Efektifkah Tes Kehamilan Sebelum Menikah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Efektifkah Tes Kehamilan Sebelum Menikah?

Halodoc, Jakarta – Bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan, ada banyak hal yang perlu dilakukan dan dipersiapkan. Mulai dari kesiapan secara mental dan finansial, hingga dari sisi kesehatan. Nyatanya, ada beberapa jenis pemeriksaan kesehatan alias cek pranikah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum menikah, salah satunya tes kesuburan sebelum menikah yang terkait dengan peluang memiliki keturunan setelah menikah.

Pemeriksaan medis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan organ reproduksi, baik pada pria maupun wanita yang akan menikah. Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa memiliki gambaran proses kehamilan yang akan terjadi kelak, sehingga bisa menghasilkan keturunan yang sehat. Sebab tak dapat dimungkiri, kebanyakan pasangan yang memutuskan menikah hampir pasti menanti kehadiran buah hati di tengah-tengah keluarga.

Untuk mengetahui peluang memiliki keturunan, kamu dan pasangan bisa menjalani tes kesuburan, yaitu sebuah tes yang dilakukan untuk mengetahui apakah organ reproduksi pria maupun wanita cukup mendukung untuk mengalami kehamilan secara alami. Meski sebenarnya tidak wajib, tapi tes kesuburan sebelum menikah sedikit banyak bisa membantu merencanakan kehidupan keluarga kelak.

Baca juga: 6 Jenis Pemeriksaan yang Penting Dilakukan Sebelum Menikah

Selain tes kesuburan, sebenarnya ada jenis tes yang lebih dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah, yaitu terkait kesehatan organ-organ reproduksi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi risiko penyakit menular seksual atau penyakit tertentu yang bisa ditularkan kepada pasangan. Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa mengantisipasi penularan penyakit sebelum nantinya aktif melakukan hubungan intim.

Kapan Cek Pra Nikah Perlu Dilakukan?

Setelah mantap merencanakan pernikahan, pastikan kamu dan pasangan memasukkan pemeriksaan kesehatan dalam daftar “keperluan” sebelum menikah. Dengan demikian, kesehatan reproduksi dan hal-hal lain yang dibutuhkan dalam mempersiapkan pernikahan bisa segera diketahui.

Tapi jangan khawatir, jika tidak memiliki cukup banyak waktu, kamu dan pasangan bisa melakukannya segera setelah menikah. Ada beberapa cara pemeriksaan yang mungkin akan dilakukan untuk menilai tingkat kesuburan kamu dan pasangan. Pada pria, pemeriksaan yang utama dilakukan adalah pemeriksaan kualitas sperma. Sedangkan pada wanita, biasanya dilakukan dengan USG melalui perut untuk melihat kondisi organ kandungan.

Baca juga: Belum Punya Anak, Periksa Kesuburan dengan Cara Ini

Bila hasil pemeriksaan mengatakan bahwa tingkat kesuburan rendah atau ada kemungkinan salah satu di antara kamu dan pasangan tidak subur, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tujuannya untuk mengetahui secara pasti apa penyebab ketidaksuburan terjadi. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang tidak subur, mulai dari obesitas, kondisi kesehatan tertentu, hingga faktor lain yang perlu segera diketahui.

Setelahnya, tindakan lanjutan mungkin akan diambil untuk meningkatkan peluang kamu dan pasangan memiliki keturunan kelak. Cara yang bisa dilakukan, di antaranya melalui pengobatan, terapi, hingga inseminasi alias proses bayi tabung. Nyatanya pemeriksaan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan masalah reproduksi sangat penting untuk dilakukan.

Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa lebih mengetahui hal-hal yang mungkin terjadi setelah menikah. Dan jika memungkinkan, kamu bisa mencari cara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan muncul. Maka dari itu, jangan lupa untuk membuat jadwal dan pilihlah dokter terbaik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.

Baca juga: 4 Manfaat Konseling Pernikahan

Cari tahu lebih lanjut seputar cek pranikah dan masalah kesuburan dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips dan trik terbaik dari dokter terpercaya yang bisa dihubungi kapan saja. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!