• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Faktor Genetik Menjadi Pemicu Radang Sendi, Ini Faktanya

Faktor Genetik Menjadi Pemicu Radang Sendi, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Radang sendi adalah kondisi ketika terjadi peradangan pada salah satu atau beberapa bagian sendi. Peradangan yang terjadi dalam tubuh dapat menyebabkan sendi menjadi kaku dan juga sulit untuk digerakkan. Meskipun penyakit ini identik dengan para lansia, namun anak-anak dan para remaja juga rentan mengalami radang sendi.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Radang Sendi dan Pegal Linu

Radang sendi dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adanya penyakit autoimun di dalam tubuh. Lantas, benarkah radang sendi juga bisa dipicu oleh faktor genetik? Sebaiknya simak beberapa fakta mengenai faktor pemicu radang sendi berikut ini.

Ketahui Pemicu Terjadinya Radang Sendi

Penyebab radang sendi ternyata beragam. Berdasarkan penyebabnya, radang sendi dapat dibagi menjadi dua jenis. Kenali penyebab radang sendi agar dapat mengatasi radang sendi yang dialami dengan tepat, yaitu:

1.Osteoarthritis

Melansir dari Mayo Clinic, jenis osteoarthritis ini merupakan penyebab umum radang sendi. Hal ini disebabkan adanya kerusakan pada tulang rawan yang meningkatkan risiko radang sendi dan gerakan yang menjadi terbatas. Kondisi ini memengaruhi fungsi sendi yang mengakibatkan perubahan pada tulang dan jaringan ikat sehingga menyebabkan peradangan sendi.

2.Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi atau radang sendi. Penyakit ini menyerang jaringan sehat yang berada di sekeliling sendi dan jaringan ikat sehingga muncul rasa nyeri pada bagian persendian. 

Itu beberapa penyebab radang sendi yang kamu alami. Namun, ada beberapa faktor pemicu yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penyebab radang sendi, salah satunya adalah faktor genetika atau memiliki riwayat keluarga dengan osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.

Meskipun begitu, radang sendi bukan penyakit keturunan. Melansir dari Very Well Health, seseorang yang memiliki orangtua dengan kondisi penyakit yang dapat menyebabkan radang sendi, tidak selalu keturunan selanjutnya mengalami kondisi yang serupa. Namun, garis keluarga pengidap radang sendi mengalami kondisi yang serupa.

Baca juga: Usia Semakin Bertambah, Radang Sendi Mengincar?

Bukan hanya faktor genetik atau riwayat keluarga, ada beberapa faktor pemicu lain yang dapat menyebabkan kamu memiliki penyakit yang menyebabkan radang sendi. Di antaranya adalah faktor usia, jenis kelamin, lingkungan, gaya hidup, obesitas, infeksi pada salah satu bagian tubuh, dan kebiasaan merokok.

Faktor pemicu tersebut meningkatkan risiko jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan kondisi penyakit yang dapat menyebabkan radang sendi. Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan radang sendi, selalu perhatikan gaya hidup dan pola makan yang sehat agar dapat menghindari risiko radang sendi.

Kenali Gejala Radang Sendi

Gejala radang sendi umumnya akan dialami berbeda-beda pada tiap pengidapnya yang disesuaikan dengan penyebab radang sendi. Namun, ada beberapa gejala umum ketika mengalami radang sendi. Melansir National Health Service UK, akan terasa nyeri pada area sendi, seperti ditekan dan sendi terasa kaku. Selain itu, gerakan akan sangat terbatas akibat sendi yang menjadi kaku. 

Peradangan pada sendi juga dapat membuat kulit di sekitar sendi yang meradang menjadi lebih kemerahan dan menjadi sedikit hangat akibat peradangan yang terjadi. Jangan ragu untuk segera pergi ke rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab radang sendi yang dialami.

Baca juga: Pengidap Arthritis Tidak Boleh Mandi Air Dingin, Benarkah?

Pengobatan yang sesuai dan tepat dapat menghindari kamu dari berbagai komplikasi yang dapat terjadi akibat radang sendi, seperti gangguan tidur, depresi, penurunan produktivitas, dan juga osteoporosis.

Referensi:
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Arthritis
Very Well Health. Diakses pada 2020. Is Rheumatoid Arthritis Hereditary?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Arthritis