• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Rekomendasi Jam Tidur Anak 1 Tahun
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Rekomendasi Jam Tidur Anak 1 Tahun

Catat, Ini Rekomendasi Jam Tidur Anak 1 Tahun

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 September 2022

“Untuk menjaga kesehatan anak, orang tua perlu memastikan balita tidur cukup. Nah, rekomendasi jam tidur anak untuk bayi di bawah 1 tahun adalah 12-16 jam. Sedangkan anak-anak berusia 1-2 tahun adalah 11-14 jam per hari.”

Catat, Ini Rekomendasi Jam Tidur Anak 1 TahunCatat, Ini Rekomendasi Jam Tidur Anak 1 Tahun

Halodoc, Jakarta –  Balita yang secara teratur mendapatkan jumlah tidur yang cukup dapat memperoleh beberapa manfaat. Pasalnya, tidur cukup bisa meningkatkan perhatian, perilaku, pembelajaran, memori, dan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan

Anak yang kurang tidur berisiko mengalami tekanan darah tinggi, obesitas, dan bahkan depresi. Secara umum, rekomendasi jam tidur anak akan berbeda sesuai usia. Informasi selengkapnya mengenai rekomendasi jam tidur anak 1 tahun bisa dibaca di sini!

Mengapa Tidur Sangat Penting untuk Anak 1 Tahun

Rekomendasi jam tidur anak-anak akan berbeda-beda. Nah, ini durasi idealnya:

  • Bayi di bawah 1 tahun selama 12-16 jam per hari.
  • Anak-anak berusia 1-2 tahun selama 11-14 jam per hari.
  • Anak usia 3-5 tahun selama 10-13 jam per hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun selama 9-12 jam per hari.
  • Remaja 13-18 tahun membutuhkan tidur berkualitas selama 8-10 jam per hari.

Ingat, tidur adalah bagian penting dari rutinitas setiap orang dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat. Pada anak-anak, kualitas tidur dapat membantu menjaga kesehatan mental dan fisik anak.

Tidur adalah salah satu aktivitas utama otak selama perkembangan awal tumbuh kembang anak. Pada akhirnya, tidur pun akan memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif dan psikososial yang sehat di awal kehidupan.  Efek tidur pada perkembangan otak awal anak-anak juga terkait dengan pembelajaran dan memori, regulasi emosional, dan perkembangan kognitif. 

Anak yang tidak cukup mendapatkan tidur dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, termasuk penurunan perkembangan otak, masalah belajar, emosi negatif, manajemen berat badan, masalah pertumbuhan dan peningkatan frekuensi penyakit.

Anak 1 tahun membutuhkan tidur yang cukup dan berkualitas. Anak-anak masih masih mengembangkan lobus frontal dan keterampilan pengambilan keputusan. Kurang tidur dapat mengganggu perkembangan lobus frontal.

Alhasil, saat kurang tidur, fungsi mental juga tidak bekerja dengan baik. Ini juga bisa menyebabkan pengembangan kemampuan pengambilan keputusan tertunda, tidak fokus, dan fungsi memori yang menurun. Anak yang kurang tidur juga dapat berubah menjadi pemarah dan hiperaktif, dengan efek yang dapat meniru ADHD. 

Mengatasi Anak 1 Tahun Sulit Tidur

Buat orang tua yang memiliki anak yang sulit tidur, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua, yaitu:

1. Menetapkan Rutinitas Waktu Tidur yang Konsisten

Rutinitas tidur hendaknya dibangun sejak dini supaya anak mendapatkan konsistensi. Idealnya harus dimulai pada waktu yang sama setiap malam.

2. Meredupkan Lampu

Hentikan penggunaan elektronik/layar setidaknya satu jam sebelum tidur. Pencahayaan bisa mengganggu jam tidur anak.

3. Melakukan Aktivitas yang Menenangkan Kepada Anak

Orang tua bisa melakukan aktivitas yang menenangkan anak seperti membacakan buku, mengusap-usap anak. 

4. Tenangkan Anak Ketika Terbangun di Malam Hari 

Jika anak terbangun di malam hari, ajak anak untuk kembali tidur. Jangan terbawa pada keinginan anak untuk tetap terjaga, usahakan supaya anak kembali tidur. 

5. Optimalkan Ruang Tidur Anak

Optimalkan lingkungan tidur untuk anak, seperti kamar tidur yang gelap, tenang, dan nyaman dengan kasur dan bantal yang nyaman. Sama halnya seperti orang dewasa, anak juga memerlukan kebiasaan yang sama. 

Anak-anak di bawah 5 tahun memiliki jadwal tidur yang dilengkapi dengan dua kali tidur siang sehari. Masalah tidur pada balita bisa diperparah oleh karena kecemasan perpisahan dengan orang tua dan takut kehilangan. 

Orang tua dapat mengurangi kondisi ini dengan memberi anak pilihan atas baju tidur yang akan dikenakan dan buku mana yang dibaca. Cobalah untuk bersabar, tegas, namun penuh kasih sayang. 

Anak 1 tahun yang mungkin mengalami kesulitan tidur, biasanya disebabkan karena beberapa kondisi, seperti tumbuh gigi, kehadiran adik, tempat yang baru, pengasuh baru, sampai jadwal yang baru.

Keluhan kecil seperti alergi, pilek, dan telinga infeksi juga bisa membuat anak mengalami masalah tidur ataupun gangguan tidur.  Pastikan penyebab anak tidak bisa tidur supaya anak mendapatkan penanganan yang tepat. Tanyakan kepada dokter mengenai masalah tidur pada anak lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc  sekarang juga!

Referensi:
Karger.com. Diakses pada 2022. Sleep and Early Brain Development.
Healthline. Diakses pada 2022. Only Half of U.S. Children Get Enough Sleep: Why That’s a Serious Problem.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. The Importance of Sleep for Kids.