Fatal, Ini Komplikasi karena Patah Tulang Panggul

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Fatal, Ini Komplikasi karena Patah Tulang Panggul

Halodoc, Jakarta – Kondisi patah tulang panggul merupakan kondisi yang cukup jarang terjadi. Namun, ketika kondisi ini terjadi, patah tulang panggul membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan gangguan lain pada kesehatan. Posisi panggul yang berada dekat dengan pembuluh darah utama membuat kondisi patah tulang panggung rentan terhadap gangguan kesehatan yang terjadi.

Baca juga: Menangkal Keropos Tulang Lewat Latihan Beban

Area panggul menjadi kawasan yang cukup penting karena saraf utama, organ reproduksi, kandung kemih dan usus terletak berdekatan dan terlindungi langsung oleh tulang panggul. Selain itu,tulang panggul juga menjadi poros bagi otot paha, perut, dan pinggul.

Kondisi patah tulang panggul yang tidak segera ditangani ternyata dapat menyebabkan komplikasi untuk kesehatan, seperti pembekuan darah, emboli paru, kerusakan saraf dan pembuluh darah. Fatalnya, patah tulang panggul dapat menyebabkan kematian.

Patah tulang panggul dapat disebabkan karena berbagai macam kondisi seperti kecelakaan dengan benturan ringan maupun keras. Sebaiknya kenali gejala yang terjadi akibat adanya kondisi patah tulang panggul. Umumnya, kondisi patah tulang panggul ditandai rasa nyeri atau rasa sakit ketika sedang melakukan gerakan-gerakan tertentu. Pengidap patah panggul umumnya kesulitan melakukan berbagai  gerakan termasuk berjalan.

Pada kondisi yang cukup parah, patah tulang panggul menyebabkan perdarahan dari anus, saluran kencing atau Miss V, adanya hematoma, dan kelainan saraf. Berdasarkan pola dan tingkat kerusakan, patah tulang panggul dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Patah Tulang Panggul Stabil

Kondisi ini hanya terdapat pada satu retakan atau patahan pada cincin panggul yang diakibatkan karena adanya benturan ringan pada bagian panggul.

2. Patah Tulang Panggul Tidak Stabil

Kondisi ini membuat adanya dua atau lebih patahan pada cincin panggul. Kondisi ini menyebabkan pergeseran atau dislokasi. Patah tulang panggul tidak stabil disebabkan karena adanya benturan keras pada area panggul.

Baca juga: Cegah Keropos Tulang untuk Perempuan, Lakukan Hal Ini

Penanganan Patah Tulang Panggul

Penanganan patah tulang berbeda-beda pada setiap kondisi. Pengobatan dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan dan jenis cedera yang dialami. Untuk mengetahui kondisi patah tulang panggul yang dialami, kamu bisa memastikannya dengan melakukan beberapa pemeriksaan seperti MRI, foto rontgen, dan CT Scan untuk membantu mengidentifikasi detail patahan maupun keretakan tulang.

Pencegahan Patah Tulang Panggul

Seiring pertambahan usia, tulang juga mengalami pelemahan sehingga rentan untuk mengalami patah tulang. Kamu bisa melakukan cara ini untuk melakukan pencegahan terhadap patah tulang panggul, yaitu:

  1. Sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung vitamin dan kalsium tinggi. Kedua kandungan nutrisi ini berguna untuk menjaga kesehatan tulang sehingga terhindar dari masalah patah tulang panggul khususnya bagi kamu yang memasuki usia lanjut.

  2. Sebaiknya selalu berhati-hati ketika berkendara. Sebaiknya, selalu mengikuti aturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

  3. Rutin berolahraga dapat membuat tulang dan otot semakin kuat.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai kesehatan tulang kamu. Kamu bisa gunakan Voice/Video Call atau Chat dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan kamu. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Jangan Panik, Inilah Pertolongan Pertama pada Patah Tulang