Ad Placeholder Image

Demam Pada Bayi Naik Turun? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Demam Pada Bayi Naik Turun? Jangan Panik, Ini Solusinya

Demam Pada Bayi Naik Turun? Jangan Khawatir, Ini SolusinyaDemam Pada Bayi Naik Turun? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Demam pada Bayi Naik Turun: Penyebab, Gejala, dan Penanganan Tepat

Demam pada bayi seringkali menjadi kekhawatiran orang tua, terlebih jika suhu tubuhnya naik turun. Kondisi ini umumnya menandakan bahwa tubuh bayi sedang melawan infeksi atau merespons sesuatu, seperti imunisasi. Memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan bayi.

Memahami Demam pada Bayi

Demam adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau peradangan. Pada bayi, demam didefinisikan sebagai peningkatan suhu tubuh hingga 38°C atau lebih, yang diukur melalui termometer rektal. Fluktuasi suhu, atau kondisi demam yang naik turun, bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk respons tubuh terhadap obat penurun panas atau perubahan lingkungan.

Penyebab Demam Naik Turun pada Bayi

Ada beberapa alasan mengapa demam pada bayi bisa naik turun. Memahami penyebabnya dapat membantu orang tua mengambil langkah yang tepat untuk penanganan.

Infeksi Virus

Infeksi virus adalah penyebab paling umum demam pada bayi. Virus seperti yang menyebabkan pilek atau batuk dapat membuat suhu tubuh bayi naik sebagai respons imun. Tubuh bayi akan berjuang melawan virus, yang kadang menyebabkan demam berulang atau fluktuatif hingga virus berhasil diatasi.

Infeksi Bakteri

Selain virus, infeksi bakteri juga dapat memicu demam pada bayi. Contohnya adalah infeksi saluran kemih (ISK) atau infeksi telinga. Infeksi bakteri biasanya memerlukan penanganan medis yang lebih spesifik, seperti pemberian antibiotik sesuai anjuran dokter.

Reaksi Imunisasi

Demam setelah imunisasi adalah hal yang wajar dan seringkali ringan. Ini adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh bayi sedang membangun perlindungan terhadap penyakit. Demam dapat muncul dalam beberapa jam atau hari setelah imunisasi dan biasanya mereda dalam satu atau dua hari.

Tumbuh Gigi

Meskipun bukan penyebab demam tinggi yang signifikan, proses tumbuh gigi dapat menyebabkan sedikit peningkatan suhu tubuh pada beberapa bayi. Ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti rewel, gusi bengkak, dan air liur berlebihan.

Kepanasan

Suhu tubuh bayi juga dapat meningkat karena kepanasan, misalnya jika bayi mengenakan pakaian terlalu tebal atau berada di lingkungan yang panas. Tubuh bayi belum seefektif orang dewasa dalam mengatur suhu. Kondisi ini biasanya akan membaik setelah bayi ditempatkan di lingkungan yang lebih sejuk dan pakaiannya dilonggarkan.

Gejala Lain yang Menyertai Demam pada Bayi

Selain peningkatan suhu, demam pada bayi dapat disertai dengan beberapa gejala lain. Gejala ini bisa menjadi petunjuk tentang penyebab demam dan tingkat keparahan kondisi bayi.

  • Rewel atau mudah menangis
  • Sulit tidur atau tidur lebih lama dari biasanya
  • Kurang aktif atau terlihat lemas
  • Kulit kemerahan atau berkeringat
  • Nafsu makan berkurang
  • Mungkin ada gejala tambahan seperti batuk, pilek, diare, atau muntah

Cara Mengatasi Demam pada Bayi di Rumah

Penanganan awal demam pada bayi dapat dilakukan di rumah untuk membantu menurunkan suhu dan meningkatkan kenyamanan bayi. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:

  • Kompres Air Hangat: Gunakan kain yang dibasahi air hangat untuk mengompres dahi, ketiak, atau lipatan paha bayi. Air hangat membantu melebarkan pembuluh darah dan mempercepat pelepasan panas.
  • Pakaikan Baju Tipis: Kenakan pakaian berbahan tipis dan longgar agar panas tubuh bayi dapat keluar dengan mudah. Hindari menyelimuti bayi terlalu tebal.
  • Pastikan Cukup Cairan: Berikan ASI lebih sering, atau jika bayi sudah MPASI, berikan air putih atau sup untuk mencegah dehidrasi. Cairan membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah kekurangan cairan.
  • Berikan Istirahat Cukup: Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup di lingkungan yang tenang dan nyaman. Istirahat membantu tubuh bayi melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.
  • Obat Penurun Panas: Jika demam lebih dari 38°C dan bayi tampak tidak nyaman, berikan obat penurun panas seperti parasetamol atau ibuprofen khusus bayi. Pastikan dosis sesuai anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan produk.

Kapan Harus Membawa Bayi ke Dokter?

Meskipun demam pada bayi seringkali dapat diatasi di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera. Jangan tunda untuk membawa bayi ke dokter jika mengalami hal-hal berikut:

  • Demam berlangsung lebih dari 3 hari.
  • Bayi tampak lemas, tidak aktif, atau sulit dibangunkan.
  • Menolak makan atau minum secara signifikan.
  • Muntah terus-menerus.
  • Ada tanda-tanda dehidrasi, seperti frekuensi buang air kecil berkurang, mata cekung, atau bibir kering.
  • Demam terjadi pada bayi usia di bawah 3 bulan.
  • Demam disertai ruam, kejang, atau kesulitan bernapas.

Pencegahan Demam pada Bayi

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah pencegahan yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko demam pada bayi meliputi:

  • Menjaga kebersihan tangan bayi dan orang dewasa di sekitarnya.
  • Hindari membawa bayi ke tempat ramai atau bertemu orang sakit.
  • Pastikan bayi mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.
  • Jaga kebersihan lingkungan rumah.
  • Pastikan bayi tidak kepanasan atau kedinginan berlebihan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Demam pada bayi yang naik turun adalah kondisi yang sering terjadi, umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau reaksi imunisasi. Penanganan yang tepat di rumah, seperti kompres air hangat dan memastikan kecukupan cairan, dapat membantu meringankan gejala. Penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui kapan saatnya mencari bantuan medis profesional.

Jika demam bayi tidak kunjung membaik, disertai gejala mengkhawatirkan, atau orang tua memiliki kekhawatiran, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Halodoc menyediakan akses mudah untuk berbicara dengan dokter terpercaya melalui aplikasi, memberikan informasi dan rekomendasi medis yang akurat untuk kesehatan buah hati.