Ad Placeholder Image

Congenital Heart Disease: Kelainan Jantung Bayi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Kenali Congenital Heart Disease: Kelainan Jantung Bayi

Congenital Heart Disease: Kelainan Jantung BayiCongenital Heart Disease: Kelainan Jantung Bayi

Congenital heart disease (CHD) atau Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah kelainan pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini terjadi akibat gangguan perkembangan jantung dan pembuluh darah saat janin masih dalam kandungan, yang dapat memengaruhi aliran darah serta oksigen ke seluruh tubuh. Tingkat keparahan PJB bervariasi, mulai dari ringan hingga berpotensi mengancam jiwa.

Apa Itu Congenital Heart Disease (PJB)?

Congenital heart disease adalah istilah medis untuk Penyakit Jantung Bawaan. Ini merupakan kondisi abnormal pada jantung yang terbentuk sejak janin masih dalam kandungan. Kelainan ini bisa memengaruhi katup jantung, dinding jantung, atau pembuluh darah besar yang keluar dari jantung. Akibatnya, fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh dapat terganggu.

Darah yang tidak terpompa dengan baik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Kondisi ini bisa terdeteksi saat lahir, selama masa kanak-kanak, atau bahkan baru diketahui saat dewasa.

Penyebab Congenital Heart Disease

Penyebab utama PJB adalah gangguan pembentukan struktur jantung saat janin berkembang. Meskipun penyebab pasti seringkali tidak diketahui, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan ini. Faktor-faktor tersebut meliputi:

  • Infeksi virus pada ibu hamil, seperti rubella atau campak Jerman.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu selama kehamilan tanpa pengawasan medis.
  • Konsumsi alkohol atau merokok saat hamil.
  • Kondisi medis tertentu pada ibu, seperti diabetes atau fenilketonuria yang tidak terkontrol.
  • Faktor genetik atau riwayat keluarga dengan PJB.

Pada sebagian besar kasus, PJB terjadi secara spontan dan bukan akibat dari hal-hal yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh ibu hamil.

Jenis-Jenis Kelainan Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan memiliki beragam jenis, tergantung pada bagian jantung yang terpengaruh. Beberapa jenis kelainan yang umum antara lain:

  • Defek Septum: Lubang pada dinding pemisah ruang jantung (misalnya, ASD atau VSD).
  • Obstruksi Aliran Darah: Penyempitan katup jantung atau pembuluh darah (misalnya, stenosis aorta atau pulmonal).
  • Kelainan Pembuluh Darah: Pembuluh darah besar yang keluar dari jantung tidak pada posisi seharusnya atau terhubung secara abnormal.
  • Jantung Hipoplastik: Bagian jantung tidak berkembang sempurna (misalnya, sindrom jantung kiri hipoplastik).

Setiap jenis kelainan memiliki karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan

Gejala PJB bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kelainannya. Pada bayi, gejala yang bisa muncul antara lain:

  • Kulit atau bibir membiru (sianosis).
  • Napas cepat atau sulit bernapas.
  • Kesulitan menyusu atau minum, sehingga berat badan sulit naik.
  • Pembengkakan pada kaki, perut, atau area sekitar mata.
  • Cepat lelah saat beraktivitas ringan.

Pada anak-anak dan orang dewasa, gejala mungkin meliputi sesak napas saat beraktivitas, mudah lelah, pingsan, atau nyeri dada. Beberapa PJB ringan mungkin tidak menunjukkan gejala hingga usia dewasa.

Diagnosis Congenital Heart Disease

Diagnosis PJB dapat dilakukan sejak masa kehamilan melalui ultrasonografi (USG) khusus yang disebut ekokardiografi janin. Setelah lahir, pemeriksaan fisik oleh dokter dapat mendeteksi kelainan. Dokter akan mendengarkan suara jantung untuk mencari adanya murmur atau suara jantung abnormal.

Pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi (USG jantung), elektrokardiogram (EKG), rontgen dada, atau pencitraan resonansi magnetik (MRI) jantung mungkin diperlukan. Pemeriksaan ini membantu dokter mengidentifikasi jenis dan tingkat keparahan kelainan jantung.

Pengobatan PJB

Pilihan pengobatan untuk Penyakit Jantung Bawaan sangat bervariasi, tergantung pada jenis kelainan, tingkat keparahan, dan usia pasien. Beberapa PJB ringan mungkin tidak memerlukan intervensi dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun, banyak kasus memerlukan penanganan medis. Pengobatan dapat meliputi:

  • Obat-obatan: Untuk membantu jantung berfungsi lebih efisien atau mengelola gejala.
  • Prosedur Kateterisasi: Menggunakan tabung tipis fleksibel yang dimasukkan melalui pembuluh darah untuk memperbaiki kelainan tanpa operasi besar.
  • Operasi Jantung: Untuk memperbaiki struktur jantung yang rusak atau abnormal. Ini bisa berupa operasi terbuka atau minimal invasif.
  • Transplantasi Jantung: Dalam kasus yang sangat parah dan tidak dapat diperbaiki dengan metode lain.

Manajemen PJB seringkali melibatkan tim dokter spesialis, termasuk kardiolog anak atau dewasa, ahli bedah jantung, dan perawat spesialis.

Pencegahan Congenital Heart Disease

Pencegahan PJB tidak selalu memungkinkan karena banyak kasus terjadi tanpa penyebab yang jelas. Namun, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko, terutama bagi ibu hamil:

  • Vaksinasi rubella sebelum kehamilan.
  • Mengelola kondisi medis kronis seperti diabetes sebelum dan selama kehamilan.
  • Menghindari konsumsi alkohol dan rokok selama kehamilan.
  • Berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat-obatan selama kehamilan.
  • Mengonsumsi asam folat sesuai anjuran dokter sebelum dan selama kehamilan.

Pemeriksaan prenatal rutin juga penting untuk mendeteksi potensi masalah lebih awal.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Apabila terdapat kekhawatiran mengenai kesehatan jantung anak atau terdapat gejala yang mengarah pada PJB, segera lakukan konsultasi medis. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Jika ada riwayat keluarga dengan PJB atau jika ibu hamil memiliki faktor risiko, konsultasi genetik dan pemantauan khusus selama kehamilan bisa sangat membantu.

Penyakit Jantung Bawaan adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis. Apabila ada gejala yang mencurigakan pada diri sendiri atau anak, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. Dapatkan informasi dan penanganan medis yang tepat dengan mudah melalui Halodoc, tempatkan kesehatan sebagai prioritas utama.