin dirasakan:
- Mata terasa nyeri atau perih seperti ada pasir di dalamnya.
- Mata merah dan berair secara berlebihan.
- Sensitivitas tinggi terhadap cahaya (fotofobia).
- Penglihatan buram atau kabur.
- Kelopak mata bengkak.
- Nyeri kepala.
- Pada kasus yang parah, bisa terjadi kejang kelopak mata.
Gejala-gejala ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan berkepanjangan dan potensi risiko komplikasi.
Cara Menghilangkan Sakit Mata Akibat Las: Pertolongan Pertama di Rumah
Memberikan pertolongan pertama yang tepat di rumah dapat meredakan gejala dan mencegah perburukan kondisi. Tindakan cepat dan benar sangat penting. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan:
- Jauhi Sumber Cahaya: Segera pindah ke tempat teduh atau ruangan yang gelap dan hindari paparan cahaya terang. Cahaya dapat memperburuk rasa sakit dan ketidaknyamanan pada mata.
- Bilas Mata: Alirkan air bersih mengalir (air minum steril atau saline) ke mata yang terkena selama 15-30 menit. Pembilasan ini bertujuan untuk membersihkan iritan dan membantu meredakan sensasi terbakar atau perih.
- Kompres Dingin: Gunakan kain bersih yang sudah dibasahi air dingin atau kantong es yang dibungkus kain. Tempelkan kompres dingin secara perlahan pada mata yang tertutup untuk membantu mengurangi bengkak, nyeri, dan perih.
- Hindari Mengucek Mata: Meskipun mata terasa gatal atau perih, menguceknya dapat memperparah iritasi dan berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada kornea.
- Istirahatkan Mata: Pejamkan mata dan hindari membaca atau menatap layar gadget yang dapat membebani mata. Istirahat membantu proses pemulihan alami mata.
Hindari penggunaan obat tetes mata sembarangan tanpa resep dokter. Beberapa tetes mata mungkin mengandung bahan yang dapat memperparah iritasi.
Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?
Meskipun pertolongan pertama di rumah dapat membantu, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter mata jika gejala tidak membaik atau semakin parah. Beberapa kondisi yang memerlukan penanganan medis profesional meliputi:
- Nyeri mata yang parah dan tidak mereda dalam beberapa jam.
- Mata sangat merah dan bengkak.
- Penglihatan buram yang tidak membaik atau semakin memburuk.
- Adanya kotoran mata atau nanah.
- Munculnya sensasi benda asing yang tidak dapat dihilangkan dengan pembilasan.
- Mata terasa sangat sensitif terhadap cahaya.
Dokter mata dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menilai tingkat kerusakan kornea dan memberikan penanganan lebih lanjut. Ini mungkin termasuk pemberian tetes mata antibiotik untuk mencegah infeksi atau tetes mata sikloplegik untuk mengurangi nyeri dan kejang otot mata. Dokter juga mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri.
Pencegahan Sakit Mata Akibat Las
Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari sakit mata akibat las. Menggunakan alat pelindung diri (APD) yang tepat saat melakukan pekerjaan pengelasan sangat krusial. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang harus selalu diterapkan:
- Gunakan Helm Las: Selalu kenakan helm las yang sesuai standar dengan filter atau lensa pelindung yang gelap dan tepat. Pastikan helm dalam kondisi baik dan tidak ada retakan.
- Gunakan Kacamata Pelindung Tambahan: Di bawah helm las, kenakan kacamata pelindung bening untuk perlindungan tambahan dari percikan api atau partikel.
- Pastikan Area Kerja Aman: Pastikan area pengelasan memiliki ventilasi yang baik dan bebas dari benda-benda yang dapat memantulkan sinar UV.
- Periksa APD Secara Rutin: Pastikan semua alat pelindung mata dalam kondisi prima sebelum digunakan. Ganti lensa yang tergores atau rusak.
- Waspada Terhadap Lingkungan: Ingatlah bahwa sinar las dapat memantul dari permukaan. Pastikan orang di sekitar juga terlindungi atau berada pada jarak aman.
Pendidikan dan pelatihan tentang keselamatan kerja pengelasan juga penting untuk semua pekerja yang terlibat.
Kesimpulan dan Rekomendasi Medis
Sakit mata akibat las adalah kondisi yang serius dan dapat menyebabkan nyeri hebat serta potensi kerusakan jangka panjang jika tidak ditangani dengan benar. Pertolongan pertama di rumah berupa menjauhi sumber cahaya, membilas mata dengan air bersih, dan kompres dingin sangat membantu meredakan gejala awal.
Namun, sangat penting untuk tidak menunda konsultasi dengan dokter mata, terutama jika gejala parah seperti nyeri yang tidak mereda, mata merah atau buram yang signifikan, tidak membaik dalam beberapa jam. Dokter mata dapat memberikan diagnosis akurat dan resep obat yang tepat, seperti tetes mata atau obat lain, untuk mempercepat pemulihan.
Pencegahan adalah tindakan terbaik dengan selalu menggunakan alat pelindung diri yang standar saat melakukan pekerjaan las. Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi medis, manfaatkan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter spesialis mata terpercaya.



