• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dampak Kecanduan Ganja bagi Kesehatan Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dampak Kecanduan Ganja bagi Kesehatan Tubuh

Dampak Kecanduan Ganja bagi Kesehatan Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 13 Januari 2022

Kecanduan ganja adalah kondisi seseorang yang tidak bisa berhenti mengonsumsi tanaman ini. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi ganja bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Penggunaan ganja dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada otak, paru-paru, hingga memicu serangan jantung

Dampak Kecanduan Ganja bagi Kesehatan Tubuh

Halodoc, Jakarta – Kecanduan ganja adalah kondisi yang tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, kandungan dalam ganja bisa memicu efek berbahaya bagi kesehatan tubuh. Namun, efek jangka panjang dari tanaman ini sering mengecoh. Tidak sedikit orang, termasuk tokoh masyarakat dikabarkan terjerat ganja, yang terbaru artis dan penyanyi Ardhito Pramono. 

Ganja alias mariyuana merupakan tanaman yang memiliki nama latin Cannabis sativa. Ganja berasal dari daun, batang, serta tunas tumbuhan tersebut. Efek menenangkan bisa muncul setelah mengonsumsinya. Itulah mengapa banyak orang yang mengalami kecanduan ganja. Lantas, apa saja dampak kesehatan yang harus diwaspadai dari penggunaannya? 

Beragam Dampak Kesehatan Kecanduan Ganja 

Sensasi tenang atau high dari ganja faktanya tidak sebanding dengan ancaman kesehatan yang bisa terjadi. Jika disalahgunakan dan dikonsumsi dalam jangka panjang, apalagi sampai berlebihan, tanaman ini bisa memicu efek samping yang buruk. Berikut ini dampak kesehatan yang bisa terjadi saat seseorang mengalami kecanduan ganja:

  1. Kerusakan Paru-Paru 

Salah satu organ tubuh yang bisa mengalami kerusakan akibat kecanduan ganja adalah paru-paru. Sebab, ganja dikonsumsi dengan cara dibakar dan diisap, layaknya rokok. Asap yang diisap akan masuk ke paru-paru dan semakin lama memicu kerusakan pada organ tersebut dan pada pembuluh darah. Asap yang dihasilkan faktanya mengandung zat beracun. Kandungan zat beracun dalam asap ganja disebut bisa meningkatkan risiko bronkitis, batuk, hingga PPOK.

  1. Gangguan Fungsi Otak 

Kecanduan ganja juga bisa menyebabkan terhambatnya fungsi otak. Pada remaja atau pengguna usia muda, ganja bisa memengaruhi perkembangan otak, menyebabkan hilangnya focus, penurunan kemampuan mengingat, serta penurunan kemampuan berkonsentrasi. Kabar buruknya, efek samping ganja pada otak bisa bersifat permanen. 

  1. Peningkatan Detak Jantung 

Mengisap ganja bisa menyebabkan peningkatan detak jantung. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, terutama pada orang yang memiliki riwayat atau faktor risiko penyakit jantung. Dalam jangka pendek, hal ini juga bisa menyebabkan naiknya tekanan darah hingga meningkatkan risiko perdarahan. 

  1. Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

Dalam jangka waktu panjang, kecanduan ganja juga bisa merusak sistem kekebalan tubuh. Kandungan zat berbahaya dalam marijuana disebut bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini dan bagaimana cara ganja merusak sistem kekebalan tubuh manusia. 

Ancaman Pidana bagi Penyalahgunaan 

Pada beberapa kasus, tanaman ini seringkali digunakan untuk kepentingan pengobatan. Tentu saja, hal itu berlaku jika ada regulasi atau izin pemanfaatan ganja. Namun, di Indonesia hal ini belum diizinkan. Maka dari itu, penyalahgunaan ganja di Indonesia adalah hal yang harus diselesaikan melalui jalur hukum. Ada undang-undang yang mengatur tentang penggunaan ganja. 

Selain buruk bagi kesehatan tubuh, kecanduan ganja juga bisa mengantarkan penggunanya ke dalam masalah hukum. Pelanggaran terhadap penggunaan daun ini diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ganja termasuk dalam narkotika golongan I. Jadi, penyalahgunaannya harus dihindari. 

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan pertanyaan seputar kesehatan dan dapatkan rekomendasi pengobatan dari ahlinya. Ayo, download Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi:
BNN. Diakses pada 2022. Ganja Dilarang di Indonesia.
CDC. Diakses pada 2022. Marijuana and Public Health. Immune Function.
CDC. Diakses pada 2022. Marijuana: How Can It Affect Your Health?
Healthline. Diakses pada 2022. The Effects of Cannabis on Your Body.