• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Disebabkan karena Autoimun, Ini Fakta Pemfigus Foliaseus

Disebabkan karena Autoimun, Ini Fakta Pemfigus Foliaseus

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Disebabkan karena Autoimun, Ini Fakta Pemfigus Foliaseus

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu belakangan ini sering mengalami lepuhan dan luka pada kulit, terutama pada mulut atau alat kelamin? Jika benar adanya, mungkin hal tersebut disebabkan oleh pemfigus. Gangguan ini dapat menimbulkan tonjolan menyerupai bisul dan saat pecah dapat meninggalkan bekas lepuhan. Luka dari lepuhan tersebut harus benar-benar dijaga karena dapat menjadi sarang kuman.

Seseorang memiliki risiko untuk mengidap salah satu dari dua jenis pemfigus, yaitu vulgaris atau foliaseus. Pada pemfigus foliaseus, kamu dapat merasakan gatal yang tidak tertahankan sehingga sulit untuk menahan menggaruknya yang akhirnya kulit menjadi lecet. Maka dari itu, kamu harus tahu fakta apa saja yang berhubungan dengan jenis pemfigus ini agar dapat menghindarinya. Berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Jangan Keliru, Kenali 5 Jenis Pemfigus

Fakta-Fakta Terkait Pemfigus Foliaseus

Pemfigus foliaseus adalah penyakit autoimun yang dapat menyebabkan timbulnya lepuhan, hingga terasa gatal pada kulit. Gangguan ini termasuk penyakit langka yang menimbulkan luka atau lecet di kulit, mulut, hingga alat kelamin. Ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sehat pada tubuh dan merusak sel kulit yang disebut juga dengan keratinosit.

Gangguan ini dapat menyebabkan lecet, luka, dan bintik-bintik menyerupai kerak pada kulit. Luka yang terjadi bisa menimbulkan rasa sakit dan mengganggu penampilan. Meski begitu, kondisi ini terbilang cukup jinak yang biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan lain. Seseorang yang mengidap pemfigus foliaseus harus segera mendapatkan penanganan agar masalah yang terjadi dapat segera diatasi.

Nah, sekarang kamu harus tahu beberapa fakta terkait pemfigus foliaseus, antara lain:

1. Gejala Pemfigus Foliaseus

Seseorang yang mengidap gangguan autoimun ini dapat mengalami lepuhan pada kulit yang berisi cairan yang umumnya terjadi pada dada, punggung, dan bahu. Awalnya, lepuhan yang terbentuk berukuran kecil, tetapi lama-kelamaan akan tumbuh dan bertambah jumlahnya. Jika terus dibiarkan, masalah kulit tersebut dapat menutupi seluruh tubuh, wajah, serta kulit kepala.

Lepuhan tersebut mudah pecah dan dapat membentuk luka setelahnya, sehingga kulit membentuk sisik serta mengeras. Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat merasakan nyeri atau sensasi terbakar dan gatal pada area lepuhan. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan penanganan lebih dini agar penyakit tersebut tidak menyebar.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Pemfigus Bisa Sebabkan Kematian

2. Penyebab Pemfigus Foliaseus

Gangguan ini disebabkan oleh penyakit autoimun. Seharusnya sistem kekebalan tubuh melepaskan antibodi untuk melawan bakteri dan virus. Namun, saat mengalami penyakit autoimun, antibodi salah deteksi, sehingga menganggap jaringan tubuh sebagai penyerang asing. Hal tersebut membuat gangguan pada kulit, sehingga timbul lepuhan. Untuk mengatasi hal ini, pengidapnya harus mengatasi masalah autoimun yang terjadi.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait cara yang efektif untuk mengatasi gangguan autoimun tersebut. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan hanya dengan penggunaan gadget!

3. Pengobatan Pemfigus Foliaseus

Seseorang yang mengidap gangguan ini harus mendapatkan pengobatan untuk menghilangkan lepuh dan menyembuhkan lecet yang ada. Dokter mungkin akan meresepkan krim atau pil kortikosteroid untuk mengatasi peradangan pada tubuh. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat penekan sistem kekebalan untuk mencegah sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri. Selain itu, antibiotik dan antivirus juga dapat dikonsumsi untuk mencegah infeksi dari lepuhan.

Baca juga: Muncul Lepuhan di Kulit, Waspada Penyakit Pemfigus

Itulah beberapa fakta yang harus kamu tahu terkait pemfigus foliaseus. Setiap orang yang mengidap gangguan ini perlu penanganan dari ahli medis segera setelah mengalami gejala dari penyakit ini. Penanganan dini sangat penting untuk dilakukan segera agar masalah yang ada dapat diatasi sebelum bertambah parah.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2020. Pemphigus Foliaceus.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Pemphigus foliaceus: What's to know.