Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Harus Minum Obat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Harus Minum Obat

Halodoc, Jakarta - Untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh sebenarnya enggak harus melulu melalui obat-obatan. Sebab, masih banyak kok cara menurunkan kolesterol lainnya yang bisa kamu coba. Nah, berikut beberapa caranya.

Lawan Lewat Makanan

Cara menurunkan kolesterol tanpa obat sebenarnya enggak ribet kok. Kita bisa memilih cara paling sederhana, yaitu rutin mengonsumsi makanan penggempur kolesterol. Nah, berikut contohnya:

  1. Alpukat

Hasil studi dari Penn State University mengungkapkan, orang yang mengonsumsi alpukat setiap hari, kadar kolesterolnya menurun dibandingkan dengan mereka yang enggak mengonsumsinya.

  1. Probiotik

Studi dalam American Journal of Clinical Nutrition menyatakan, wanita yang rutin makan yoghurt dengan kandungan probiotik selama lebih dari 12 minggu, kadar kolesterolnya menurun dalam jumlah yang cukup signifikan.

  1. Oatmeal

Cara menurunkan kolesterol juga bisa melalui konsumsi oatmeal. Bubur gandum ini kaya serat larut yang bisa menurunkan kadar kolesterol LDL. Serat larut juga bisa kamu temukan pada apel, pir, dan buah prune. Serat jenis ini diyakini bisa menurunkan penyerapan kolesterol dalam pencernaan kamu.

Baca juga: Program Diet Untuk Mengurangi Kolesterol

  1. Teh hijau

Teh ini kaya akan senyawa penting yang bisa membantu kamu untuk mengatasi masalah kesehatan. Menurut studi, secangkir teh hijau yang baru diseduh cukup efektif untuk menurunkan kolesterol LDL.

5. Jus Anggur

Jus ini bisa menjadi cara menurunkan kolesterol tanpa obat. Jus anggur mengandung antioksidan, seperti piceatannol dan resveratrol. Tak cuma itu, anggur juga mengandung flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan. Nah, untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, cobalah konsumsi jus anggur minimal sehari sekali secara rutin.

6. Brokoli

Sayuran ini kaya serat yang bisa bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Di samping itu, brokoli juga bisa membantu tubuh dalam proses detoksifikasi secara alami.

Diet Rendah Lemak

Cara menurunkan kolesterol tanpa obat tak cukup dengan makanan penggempur kolesterol saja. Program menurunkan kolesterol ini perlu didukung dengan diet rendah lemak. Lemak sendiri terbagi menjadi tiga.

Pertama, lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated), lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated), dan terakhir lemak jenuh (saturated).

Pengidap kolesterol tinggi harus menghindari makanan dengan kandungan lemak jenuh. Contohnya, jeroan, kuning telur, dan otak sapi. Sedangkan makanan lemak jenuh tunggal, mesti dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Kepiting dan udang, misalnya.

Lalu, apa dong yang boleh dimakan? Konsumsilah lemak tak jenuh ganda yang bisa kamu temukan dari ikan laut. Contohnya, ikan tuna atau tenggiri karena mengandung minyak tak jenuh ganda dan omega-3, yang baik untuk pengidap kolesterol tinggi. Menurut studi, kedua kandungan itu bisa menaikan kadar HDL dan menurunkan LDL.

Baca juga: Makan Malam Sehat Untuk Pengidap Kolesterol

Jangan Lupakan Olahraga

Olahraga juga bisa menjadi cara menurunkan kolesterol tanpa obat. Biasanya, dokter akan menyarankan seseorang untuk rutin berolahraga sebelum mengonsumsi obat-obatan.

Enggak cuma itu, orang gemuk juga harus menurunkan berat badannya terlebih dahulu. Bagi mereka yang kadar trigliserida (salah satu jenis lemak yang dibawa dalam aliran darah) tinggi, juga perlu mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat.

Lalu, apa hubunganya olahraga dengan kolesterol tinggi? Nah, menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology, mengatakan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Hal senada pun juga ditemukan para ahli dalam Lipids in Health and Disease. Menurut periset, wanita yang rajin berolahraga memiliki kadar HDL yang jauh lebih tinggi daripada perempuan dengan gaya hidup sedentary (tak aktif secara fisik).

Namun, dalam memilih jenis olahraganya kamu harus cermat. Sebab, pengidap kolesterol tinggi memiliki penumpukan plak di pembuluh darahnya. Nah, olahraga berat bisa membuat plak ini terlepas dan terbawa aliran darah. Imbasnya bisa menyumbat pembuluh darah, bahkan membuatnya pecah. Mau tahu akibatnya?

Bila pecahnya terjadi di otak bisa berakibat stroke, sedangkan di jantung bisa berakibat serangan jantung, lho. Jadi, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memilih olahraga yang tepat.

Mau tau cara menurunkan kolesterol lainnya?Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!