Ketahui Ciri Lemah Jantung dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Ciri Lemah Jantung dan Cara Mencegahnya

Halodoc, Jakarta – Lemah jantung atau kardiomiopati adalah penyakit yang berkaitan erat dengan otot jantung. Meski jarang menimbulkan gejala pada tahap awal, penyakit ini perlu diwaspadai karena bisa berakibat fatal (gagal jantung hingga kematian), karena jantung merupakan organ penting tubuh dalam sistem peredarah darah.

Baca Juga: 5 Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

Pada kasus kardiomiopati, otot jantung menjadi lemah dan tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, antara lain faktor usia, riwayat keluarga, efek samping konsumsi obat, konsumsi alkohol berlebihan, dan mengidap penyakit tertentu (seperti hipertensi, diabetes, dan infeksi). Maka itu, agar lebih waspada, ketahui ciri lemah jantung dan cara mencegahnya di sini.

Bagaimana Tanda Terjadinya Lemah Jantung?

Pada tahap awal, gejala lemah jantung belum terlihat jelas. Ketika sudah memasuki tahap lanjut, lemah jantung baru menunjukkan gejala seperti berikut:

  • Pembengkakan pada tungkai kaki, perut, pergelangan kaki, hingga pembuluh darah di leher.

  • Mudah lelah, bahkan tanpa melakukan aktivitas fisik yang berat.

  • Jantung berdetak sangat cepat (aritmia) dan berdebar-debar (palpitasi).

  • Merasa tidak nyaman karena adanya tekanan di area dada.

  • Tekanan darah meningkat.

  • Pusing dan sesak napas.

  • Mudah pingsan ketika beraktivitas.

Untuk memastikannya, kamu perlu menjalani pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), ekokardiogram, foto rontgen dada, tes darah, kateterisasi jantung, hingga biopsi otot jantung (hanya jika diperlukan).

Baca Juga: 4 Tanda Lemah Jantung yang Sering Diabaikan

Adakah Cara Mencegah Lemah Jantung?

Lemah jantung yang disebabkan karena faktor genetik tidak bisa dicegah. Namun, kamu bisa mengurangi risiko penyakit jantung (termasuk lemah jantung) yang disebabkan karena faktor lainnya. Di antaranya dengan menjalani gaya hidup sehat untuk jantung, yaitu konsumsi makanan sehat, menghindari konsumsi minuman beralkohol, mengontrol tekanan darah, cukup tidur, mengelola stres, dan rutin berolahraga.

Pola makan yang baik untuk jantung dikenal dengan diet DASH, singkatan dari dietary approaches to stop hypertension. Diet ini dirancang untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi yang menjadi salah satu pemicu lemah jantung. Aturan diet DASH antara lain:

  • Membatasi konsumsi natrium, seperti yang terkandung dalam makanan kemasan dan cepat saji.

  • Membatasi konsumsi daging dan makanan tinggi gula.

  • Mengurangi konsumsi makanan berkolesterol tinggi dan mengandung lemak trans.

  • Memperbanyak konsumsi makanan berserat, terutama sayur dan buah-buahan.

  • Konsumsi ikan, daging unggas, kacang-kacangan, dan makanan dengan gandum utuh.

Bagaimana jika telanjur mengalami lemah jantung? Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menetapkan diagnosis. Pengobatan nantinya disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, gejala yang dirasakan, perkembangan penyakit, dan penyakit penyertanya. Namun secara umum, lemah jantung diatasi dengan konsumsi obat dan prosedur pembedahan (operasi).

Baca Juga: Cegah Lemah Jantung Sejak Dini

Itulah ciri dan cara mencegah lemah jantung yang perlu diketahui. Kalau kamu punya keluhan pada jantung, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan yang tepat. Tanpa harus antre, sekarang kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Selain itu, kamu juga bisa download aplikasi Halodoc untuk melakukan tanya langsung ke dokter.