• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cek Fakta: Amankah Melakukan Pengasapan pada Miss V?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cek Fakta: Amankah Melakukan Pengasapan pada Miss V?

Cek Fakta: Amankah Melakukan Pengasapan pada Miss V?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 23 Maret 2022

“Pengasapan Miss V (vagina) atau ratus menjadi perawatan yang populer di kalangan wanita. Perawatan vagina ini diklaim mampu membersihkan vagina, menyeimbangkan hormon, hingga mempercepat pemulihan pasca persalinan. Namun, nyatanya masih sedikit penelitian mengenai hal ini. Lantas, bagaimana dengan keamanannya?”

Cek Fakta: Amankah Melakukan Pengasapan pada Miss V?

Halodoc, Jakarta – Pengasapan vagina atau yang lebih dikenal dengan ‘ratus’, merupakan salah satu jenis perawatan tradisional pada bagian intim yang cukup umum di Indonesia. Perawatan ini dilakukan dengan menggunakan rempah-rempah alami, kemudian diasapkan langsung pada organ intim dalam durasi yang sudah ditentukan. Hanya saja mengenai keamanannya sempat jadi pro dan kontra. 

Bahkan, pengasapan vagina kini cukup populer secara global, yang lebih dikenal sebagai steam vagina. Contohnya, aktris hollywood Gwyneth Paltrow merupakan salah satu public figure yang mempromosikan perawatan ini. 

Lantas, bagaimana keamanan dan manfaatnya dari pengasapan vagina?

Diklaim Bermanfaat untuk Kesehatan Vagina?

Pengasapan vagina atau ratus dilakukan dengan cara duduk di atau berjongkok di atas panci berisi air panas, yang berisi bahan-bahan alami untuk meningkatkan dan membersihkan organ intim wanita. Bagi pendukung pengasapan vagina percaya bahwa menyerap uap herbal melalui pori-pori di dalam tubuh, akan meningkatkan aliran darah dan mempercepat penyembuhan. Perawatan ini biasanya dilakukan selama 20 hingga 45 menit per sesi. 

Pengasapan vagina digunakan sebagai pengobatan alami untuk membersihkan vagina, rahim, dan seluruh saluran reproduksi. Namun, klaimnya tidak hanya itu,  pengasapan vagina juga disebut bermanfaat untuk:

  • Detoksifikasi rahim.
  • Melancarkan haid.
  • Meredakan stres.
  • Meningkatkan kesuburan.
  • Meredakan gejala menopause.
  • Mengurangi kelelahan.
  • Pengobatan untuk wasir.
  • Meningkatkan energi.
  • Mempercepat proses pemulihan pasca persalinan.
  • Mengurangi sakit kepala.
  • Meredakan nyeri umum lainnya.

Ada Efek Samping, Butuh Penelitian Lebih Lanjut

Hingga saat ini masih belum cukup penelitian ilmiah untuk membuktikan apakah pengasapan vagina benar-benar aman dilakukan. Saat vagina bertemu uap panas, hal tersebut justru menyediakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri yang menyebabkan infeksi jamur. Sehingga infeksi vagina lainnya bisa dengan mudah berkembang. 

Perlu diketahui juga, kulit vagina sangat halus, sensitif, dan mudah mengalami trauma. Melakukan pengasapan vagina dengan uap panas dapat menyebabkan luka bakar atau panas pada vagina. 

Sementara itu, belum ada pedoman medis yang merekomendasikan pengasapan vagina. Kecuali jika kamu berkonsultasi dengan praktisi kesehatan alternatif, kamu sendiri yang menentukan perawatan herbal mana yang harus digunakan dan seberapa sering dilakukan.

Ratus atau pengasapan vagina memang sering kali digunakan sebagai terapi alternatif suatu penyakit atau sekedar perawatan organ intim. Namun, menyoal pengasapan vagina, tidak ada salahnya untuk skeptis dan bertanya pada dokter tentang keamanan dan manfaatnya. Ketika digunakan untuk mengobati kondisi medis, kamu mungkin tidak mendapatkan evaluasi dan diagnosis yang tepat secara medis. Akibatnya kondisi medis bisa memburuk. 

Perlu diwaspadai juga, penguapan vagina sangat tidak diperbolehkan dilakukan saat wanita sedang hamil. Karena beberapa bahan herbal dan uap panas dapat menyebabkan keguguran. 

Pengasapan Vagina Mengubah Keseimbangan pH Miss V

Sebagian kalangan menyebut bahwa pengasapan vagina bermanfaat untuk membersihkan vagina. Akan tetapi, ada juga sebagian lainnya yang menyanggah pendapat ini. Sebab  vagina merupakan salah satu organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Vagina memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan pH yang sehat. 

Terlebih lagi, Lactobacilli, bakteri alami yang ditemukan di vagina, membantu menjaga keseimbangan vagina dengan memproduksi asam laktat dan hidrogen peroksida. Hal tersebut menjaga tingkat keasaman seimbang, sekaligus melindungi dari infeksi. 

Nah, masalahnya melakukan pengasapan vagina justru dapat merusak keseimbangan pH dalam vagina, yang berdampak pada iritasi dan infeksi, seperti vaginitis. 

Sebagian ahli menyebut pengasapan vagina merupakan salah satu perawatan yang tidak perlu dilakukan. Terlebih melihat efek samping dan bahayanya lebih besar dibandingkan manfaatnya. Lagi pula manfaatnya pun masih diragukan.

Untuk membersihkan organ intim, cukup cuci bagian luar dan dalam vulva dengan air hangat dan sabun tanpa pewangi. Namun, pastikan sabun tidak langsung masuk ke dalam vagina. Gunakan jari yang bersih untuk membersihkan organ intim dengan lembut. 

Jika kamu mengalami masalah kesehatan organ intim, sebaiknya tanya dokter di aplikasi Halodoc mengenai penanganan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About Vaginal Steaming
Medical News Today. Diakses pada 2022. What to know about vaginal steaming
GoodRX Health. Diakses pada 2022. Health Debunked: Why You Shouldn’t Try Vaginal Steaming