Enggak Hanya Bikin Ketagihan, Ini 4 Bahaya Narkoba

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
enggak-hanya-bikin-ketagihan-ini-4-bahaya-narkoba-halodoc

Halodoc, Jakarta - Penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama, karena akan merusak masa depan bangsa. Efek sampingnya yang dapat berbahaya untuk fisik maupun jiwa sudah tidak diragukan lagi. Namun, penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini makin marak terjadi. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan bahwa 3,2 persen pelajar yang tersebar di 13 ibu kota provinsi di Indonesia menggunakan narkoba. Nilai itu setara dengan 2,29 juta generasi muda terancam masa depannya karena penyalahgunaan narkoba. Mengerikan bukan?

Lebih mirisnya lagi, sebagian besar dari pengguna narkoba tidak menyadari efek buruk yang menghantuinya. Mereka hanya tergoda merasakan kesenangan sesaat sebagai pelarian dari permasalahan hidup yang dihadapinya. Padahal, efek narkoba bukan perasaan menenangkan yang bikin nagih aja. Terdapat banyak efek berbahaya yang bisa merusak kesehatan fisik dan kejiwaan kamu. Biar tidak tertipu akan kenikmatannya yang fana, simak empat bahaya narkoba berikut ini:

1. Menurunkan Kesadaran hingga Hilang Ingatan

Bahaya narkoba yang pertama adalah menurunkan kesadaran penggunanya hingga bisa berujung pada hilangnya ingatan. Hal ini dikarenakan narkoba dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, tingkat kesadaran menurun, dan koordinasi tubuh terganggu. Jadi, jangan heran kalau melihat pecandu narkoba kesulitan mengikuti kegiatan belajar di sekolah atau tidak nyambung saat diajak berbicara.

Baca lagi: Jenis-Jenis Narkoba yang Perlu Diketahui

2. Dehidrasi

Bukan cuma kurang minum saja yang bikin dehidrasi, lho. Efek samping narkoba juga bisa memicu dehidrasi parah dan ketidak seimbangan elektrolit. Kondisi ini kemudian bisa menyebabkan penggunanya berujung pada serangan panik, halusinasi, sakit dada, hingga kejang-kejang. Namun, jangan dianggap remeh, efek samping ini jika berlangsung dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak.

3. Merubah Sel di Otak

Mengkonsumsi narkoba secara terus-menerus dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Beberapa jenis narkoba memaksa otak bekerja tidak semestinya. Otak dipaksa bekerja lebih cepat, tetapi menekan saraf pusat dan memaksa diri untuk lebih tenang. Lebih lagi, perubahan sel di otak akan mengganggu komunikasi antar sel saraf dan kerusakannya bisa menjadi permanen. Bahkan, setelah konsumsi dihentikan pun penyembuhannya sampai benar-benar hilang akan memakan waktu yang tidak sebentar.

Baca lagi: Cara Mengenalkan Bahaya Narkoba pada Anak

4. Mengganggu Kualitas Hidup

Jangan salah, narkoba bukan hanya berdampak pada fisik dan jiwa saja. Penyalahgunaan narkoba yang berkepanjang juga bisa menyebabkan gangguan kualitas hidup. Seseorang yang sudah kecanduan narkoba akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi demi memuaskan rasa nagih yang tidak tertahankan dari narkoba. Mereka pun akan merasa tidak nyaman, putus asa, dan ingin terus menggunakannya kembali. 

Tentunya, perasaan tersebut akan memenjarakannya jiwanya dan menyebabkan banyak masalah di kehidupan seperti putus sekolah, bermasalah di kantor, atau bertengkar dengan orang terkasih. Belum cukup sampai di situ, mereka juga umumnya mengalami kesulitan keuangan, hingga mesti berhadapan dengan kepolisian karena melanggar hukum.

5. Kematian

Selain berbagai dampak negatif, baik fisik, mental, dan sosial, bahaya narkoba yang paling mengerikan adalah dapat menyebabkan kematian. Kehilangan nyawa bisa disebabkan karena kejang-kejang yang berujung kematian, overdosis, atau frustasi sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Hal ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Jika terus dibiarkan, akan semakin banyak orang terkasih dan penerus bangsa yang kehilangan masa depannya akibat penyalahgunaan narkoba.

Baca lagi: Kecanduan Narkoba Berdampak pada Fungsi Otak, Benarkah?

Mau tahu lebih jauh mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol kapan dan di mana saja dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Drug Addiction.
Badan Narkotika Nasional. Diakses pada 2019. Pengertian Narkoba Dan Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan