Ad Placeholder Image

Di Optik Bisa Periksa Mata? Ya, Cek Minus Plus Silinder

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Mei 2026

Apakah di Optik Bisa Periksa Mata? Ya, Cek Minus Plus Silinder

Di Optik Bisa Periksa Mata? Ya, Cek Minus Plus SilinderDi Optik Bisa Periksa Mata? Ya, Cek Minus Plus Silinder

Apakah di Optik Bisa Periksa Mata? Pahami Batasannya

Banyak pertanyaan muncul mengenai apakah di optik bisa periksa mata secara menyeluruh. Jawabannya adalah ya, optik merupakan tempat yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata dasar. Pemeriksaan ini utamanya bertujuan untuk mengecek kelainan refraksi seperti mata minus (miopi), plus (hipermetropi), dan silinder (astigmatisme).

Selain itu, pemeriksaan di optik juga membantu menentukan kebutuhan kacamata atau lensa kontak. Proses pemeriksaan umumnya ditangani oleh optometris atau optisi, seringkali tanpa biaya atau dengan biaya yang terjangkau.

Pemeriksaan Mata di Optik: Apa Saja yang Bisa Dicek?

Pemeriksaan mata di optik berfokus pada evaluasi kemampuan penglihatan dan identifikasi kelainan refraksi. Pemeriksaan ini mencakup penentuan mata minus, plus, dan silinder. Tujuannya adalah untuk memberikan resep kacamata atau lensa kontak yang sesuai agar penglihatan menjadi optimal.

Optometris atau optisi akan menggunakan berbagai alat untuk mendapatkan hasil akurat. Alat seperti autorefractometer digunakan untuk mengukur kelainan refraksi secara objektif. Tes lainnya meliputi penggunaan kartu Snellen (chart) untuk mengukur ketajaman visual.

Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari terkait penglihatan. Optik sering menjadi pilihan pertama bagi individu yang merasa penglihatannya mulai buram atau membutuhkan penggantian kacamata/lensa kontak.

Peran Optometris dan Optisi dalam Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata di optik dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten di bidangnya. Optometris adalah profesional kesehatan mata yang memiliki izin untuk memeriksa penglihatan, mendiagnosis kelainan refraksi, dan meresepkan kacamata atau lensa kontak.

Optisi adalah tenaga kesehatan yang bertanggung jawab dalam merakit kacamata, menyesuaikan lensa kontak, serta memberikan edukasi kepada pasien mengenai penggunaan dan perawatan alat bantu penglihatan. Keduanya bekerja sama untuk memastikan kebutuhan visual terpenuhi.

Pemeriksaan ini biasanya dimulai dengan wawancara singkat tentang riwayat kesehatan mata dan keluhan yang dialami. Kemudian dilanjutkan dengan serangkaian tes menggunakan alat-alat modern untuk mendapatkan data objektif tentang kondisi mata.

Kapan Harus Periksa Mata ke Dokter Spesialis Mata (Oftalmologis)?

Meskipun pemeriksaan di optik penting untuk kebutuhan refraksi, ada batasan tertentu. Untuk masalah mata yang lebih serius atau kondisi kesehatan mata yang kompleks, pemeriksaan lebih mendalam oleh dokter spesialis mata atau oftalmologis sangat disarankan. Dokter spesialis mata adalah dokter medis yang memiliki keahlian dalam diagnosis, pengobatan, dan pembedahan penyakit mata.

Beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan oftalmologis meliputi:

  • Mata merah, nyeri, atau bengkak yang tidak kunjung membaik.
  • Penurunan penglihatan yang tiba-tiba atau drastis.
  • Melihat kilatan cahaya, bintik hitam melayang, atau tirai menutupi pandangan.
  • Memiliki riwayat penyakit mata seperti glaukoma, katarak, atau retinopati diabetik.
  • Mengalami cedera pada mata.

Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata mencakup pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh, termasuk tekanan bola mata, retina, saraf optik, dan struktur mata lainnya. Ini penting untuk mendeteksi penyakit mata sejak dini dan mencegah komplikasi serius.

Perbedaan Optisi/Optometris dan Oftalmologis

Penting untuk memahami perbedaan peran antara optisi/optometris dan oftalmologis. Optisi dan optometris fokus pada koreksi penglihatan melalui kacamata atau lensa kontak serta skrining kesehatan mata dasar.

Di sisi lain, oftalmologis adalah dokter medis yang dapat melakukan diagnosis dan pengobatan komprehensif untuk semua jenis penyakit mata, termasuk prosedur bedah jika diperlukan. Optometris dapat merujuk pasien ke oftalmologis jika terdeteksi adanya tanda-tanda penyakit mata yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Manfaat Pemeriksaan Mata Rutin di Optik

Melakukan pemeriksaan mata rutin di optik memiliki berbagai manfaat. Selain memastikan penglihatan tetap optimal dengan resep kacamata atau lensa kontak yang sesuai, pemeriksaan ini juga membantu mendeteksi perubahan refraksi sejak dini.

Deteksi dini kelainan refraksi dapat mencegah ketegangan mata, sakit kepala, dan kelelahan visual. Pemeriksaan rutin juga menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi adanya potensi masalah kesehatan mata yang lebih serius, meskipun bukan untuk mendiagnosis penyakit tersebut.

Frekuensi pemeriksaan mata yang disarankan bervariasi tergantung usia dan riwayat kesehatan mata, namun umumnya disarankan setidaknya setiap satu hingga dua tahun.

Kesimpulan: Jaga Kesehatan Mata Bersama Halodoc

Pemeriksaan mata di optik sangat bermanfaat untuk mengecek minus, plus, silinder, dan kebutuhan kacamata atau lensa kontak sehari-hari. Namun, untuk masalah mata yang lebih serius, konsultasi dengan dokter spesialis mata (oftalmologis) sangatlah penting.

Meskipun optik bisa periksa mata untuk kebutuhan refraksi, kesehatan mata secara menyeluruh memerlukan perhatian dari profesional yang tepat sesuai kondisinya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi awal mengenai keluhan mata, platform Halodoc menyediakan akses mudah ke dokter spesialis mata yang terpercaya. Halodoc siap membantu memandu dalam menjaga kesehatan mata.