• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengobati Biduran yang Aman untuk Anak

Cara Mengobati Biduran yang Aman untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Biduran ditandai dengan munculnya ruam di kulit, seperti gigitan nyamuk yang disertai rasa gatal. Pada anak, kondisi ini sudah pasti sangat tidak nyaman, sehingga tidak jarang membuat mereka menjadi rewel. Biduran memang bisa muncul di area kulit tertentu, tetapi bisa juga terjadi di seluruh tubuh. 

Sama halnya dengan orang dewasa, biduran yang menyerang anak pun bisa terjadi karena obat, parfum atau produk pewangi, pelembap, alergi makanan, obat tertentu, digigit serangga, alergi bulu hewan, hingga alergi dingin. Kacang, telur, dan kerang menjadi jenis makanan yang paling sering memicu biduran, sedangkan penyebab lain bisa karena stres atau perubahan cuaca yang terbilang ekstrem.

Cara Aman Mengobati Biduran pada Anak

Apabila sang buah hati terserang biduran, ibu harus segera memperhatikan apakah ada kondisi lain yang menyertai kemunculan ruam dan gatal di tubuhnya. Jika anak mengalami kesulitan bernapas, pusing, mual dan muntah, sakit perut, detak jantung tak beraturan, tenggorokan serak, diare, hingga pingsan, segera bawa anak ke rumah sakit. 

Baca juga: Begini Cara Mengobati Biduran dengan Lidah Buaya

Agar tidak perlu mengantre lama dan anak segera mendapatkan penanganan, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc dan membuat janji di rumah sakit terdekat. Download saja aplikasi Halodoc di ponsel ibu, jadi kapan saja ibu memiliki masalah kesehatan, tidak perlu lagi mengecek ke rumah sakit karena ada dokter ahli yang siap membantu. 

Sebenarnya, tidak semua kasus biduran harus mendapatkan penanganan medis. Artinya, ibu bisa menangani biduran pada anak secara mandiri di rumah apabila tidak ada gejala yang serius pada sang buah hati. Pengobatan biduran di rumah berfokus pada mengurangi ruam dan rasa gatal yang membuat Si Kecil tidak nyaman, yaitu dengan:

  • Mengompres area kulit yang terasa gatal dengan air dingin.
  • Mengajak Si Kecil berendam di air hangat. Bila memang diperlukan, ibu bisa menambahkan oatmeal pada air rendaman untuk membantu mengurangi rasa gatalnya.
  • Gunakan pelembap pada kulit anak setelah mandi untuk menghindari kulit kering.
  • Pastika suhu di kamar tidak terlalu dingin atau panas. Pasalnya, pada beberapa kondisi, gatal akibat biduran bisa semakin memburuk jika suhu ruang terlalu panas atau dingin.

Baca juga: Awas, Ini Jenis Makanan yang Menjadi Pemicu Biduran

Obat Biduran untuk Anak

Jika cara rumahan tadi tidak meringankan biduran yang dialami sang buah hati, ibu bisa membawanya ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Saat anak mengalami biduran, tubuhnya akan melepaskan histamin yang memicu terjadinya gatal. Biasanya, dokter akan memberikan obat antihistamin untuk membantu mengurangi rasa gatal tersebut.

Ibu juga bisa menggunakan losion calamine untuk membantu mengurangi ruam dan rasa gatal pada tubuh anak. Pastikan kulit dalam keadaan kering sebelum mengoleskan losion, ya. Lalu, obat hydrocortisone juga bisa diresepkan oleh dokter untuk membantu mengurangi pembengkakan, rasa gatal, dan ruam kemerahan yang terjadi akibat biduran. 

Baca juga: Biduran Sering Kambuh, Tanda Alergi?

Selain memandikan Si Kecil dengan air hangat dan menggunakan losion, ibu sebaiknya tidak memakaikan pakaian yang terlalu ketat, karena bisa membuat biduran dan rasa gatal semakin parah. Pilih pakaian yang terbuat dari kain yang lembut dan tidak memicu terjadinya iritasi pada kulit anak yang cenderung terbilang masih sensitif. 

Biduran memang sangat tidak nyaman, tetapi masalah kulit ini bisa dihindari dengan melakukan tindakan penanganan yang tepat. Selalu perhatikan kondisi kesehatan sang buah hati, ya, bu!

Referensi: 
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2020. Urticaria (Hives) in Children.
Everyday Health. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Managing Hives in Kids.
WebMD. Diakses pada 2020. Hives (Children).